Presenter Ruben Onsu murka yang terekam dalam postingan terbaru di akun Instagram pribadinya @ruben_onsu, Senin (22/6/2026).
Rupanya, Ruben Onsu murka hingga turut menyenggol nama kekasih Sarwendah, Giorgio Antonio.
Penyebabnya, selama ini Ruben ternyata memantau gerak-gerik Sarwendah dan Giorgio Antonio saat live.
Ruben geram karena pihak mereka selalu menyenggol dirinya dan mengungkit soal alasan perceraian dua tahun lalu.
"Jangan merasa paling hebat. Saya peringatkan, ya. Sama seperti yang kalian lakukan dengan membuat obrolan di siaran langsung yang mengarah kepada saya, lalu berulang kali membahas alasan perceraian kami. Hei, kami sudah bercerai dan itu sudah selesai. Silakan lanjutkan hidup masing-masing," tegas Ruben.
Di sini, Ruben hanya mengingatkan agar tidak membuat konflik semakin melebar.
Harusnya masalah berfokus pada anak saja, bukan malah terus menyindir soal masa lalu Ruben.
"Di sini yang dibahas adalah tentang anak. Jangan membawa pembahasan kenapa alasan bercerai? gak nyambung, semua sudah selesai, silahkan dilanjutkan dgn caramu krn itu bukan urusanku," tambahnya.
Lantas, Ruben mengingatkan soal pihak Sarwendah dan Gio, sapaan akrab Giorgio Antonio itu, untuk tidak terus 'menggoreng' soal aib masa lalunya.
"Jangan bangga karena merasa memiliki atau mengetahui rahasia orang lain. Belum tentu apa yang kalian anggap aib adalah aib di mata Tuhan."
"Jangan sampai suatu hari justru aib kalian sendiri yang dibukakan oleh Tuhan, lalu kembali menuduh orang lain sebagai buzzer," papar Ruben.
Di akhir, pria yang memutuskan mualaf sejak 31 Maret 2025 ini, kini bersyukur hidupnya kini banyak berubah setelah mengenal Allah Swt.
Ruben menegaskan masa lalunya akan dijadikan pembelajaran untuk semakin baik ke depan.
Sehingga Ruben nampak murka ketika masa lalunya selalu dijadikan bahan gunjingan pihak mantan istrinya beserta tim live-nya.
"Alhamdulillah, saya bersyukur bisa melewati masa lalu saya. Saya sudah menjalaninya dan belajar darinya.
Masa lalu seseorang bukanlah tanggung jawab kita untuk terus diungkit, tetapi menjadi pelajaran agar kita bisa melanjutkan hidup menuju masa depan yang lebih baik. Alhamdulillah, Allah telah mengubah hidup saya menjadi lebih baik," tutupnya.
Tidak hanya kerap menyenggol soal Ruben Onsu, dalam live TikTok jualan Sarwendah dan Gio, juga sering memamerkan kemesraan pasangan yang baru setahun menjalin kasih itu.
Namun nampaknya adegan mesra keduanya di hadapan kamera live itu, mendulang reaksi hujatan.
Sebut saja mantan manajer Sarwendah, Nanda Persada, blak-blakan menilai aksi mesra keduanya dilakukan secara tidak senonoh.
Lewat akun Thread Instagram pribadinya @nandapersada, dikutip Rabu (17/6/2026), pria yang mengaku pernah menjadi tangan kanan Ruben dan dipercaya untuk memanajeri Sarwendah ini, menilai aksi mesra saat live tidak layak untuk dipertontonkan.
"Maaf ya ini bukan mau ikut campur masalah pribadi orang lain, tapi konten2 ngga senonoh di ruang publik adalah urusan semua orang," ucapnya.
Konten yang disebutnya tidak senonoh itu, harusnya mendapatkan teguran langsung dari pihak lembaga terkait.
Bukan malah dibiarkan begitu saja dan malah jadi tontonan di ruang publik.
"Konten live jualan oleh pasangan yang diduga agak2 ch*bul itu yang berhak negur itu ada di kewenangan lembaga mana sih? Kok pada diem2 bae?," tambahnya.
Datangi KPAI
Presenter Ruben Onsu telah selesai melakukan kunjungan ke kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Menteng, Jakarta Pusat pada hari ini, Senin (22/6/2026).
Ruben Onsu hadir pada pukul 10.00 WIB, ditemani oleh tim kuasa hukumnya, Minola Sebayang.
Setelah selesai berkonsultasi, Ruben mengungkapkan poin pembicaraan dengan pihak KPAI.
Tegas, bapak tiga anak ini, menyebut pembahasan utama dengan KPAI adalah soal anaknya.
"Tadi udah ngobrol, udah bicara."
"Point-nya di anak," ucapnya, dikutip dari siaran live YouTube GRID.ID, Senin.
Tak mau panjang lebar, Ruben langsung memohon pamit sekaligus meminta doa agar proses selanjutnya diberikan jalan.
"Mudah-mudahan semua berjalan dengan baik," tutupnya.
Lantas dilanjutkan oleh kuasa hukumnya, Minola menegaskan yang menjadi bahasan poin pembicaran Ruben dengan KPAI adalah aksi anak diajak live jualan TikTok hingga larut malam.
Pihaknya juga membahas soal hak dan pelanggaran terhadap anak.
"Di antaranya (anak diajak live TikTok). Karena ini Komisi Perlindungan Anak tentu yang dibahas anak ya. Semua hal-hal yang menjadi masalah anak, hak anak, pelanggaran terhadap anak juga kami sampaikan," ucap Minola melanjutkan.
Tak lupa Minola juga berterima kasih atas peran KPAI yang menerima kehadirannya dengan baik.
Pun KPAI juga memberikan masukan serta arahan untuk Ruben.
Kami berterima kasih kepada KPAI sudah menerima kedatangan kami, untuk berkonsultasi"
Terakhir, Minola memperingatkan agar anak jangan dijadikan objek eksploitasi.
"Juga diberikan masukan-masukan dan arahan agar proses ini bisa berjalan dengan baik. Jangan sampai anak dijadikan objek, dieksploitasi, jangan sampai anak tidak memiliki tumbuh kembang yang baik," tutupnya.
Sebelumnya, pihak KPAI diwakili oleh ketuanya, Jasra Putra sempat memberikan tanggapan soal konflik Ruben dan Sarwendah.
Pihak KPAI pun siap untuk menjembatani proses mediasi, jika masalah tersebut masih belum bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
"Kami meminta kalau ada pihak keluarga besar ya untuk bisa menjembatani ya untuk bagaimana menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan," ujar Jasra Putra, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (17/6/2026).
"Namun kalaupun itu tidak bisa, kami KPAI tentu siap untuk mediasi. Artinya KPAI siap untuk menjadi jembatan bagi kedua belah pihak untuk mediasi."
"Bukan siap lagi ya, berkewajiban kalau memang itu dilaporkan ke kami," terang Jasra.
Awal kisruh Ruben vs Sarwendah bermula saat sang presenter protes pada mantan istrinya. (*)

Posting Komentar
Posting Komentar