Kakak artis ini curiga dengan sikap adik iparnya sendiri.
Istri belum genap 40 hari meninggal dunia, adik iparnya sudah mengurus perwalian anak-anaknya.
Hal itu normal-normal saja. Hanya saja, pengurusan ini dilakukan secara diam-diam.
Sang kakak baru mengetahui bahwa adik iparnya mengurus hal tersebut melalui pemberitaan media.
Perwalian anak merupakan pengawasan,pengasuhan, dan pengurusan harta anak di bawah umur.
Hal ini dilakukan demi menjaga hak-hak anak hingga dewasa, terlebih bagi mereka yang tidak memiliki orang tua atau orang tua tidak dapat melaksanakan tanggung jawabnya.
Perwalian anak dapat diajukan ke Pengadilan Agama atau Pengadilan Negeri, biasanya berlangsung selama satu bulan.
Dalam kasus ini, suami artis tersebut mengajukan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Suami artis melakukan hal itu agar hak wali jatuh ke tangannya.
Meski membuat kakak mendiang istrinya curiga, dia mengaku mengajukan perwalian demi pendidikan anak-anaknya.
Hal ini terjadi pada suami Mpok Alpa, Ajie Darmaji.
Presenter kondang Nina Carolina alias Mpok Alpa meninggal dunia pada Jumat (15/8/2025) lalu di usia ke-38.
Tumbang melawan kanker payudara, dia meninggalkan empat anak, termuda hampir berusia 1 tahun.
Ajie Darmaji lantas menjadi orang tua tunggal.
MPOK ALPA MENINGGAL - Kabar duka, Mpok Alpa meninggal dunia hari ini, Jumat (15/8/2025). Menurut Irfan Hakim dan Raffi Ahmad, presenter sekaligus komedian itu mengidap kanker sejak hamil anak kembar. (Instagram.com/nina_mpokalpa/raffinagita1717)
Dia membantah memiliki konflik dengan Mpok Alpa dan keluarganya sampai mengajukan perwalian.
"Enggak ada konflik. Saya tegasin lagi, enggak ada konflik. Kita ngurusin administrasi aja, kayak gitu, kan buat keperluan nanti anak sekolah, kan untuk anak apa, kayak gitu. Biar inilah, lebih aman, kayak gitu," ujar Ajie mengaku, seperti dilansir dari Tribun Jateng,
Tindakan Aji ini memunculkan rasa curiga dari keluarga Mpok Alpa.
Pasalnya, kepergian Mpok Alpa belum genap 40 hari.
Selain itu, keluarga Mpok Alpa juga khawatir dengan nasib Sherly, anak Mpok Alpa dari pernikahan sebelumnya yang berstatus anak sambung dari Aji.
“Takutnya, mengapa dia bikin surat penetapan asuhan anak, yang Mpok pikirnya itu Kak Sherly doang. Maksudnya, masuk nggak dia di situ?” ujar kakak Mpok Alpa, Banong saat ditemui di kediamannya di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Rabu (17/9/2025).
Menurut Banong, langkah Aji itu mengursu surat perwakilan itu dianggap janggal dan menimbulkan pertanyaan.
“Kalau kata dia kan kalau bayar sekolah, tanda tangan. Jadi ini urusan bayar apa tanda tangan? Sekarang gini, kalau dia mikirin anak, maksudnya bayar apa, pakai aja dulu duitnya Mpok Nina, kan ada. Emang duitnya Mpok Nina habis? Kan nggak mungkin,” jelasnya.
Kekhawatiran Banong diperkuat dengan pandangannya terhadap hubungan Aji dan Sherly yang dinilai tidak begitu dekat.
“Kalau masalah mah nggak ada, cuma mungkin kurang deket ya. Dia kurang deket sama Kak Sherly,” ungkap Banong.
Di sisi lain, Banong menegaskan Aji Darmaji belum membicarakan terkait keputusan tersebut kepada keluarga.
Informasi tersebut bahkan didapat dari pemberitaan di media massa.
Kecurigaan terhadap suami anak juga dialami oleh ibu artis.
Hal itu terkuak setelah sang anak menggugat cerai suaminya ke Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang, Banten, pada Juli 2025 lalu.
Di balik gugatan ini, ibu artis sudah memiliki firasat buruk mengenai suami anaknya.
Hal tersebut terasa sejak awal pernikahan anak dan menantunya pada 2018.
Kini, arti yang terkenal sebagai penyanyi cilik itu merugi sampai Rp160 juta.
Hal ini terjadi pada Chikita Meidy.
Salah satu akar permasalahan yang menimpa Chikita Meidy ini datang dari kebiasaan Indra yang kecanduan judi online.
Chikita bahkan menuding suaminya kerap memanipulasi keuangan keluarga hingga menyalahgunakan rekening pribadinya.
Tak jarang, transaksi dilakukan dengan nomor telepon milik Chikita sendiri.
Akibatnya kerugian yang harus ditanggung sang mantan penyanyi cilik ini mencapai sekitar Rp 160 juta.
Dana tersebut, menurutnya sengaja dimanipulasi dan dialirkan ke rekening Indra.
Bukan hanya soal uang, Chikita juga menemukan bahwa Indra masih aktif menggunakan aplikasi jodoh untuk berkomunikasi dengan wanita lain.
Meski sudah mengetahuinya sejak lama, ia memilih diam dan menutupi aib rumah tangga mereka.
"Aku selalu menutupi dia," ujar Chikita saat hadir di acara Rumpi No Secret pada Senin (25/8/2025) yang dilansir dari Tribun Style.
Namun kesabaran Chikita akhirnya mencapai batas. Ia mengaku sudah berulang kali memberi toleransi, tetapi tetap saja berakhir mengecewakan.
"Dia memang nakal urusan perempuan, sudah toleransi," tambahnya.
Di balik kisah ini, ternyata ibunda Chikita, Alfi Khairi sempat tidak merestui pernikahan putrinya dengan Indra sejak awal.
Firasat buruk mengenai rumah tangga mereka sudah lama ia rasakan.
Menurut Alfi, perilaku Indra yang suka mengambil dompet Chikita sudah terjadi sejak awal pernikahan.
"Di waktu nikah sama Chikita 2018, 2019 aku udah tahu tuh, 2020 aku juga udah tahu mencuri. Selalu bawa dompetnya Chikita," ungkap sang ibu.
Meski demikian, Alfi tetap memperlakukan Indra layaknya anak kandung.
Latar belakang Indra yang berasal dari keluarga broken home membuatnya luluh dan sering membantu kebutuhan menantunya, termasuk membelikan pakaian.
"Sebenarnya dari awal itu ya aku sudah anggap menantu ini anak kandung. Bahkan bajunya aku yang beli, saking sayangnya aku sama dia," katanya.
Namun saat itu Chikita tetap bersikeras menikah dengan Indra, meski sang ibu sudah menegaskan kekhawatirannya.
"Kamu nikah sama orang ini pasti duit, money and money. Dia bukan cinta," ucap Alfi mengingat peringatan yang sempat ia sampaikan.
Tak hanya itu, ia bahkan sempat memiliki firasat kuat bahwa rumah tangga putrinya akan menemui masalah besar tiga tahun setelah pernikahan.
"Oke, mami akan nikahin kamu. Tapi tiga tahun yang akan datang akan terjadi masalah besar, aku udah tahu itu," tegasnya.
Kini firasat tersebut terbukti benar. Rumah tangga Chikita dan Indra akhirnya berada di ujung tanduk, seperti yang sudah lama dikhawatirkan sang ibu. (*)


Posting Komentar
Posting Komentar