infoselebb.my.id: Siapa 'Orang Besar' di Bali Isu Ijazah Palsu? Eks Kabareskrim Yakin 2.567 Persen Akan Disebut Jokowi - LESTI BILLAR

Siapa 'Orang Besar' di Bali Isu Ijazah Palsu? Eks Kabareskrim Yakin 2.567 Persen Akan Disebut Jokowi

Posting Komentar

Kabar mengenai adanya orang besar yang menjadi dalang di balik polemik ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi selama empat tahun terakhir kembali memanas.


Mantan Kabareskrim Polri, Komjen Pol Purn Susno Duadji, menyatakan keyakinan luar biasa.


Dia yakin Jokowi akan segera mengungkap nama sosok tersebut ke publik.


Susno Duadji, yang memiliki pengalaman 35 tahun di dunia reserse Polri, bahkan tidak ragu menggunakan angka fantastis untuk menggambarkan tingkat keyakinannya.


Prediksi Reserse: Keyakinan 2.567 Persen


Susno Duadji menegaskan bahwa keyakinannya ini bukanlah sekadar prediksi intelijen, melainkan prediksi reserse yang didasarkan pada analisis informasi dan data.


Ia percaya Jokowi sudah memiliki semua informasi yang dibutuhkan.


"Saya yakin Pak Jokowi sudah punya data tentang siapa orang gede, bahkan siapa yang asing tinggal dia buka," kata Susno dalam program 'Bola Liar' Kompas TV, Jumat (12/12/2025).


Susno tidak hanya yakin 100 persen, tetapi menyebut angka yang jauh melampaui batas rasional: 2.567 persen keyakinan.


"Saya yakin Pak Jokowi akan buka (orang besar di balik ijazah palsu), seyakin-yakinnya 2.567 persen. Prediksi reserse itu," jelasnya.


Mengungkap Nama Kunci Menghindari Bola Liar


Menurut Susno, pengungkapan nama orang besar tersebut adalah kunci untuk mengakhiri kegaduhan publik. 


Jika Jokowi memilih bungkam, isu ini akan terus menjadi bola liar yang justru dapat kembali merugikan dirinya.


"Kalau dia (Jokowi) buka, maka akan terang benderang, tetapi kalau tidak buka, maka ini akan menimbulkan suatu perpecahan atau kegaduhan baru lagi," kata Susno Duadji.


Jenderal purnawirawan bintang tiga itu berharap Jokowi segera mengambil langkah tersebut.


Tujuannya agar polemik di media dan media sosial segera berakhir dan isu tersebut tidak lagi berbalik menyerang Jokowi.


"Ini kan politik yang bagus. Kalau tidak begitu maka bola liar tadi akan balik ke Pak Jokowi. Sebagai prediksi reserse ya," lanjutnya.


Susno juga menepis kemungkinan bahwa isu "orang besar" ini hanya siasat Jokowi untuk mengalihkan isu politik atau bersembunyi.


"Enggak mungkin Pak Jokowi sebodoh itu. Pak Jokowi, Presiden Republik Indonesia 10 tahun... enggak mungkin beliau akan bersembunyi di balik isu itu," tegasnya.


Sebelumnya, Jokowi mengaku sudah mengetahui nama orang besar di balik isu ijazah palsu miliknya yang telah bergulir selama 4 tahun.


Jokowi memastikan isu ijazah palsu terus dimainkan karena adanya kepentingan politik untuk menurunkan reputasinya.


Padahal, Jokowi sendiri mengaku tidak memiliki reputasi apa pun.


Jokowi menegaskan sosok orang besar tersebut mudah untuk diketahui masyarakat.


Namun, ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu enggan menyebutkan nama orang besar tersebut ke publik.


"Saya pastikan iya (ada agendan besar dan orang besar di balik kasus ijazah)," kata Jokowi, dikutip dari tayangan Kompas TV, Selasa (9/12/2025).


"Saya kira gampang ditebak. Tidak perlu saya sampaikan," imbuhnya.


Jokowi heran mengapa keaslian ijazahnya masih dipermasalahkan.


Padahal, kata dia, pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) sudah menyatakan bahwa ijazahnya asli.


"Saya lihat ini memang ada agenda besar politik, ada operasi politik," ungkapnya.


"Kenapa sih kita harus mengolok-olok, menjelek-jelekan, merendahkan, menghina, menuduh, semua dilakukan untuk apa kalau hanya untuk main-main, kan mesti ada kepentingan politiknya di situ," jelasnya.


Jokowi meminta semua pihak untuk berkonsentrasi pada hal-hal yang besar di masa-masa ekstrem saat ini, salah satunya menghadapi masa-masa perubahan karena artificial intelligence hingga humanoid robotic.


"Jangan malah energi besar kita dipakai untuk urusan-urusan yang sebetulnya menurut saya urusan ringan," paparnya.


Roy Suryo Cs Tantang Jokowi Ungkapkan

Pakar telematika dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, yang menjadi salah satu pihak yang dilaporkan terkait isu ijazah palsu Presiden ke-7, Joko Widodo atau Jokowi, kini balik menantang.


Roy Suryo meminta Jokowi untuk menyebutkan nama sosok "orang besar" yang dituding menjadi dalang di balik isu ijazah palsu tersebut.


Tantangan ini dilontarkan Roy Suryo menyusul narasi yang beredar bahwa polemik ijazah Jokowi dimainkan oleh tokoh tertentu.


Roy Suryo mendesak mantan Presiden Jokowi agar transparan dan tidak hanya melempar isu tanpa menyebut nama.


Menurutnya, jika Jokowi memang mengetahui identitas orang besar tersebut, mengungkapnya justru akan meredam spekulasi dan kegaduhan di masyarakat.


"Tolong kalau memang tahu, jangan kemudian membuat masyarakat terbelah," kata Roy Suryo, dikutip dari kanal YouTube Garuda TV, Jumat (12/12/2025).


Roy Suryo menyamakan permintaan pengungkapan nama ini dengan permintaan pembuktian ijazah asli itu sendiri: sederhana dan langsung.


"Karena apa? Karena kan dikatakan sudah tahu, sudah bisa ditebak, sebutin aja. Ini kata-kata ini so simple seperti ijazah, tunjukin aja gitu lho," imbuhnya.


Roy Suryo menilai bahwa kerahasiaan identitas "orang besar" ini hanya akan menimbulkan tindakan saling tuduh di ranah publik dan menyeret isu ijazah ke dalam pusaran politik yang tidak sehat.


Ia menegaskan bahwa transparansi dari pihak Jokowi sangat penting agar polemik ini tidak terus-menerus diselimuti spekulasi, terutama yang berbau kontestasi politik.


"Kalau tokoh besar sebutin aja siapa. Jadi kan kita tenang tidak usah menuduh-nuduh siapa karena kalau dikatakan politik repot," ucap Roy Suryo.


Tantangan ini menempatkan sorotan kembali pada pihak Jokowi untuk merespons apakah mereka akan menanggapi desakan untuk mengungkap sosok yang dituding berada di balik isu sensitif ini.


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter