infoselebb.my.id: Kronologi Rusa Peliharaan Susi Pudjiastuti Mati Diserang Anjing Liar, Ngaku Sudah Lapor Polisi Tapi Tak Digubris - LESTI BILLAR

Kronologi Rusa Peliharaan Susi Pudjiastuti Mati Diserang Anjing Liar, Ngaku Sudah Lapor Polisi Tapi Tak Digubris

Posting Komentar

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti curhat pilu di media sosial. Ia geram lantaran rusa peliharaanya di Pangandaran mati diserang anjing liar.


Ia menduga anjing liar itu terinfeksi virus rabies. Susi sendiri sudah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.


Namun, Susi Pudjiastuti kecewa lantaran aduan itu tak mendapat respon. Akhirnya, Susi pun mengungkap masalah tersebut ke media sosial.


Lantas bagaimana kronologi rusa peliharaan Susi Pudjiastuti mati diserang anjing liar? Simak penjelasannya.


Kronologi Rusa Peliharaan Susi Pudjiastuti Mati Diserang Anjing Liar


Baru-baru ini, pengusaha sekaligus Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti curhat di media sosial. Ia menyebut beberapa rusa peliharaanya di Pangandaran mati setelah diserang anjing liar.


Ia menduga, anjing itu terinfeksi virus rabies. Pasalnya, ada salah satu rusanya yang mengalami luka sedikit namun langsung mati beberapa hari kemudian.

Kronologi rusa peliharaan Susi Pudjiastuti mati diserang anjing liar, sang mantan menteri kesal sudah lapor polisi tapi tak direspon. 

Kronologi rusa peliharaan Susi Pudjiastuti mati diserang anjing liar, sang mantan menteri kesal sudah lapor polisi tapi tak direspon. (Twitter @susipudjiastuti)

"Persoalan anjing liar (bisa jadi ada pemili tp tidak diperhatikan), akibatnya beberapa hari terakhir rusa-rusa saya banyak yang digigit sampai mati."


"Ada yg luka sedikit mati beberapa hari kemudian," ujar Susi dikutip Tribun Jabar dalam keluhan tertulisnya di Medsos X, Kamis (20/11/2025) pagi.


Jika dibiarkan, anjing liar itu bisa berbahaya. Oleh karena itu, Susi langsung melaporkan hal tersebut ke polisi.



Namun sayang, Susi mengaku bahwa aduannya tak mendapat respon dari polisi. Bahkan, pihak Susi juga sudah mengajak untuk memburu anjing itu bersama, namun mereka mengaku tengah menunggu arahan dari atasan.


"Tapi siapa yg perduli? Kami lapor resmi ke polres dan dinas tidak ada respons follow up .. kami ajak memburu anjing-anjing bersama dijawab nunggu arahan atasan," keluhnya.


Resah aduannya tak direspon, Susi memilih mengungkap kejadian itu ke media sosial. Ia juga makin resah lantaran sudah ada 4 ekor rusa miliknya yang mati.


"Sudah 4 ekor yang mati," tulisnya disertai emoji menangis.


Sementara itu, Plt Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana menyampaikan, pihaknya sudah menerima pengaduan terkait peristiwa kematian rusa peliharaan milik Ibu Susi Pudjiastuti melalui WA pengaduan Kapolres pada Hari Minggu, 16 November 2025 pukul 12.44 WIB. Ia juga menyebut pihaknya sudah menurunkan personel untuk mengatasi hal tersebut.


"Setelah menerima informasi tersebut, pada saat itu juga Polres Pangandaran langsung menurunkan personel Piket Samapta, didampingi oleh Sat Reskrim, Intelkam, Polsek Pangandaran, BKSDA," katanya dilansir TribunJabar.id.


"Sebagai bentuk keterbukaan informasi publik, seluruh rangkaian penanganan dan langkah-langkah Kepolisian terkait pengaduan ini telah kami unggah melalui situs resmi Polres Pangandaran," ucap Yusdiana.


Mengetahui kronologi rusa peliharaan Susi Pudjiastuti mati diserang anjing liar, netizen ramai memberi komentar. Banyak yang memberi perhatian atas masalah tersebut.


"Memang apa-apa harus viral dulu," tulis akun @phl***.


"Lapor damkar aja bu, lebih gercep, atasannya juga responsif," tambah akun @hal***.


"Turut prihatin atas kejadian ini," tambah akun @bud***. (*)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter