Chris menilai Betrand Peto tidak mengetahui seluruh persoalan yang terjadi di dalam keluarga tersebut. Menurutnya, Onyo hanya mengetahui sebagian kecil dari kondisi yang sebenarnya terjadi.
Ia menjelaskan bahwa meskipun Onyo telah dianggap dan diangkat sebagai anak oleh Ruben Onsu dan Sarwendah, bukan berarti dirinya mengetahui secara menyeluruh berbagai persoalan yang terjadi di dalam keluarga.
Polemik yang menyeret nama keluarga Sarwendah dan Ruben Onsu kembali menjadi sorotan publik setelah Betrand Peto atau yang akrab disapa Onyo mengungkap sejumlah pengakuan terkait hubungannya dengan sang ayah angkat, Ruben Onsu.
Dalam keterangannya, Onyo mengaku sempat menerima hasutan yang membuat dirinya membenci Ruben Onsu saat masih tinggal bersama Sarwendah.
Pernyataan tersebut pun memicu berbagai reaksi di media sosial dan menimbulkan beragam spekulasi dari publik.
Menanggapi hal itu, pihak Sarwendah melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, memilih untuk tidak memberikan komentar secara berlebihan.
Ia mengaku belum menyaksikan secara utuh pernyataan yang disampaikan oleh Betrand Peto sehingga enggan mengambil kesimpulan terlalu cepat.
"Saya tidak mau mengomentari terlalu jauh karena saya juga belum menonton dan melihat secara lengkap apa yang sebenarnya disampaikan Onyo," kata Chris Sam Siwu melalui sambungan Zoom, Sabtu 20 Juni 2026.
Meski demikian, Chris menilai Betrand Peto tidak mengetahui seluruh persoalan yang terjadi di dalam keluarga tersebut. Menurutnya, Onyo hanya mengetahui sebagian kecil dari kondisi yang sebenarnya terjadi.
Ia menjelaskan bahwa meskipun Onyo telah dianggap dan diangkat sebagai anak oleh Ruben Onsu dan Sarwendah, bukan berarti dirinya mengetahui secara menyeluruh berbagai persoalan yang terjadi di dalam keluarga.
"Bagaimanapun juga Onyo pada saat itu diangkat sebagai anak, mungkin sedikit banyak dia tahu, tetapi tidak sepenuhnya mengetahui seluruh persoalan yang ada," jelasnya.
Karena tidak mendapatkan informasi secara utuh, pihak Sarwendah menilai sejumlah kesimpulan yang disampaikan oleh Onyo kurang tepat dan berpotensi menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.
"Prinsipnya, selama berada di rumah itu Onyo tidak mendapatkan informasi secara lengkap. Jadi ada beberapa hal yang kemudian disimpulkan sendiri dan menurut saya kurang tepat," lanjut Chris.
Tak hanya menanggapi pernyataan soal dugaan hasutan, Chris juga memberikan tanggapan terkait isu dugaan penamparan yang disebut-sebut dilakukan oleh adik Sarwendah terhadap Betrand Peto.
Menurutnya, publik tidak seharusnya terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum mengetahui fakta dan kronologi kejadian secara menyeluruh. Ia meminta semua pihak melihat bukti secara utuh agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun fitnah.
"Kalau soal dugaan penamparan itu, jangan langsung digeneralisasi bahwa benar-benar terjadi penamparan. Kita harus melihat seperti apa situasinya, bagaimana videonya, dan apa yang sebenarnya terjadi," ujarnya.
Chris menegaskan, mengambil kesimpulan tanpa melihat keseluruhan fakta justru berisiko menimbulkan penilaian yang tidak objektif dan dapat merugikan pihak-pihak tertentu.
"Kalau langsung menyimpulkan bahwa benar ditampar, itu juga berbahaya. Jangan sampai muncul fitnah karena penafsiran yang terburu-buru," tandasnya.
Hingga saat ini, polemik antara pengakuan Betrand Peto dan tanggapan pihak Sarwendah masih menjadi perhatian publik. Banyak pihak pun menantikan klarifikasi lanjutan dari masing-masing pihak guna mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai persoalan tersebut. (*)

Posting Komentar
Posting Komentar