infoselebb.my.id: Audy Item Lelah Hadapi Komentar Jahat Gegara Kondisi Tubuhnya, Istri Iko Uwais Ngaku Telah Berjuang - LESTI BILLAR

Audy Item Lelah Hadapi Komentar Jahat Gegara Kondisi Tubuhnya, Istri Iko Uwais Ngaku Telah Berjuang

Posting Komentar

Curahan hati (curhat) diutarakan Audy Item yang mengaku lelah kerap mendapat komentar jahat terkait kondisi tubuhnya.


Istri aktor Iko Uwais itu mengaku lelah jadi korban body shaming di media sosial.


Body shaming adalah tindakan mengomentari, merendahkan, atau menghakimi bentuk dan penampilan tubuh seseorang secara negatif.


Penyebabnya, kebanyakan dari mereka seolah menuntut istri Iko Uwais ini untuk menurunkan berat badannya karena dinilai obesitas.


Padahal, kata Audy, ia sudah berusaha menjalankan proses penurunan berat badan dan memang jarang diumbar ke publik.


Ia menjelaskan sudah melakukan banyak usaha seperti diet dan olahraga.


"Banyak hal dari perjalananku yang orang nggak lihat dan selalu ada komentar seolah perjuangan ini sepele karena nggak mesti apa-apa aku posting, kan," tulis Audy di instagramnya, dikutip Senin (29/12/2025).


"Kayak ngurangin makan, nahan lapar, olahraga macam-macam. Sudah coba banyak cara yang capek dan kadang menyiksa, semuanya pernah aku jalanin," lanjutnya.


Audy menambahkan, kondisi berat badannya memang naik turun.


Oleh karena itu, perjuangannya tersebut membuatnya kelelahan tak sekedar fisik tapi juga mental.


"Berat badanku juga sering kayak yo-yo. Bolak-balik naik turun, capek banget. Bukan cuma fisik, tapi mental ikut kena," tulis Audy.


"Sampai akhirnya aku sadar, aku tuh pengen berubah bukan karena omongan orang, tapi buat diriku sendiri dan keluargaku," lanjutnya.


Lebih lanjut, Audy menyadari dirinya yang obesitas tak bisa dilakukan hanya berjuang sendirian.


Ia pun meminta saran kepada pengikutnya di sosial media harus berkonsultasi atau bantuan seperti apa untuk menurunkan berat badannya tersebut. 


"Sekarang aku juga ngerti satu hal: aku butuh bantuan. Aku nggak bisa mengatasi obesitas ini sendirian. Kalian biasanya cari bantuan ke mana?" tukasnya.


Cara Bijak Hadapi "Body Shaming"

Banyak pertanyaan bisa dilontarkan ketika sudah lama tak bertemu kawan lama. 


Namun, terkadang muncul pertanyaan seputar perubahan fisik sebagai sekadar basa-basi atau bercanda. 


Padahal, pertanyaan itu dapat menyakiti orang lain karena terkesan body shaming.


Body shaming adalah suatu komentar negatif yang berkaitan dengan bentuk tubuh, rambut, dan hal lain yang menyangkut penampilan. 


Perilaku ini juga dapat memicu munculnya gangguan kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, hingga gangguan makan.


Menurut Verrywell Mind, body shaming merupakan komentar negatif mengenai penampilan seseorang, mulai dari bentuk tubuh usia, atau apapun yang dianggap mengganggu penampilan.


Meskipun pelaku body shaming tak selalu memiliki tujuan untuk menyakiti orang lain, tetapi perkataan mereka dapat menyebabkan perubahan sikap seseorang.


Dikutip dari BIRCU Journal, body shaming dapat menyebabkan korban menjadi mudah tersinggung, pendiam, gangguan makan, bahkan hingga depresi.


Cara Menghadapi ‘Body Shaming’

Menurut Help Guide, body shaming dapat diatasi dengan cara menerima dan mencintai diri sendiri, khususnya yang berkaitan dengan kondisi fisik yang dimiliki. Berikut adalah beberapa cara untuk menghadapi body shaming.


Menerima Kondisi Diri Sendiri


Memiliki bentuk tubuh yang tak sesuai dengan standar kecantikan masyarakat bukanlah hal yang negatif. Maka dari itu, berhentilah membuat hal-hal tersebut menimbulkan kesan negatif dalam diri sendiri.


Karena pada dasarnya, setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Maka, fokus terhadap hal-hal positif yang ada dalam diri akan membantu menumbuhkan rasa syukur dan menerima diri sendiri,


Bijak dalam Menggunakan Media Sosial


Penggunaan media sosial memiliki pengaruh terhadap persepsi masyarakat terkait body shaming. Oleh karena itu, bijak dalam menggunakan media sosial menjadi hal yang perlu dilakukan.


Ikuti akun yang mempopulerkan ajakan untuk menerima, menghargai, dan mencintai diri sendiri. Hindari akun yang menonjolkan pentingnya penampilan fisik dibandingkan kualitas diri. Apalagi yang kerap melontarkan ejekan mengenai kondisi fisik orang lain.


Semua Soal ‘Mindset’!


Ketika seseorang meyakini kondisi tubuhnya buruk, maka hal negatif tentang tubuhnya akan terus muncul. Oleh karena itu, seseorang perlu mengubah pola pikir dan pendapat terhadap diri sendiri.


Mengubah pola pikir menjadi lebih positif tentu akan membawa dampak baik bagi diri sendiri. Pasalnya, orang yang merasa malu dengan kondisi tubuhnya cenderung akan bersembunyi dan menghindari berinteraksi dengan orang banyak.


Hal ini tentunya akan mengganggu kehidupan sosial, bahkan hingga menghambat produktivitas diri. (*)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter