Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin 20 Oktober 2025
Pegiat media sosial, Preciosa Kanti, merespons kabar Presiden Prabowo Subianto yang disebut menyumbangkan dana hingga Rp16 triliun untuk program penanaman pohon di hutan tropis Brasil.
Hal ini diungkapkan Kanti sebagai bentuk kekecewaan atas arah kebijakan yang dinilainya tidak berpihak pada kondisi dalam negeri.
Kanti mempertanyakan kebenaran informasi tersebut. Apalagi, di Sumatra sendiri hingga saat ini jauh lebih membutuhkan perhatian orang nomor satu di Indonesia itu.
Ia menegaskan, jika kabar itu benar, maka sulit bagi publik untuk terus berdiskusi secara rasional mengenai prioritas negara.
“Ini benar?," ujar Kanti di X @PreciosaKanti (13/12/2025).
Ia melanjutkan, jika informasi tersebut terbukti akurat, maka tidak ada lagi ruang untuk dialog yang sehat karena kebijakan tersebut dinilainya sangat melukai rasa keadilan publik.
“Karena jika ini benar, maka tidak ada gunanya lagi kita bicara,” katanya.
Dengan emosional, Kanti menggambarkan perasaan kecewa dan marah yang dirasakan sebagian masyarakat terhadap kebijakan tersebut.
Ia menyebut kondisi itu seolah mencerminkan pengabaian terhadap rakyat sendiri di Sumatra.
“Diperkosa, diperas, dikhianati, dijual dan ditinggalkan saat sakit dan menangis,” sesalnya.
Sebelumnya, Indonesia menegaskan komitmennya dalam upaya pendanaan konservasi hutan tropis dunia.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, usai menghadiri Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-30 (COP30) di Belém, Brasil. (*)

Posting Komentar
Posting Komentar