Kabar duka datang dari mantan pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan.
Ayah Arhan, Sutrisno meninggal dunia pada hari ini, Minggu (7/12/2025).
Kabar duka cita itu diungkap oleh pelatih Timnas Indonesia Indra Sjafri.
Dalam unggahan di akun Instagram-nya, Indra Sjafri membagikan foto kenangannya saat menghadiri pernikahan Arhan dan Zize dua tahun lalu.
Dalam foto terlihat Indra memotong bagian di sebelah kanan yakni Zize.
Indra rupanya ingin mengenang sosok ayah Arhan, Sutrisno yang berpulang ke pangkuan Tuhan YME hari ini sekira pukul 05.45 Wib.
Ayah Arhan meninggal di kampung halamannya di Blora, Jawa Tengah.
"Innnalillahi wa inna ilaihi rajiun telah meninggal dunia ayahanda Pratama Arhan bapak Sutrisno bin Raji," tulis Indra Sjafri.
Untuk almarhum Sutrisno, Indra melayangkan doa tulus.
"Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dilapangkan kuburnya, dan diterangkan kuburnya," tulis Indra lagi.
Kabar duka cita dari Arhan tak cuma diungkap Indra Sjafri.
Kabar duka datang dari pesepakbola Pratama Arhan, sang ayah, Sutrisno meninggal dunia pada hari ini, Minggu (7/12/2025). Ibunda Zize turut berduka.
Kabar duka datang dari pesepakbola Pratama Arhan, sang ayah, Sutrisno meninggal dunia pada hari ini, Minggu (7/12/2025). Ibunda Zize turut berduka. (kolase Instagram)
Ibunda Zize, Nurul Anastasya turut mengurai kabar duka tersebut tapi dengan cara berbeda.
Di unggahan terbarunya, Nurul menuliskan quotes terkait kematian seraya menandai akun Arhan.
"Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati," tulis Nurul Anastasya.
Bak ingin menguatkan mantan menantu, Nurul menjelaskan doa untuk seseorang yang sudah meninggal dunia.
Istri dari Andre Rosiade itu juga membagikan kondisi rumah duka Arhan di Blora pasca-kepergian sang ayah.
"Allahumma firlahu adalah bagian dari doa islami yang berarti Ya Allah, ampunilah dia, digunakan untuk mendoakan jenazah laki-laki agar diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT, sering digabungkan dengan doa lengkap seperti 'Allahummaghfirlahu warhamhu waafihi wa'fuanhu' yang berarti Ya Allah ampunilah dia, rahmatilah dia, sejahterakan dia, dan maafkanlah dia," tulis Nurul Anastasya menandai akun Arhan.
Sosok Sutrisno ayah Arhan
Kembali ke pangkuan Ilahi, sosok Sutrisno nyatanya tetap akan lekat di diri Arhan.
Betapa tidak, Sutrisno adalah tulang punggung keluarga yang berhasil mengantarkan Arhan jadi salah satu pesepakbola top tanah air.
Sutrisno sendiri tak memiliki background di dunia sepak bola atau olahraga.
Pria asal Blora, Jawa Tengah itu berprofesi sebagai petani.
Sutrisno juga diketahui bekerja serabutan untuk menghidupi istri dan dua putranya.
Berkat kerja keras Sutrisno itulah Arhan dan sang kakak, Dimas Roni bisa menjadi pesepakbola.
Usai sang putra berhasil masuk dalam jajaran top punggawa Timnas Indonesia, Sutrisno tak lelah memberikan dukungan.
Sutrisno dan sang istri, Mak Ti sering menonton pertandingan Arhan baik secara langsung di stadion maupun di rumah.
Sebagai wujud rasa bangganya terhadap sang putra, Sutrisno memamerkan potret Arhan di sekeliling rumahnya.
Hal itu sebagai bukti kekaguman Sutrisno karena Arhan bisa mengangkat derajat orangtuanya.
Baca berita lain TribunnewsBogor.com di Google News


Posting Komentar
Posting Komentar