Sarwendah dikabarkan mengalami kerugian hingga Rp 20 miliar di tengah konfliknya dengan Ruben Onsu.
Namun kabar tersebut langsung dibantah oleh kekasih Giorgio Antonio ini.
Bantahan disampaikan oleh kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu.
Menurut Chris Sam Siwu, nominal tersebut tidak pernah dihitung Sarwendah dan informasi yang beredar di media sosial merupakan hoaks.
"Kalau ditanya nilainya berapa, saya pikir itu hoaks ya. Tidak ada kerugian sampai Rp 20 miliar seperti itu," kata Chris Sam Siwu dalam jumpa pers via zoom, Sabtu (20/6/2026).
Chris menegaskan, bagi Sarwendah nilai materi tidak pernah menjadi fokus utama.
Mantan personel Cherrybelle itu disebut lebih mengutamakan kebahagiaan ketiga anaknya.
"Yang paling berharga buat Sarwendah cuma satu, yaitu anak-anaknya. Jadi kerugian materiil apa pun tidak ada artinya buat dia," ujar Chris.
Ia bahkan menggambarkan bagaimana Sarwendah selalu mendahulukan anak-anaknya dalam berbagai situasi.
"Pada saat kami sedang rapat penting saja, Sarwendah tidak akan menolak jika anaknya menelepon. Pasti diangkat sepenting apa pun rapatnya," ucapnya.
Menurut Chris, kliennya saat ini memilih fokus memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak dibanding memikirkan berbagai isu yang berkembang.
"Dia memilih fokus untuk terus membahagiakan dan memberikan kasih sayang kepada anak-anaknya," ucap Chris.
Sarwendah Kembali Singgung Rp200 Juta saat Live
Dalam sebuah sesi live TikTok yang beredar luas di media sosial, Sarwendah melontarkan celetukan yang diduga berkaitan dengan isu nafkah anak senilai Rp200 juta per bulan.
Video tersebut diunggah ulang oleh sejumlah akun media sosial dan langsung menarik perhatian warganet.
Banyak netizen mengaitkan ucapan Sarwendah dengan konflik yang tengah berlangsung antara dirinya dan Ruben Onsu.
Saat siaran berlangsung, Sarwendah terlihat berbincang santai dengan Giorgio Antonio sembari mempromosikan produk yang dijual.
Percakapan keduanya awalnya membahas keinginan Sarwendah untuk menikmati makanan favoritnya di Singapura.
"Sayang pengen makan itu deh, oyster," ujar Sarwendah dalam siaran tersebut.
Giorgio kemudian merespons bahwa makanan tersebut tidak memungkinkan untuk dikirim karena alasan kualitas dan kesegaran.
Namun percakapan berubah menjadi perhatian publik ketika Sarwendah mengusulkan perjalanan singkat ke Singapura hanya untuk menikmati makanan tersebut.
Seorang karyawan yang berada di lokasi kemudian menyinggung biaya perjalanan yang tentu tidak sedikit.
Menanggapi hal itu, Sarwendah melontarkan kalimat yang langsung menjadi sorotan.
"Sayang pengen makan itu deh, Oyster," ucap Sarwendah ke Gio saat memulai obrolan.
"Oyster mah nggak bisa dikirim lah say. Amis lah," balas Gio.
"Tapi pengen makan yang di Singapur deh. Yuk PP yuk Singapur," ucap Sarwendah sembari menengok ke arah karyawan di sebelahnya.
"PP ke Singapura cuma buat makan Oyster. Sayang tahu bund duitnya," reaksi seorang karyawan yang lain.
"Nggak lah Rp200 juta kan?" celetuk Sarwendah diduga ingin menyindir nafkah dari Ruben.
Pernyataan tersebut sontak memicu beragam interpretasi dari para penonton.
Banyak yang menilai ucapan itu merupakan sindiran terhadap polemik nafkah anak yang sebelumnya sempat menjadi bahan perdebatan publik.
Terbaru! Pihak Sarwendah Buka Suara Soal Gugatan Cerai Ruben Onsu, Janji Ungkap Penyebab
Terbaru! Pihak Sarwendah Buka Suara Soal Gugatan Cerai Ruben Onsu, Janji Ungkap Penyebab (Tribunnews)
Menariknya, Giorgio Antonio yang akrab disapa Gio tampak langsung memberikan respons terhadap celetukan tersebut.
Ia pun sempat menyenggol lengan Sarwendah solah memberikan peringatan tegas.
Lalu dengan suara berbisik, pria kelahiran 21 Desember 1993 ini meminta untuk Sarwendah untuk berhenti menyindir.
"Jangan main-main dah," kata Gio sambil memberikan isyarat agar pembicaraan tersebut dihentikan.
Perseteruan Ruben Onsu dan mantan istrinya Sarwendah saat ini menjadi sorotan.
Ruben Onsu merasa akses dirinya bertemu anak-anaknya terbatas.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa kliennya sudah lama merasakan kelelahan batin, bukan baru muncul setelah polemik ini ramai diperbincangkan publik, melainkan telah dirasakan Ruben Onsu sejak lama.
Atas hal tersebut Ruben Onsu pun mematangkan persiapan untuk melayangkan gugatan resmi ke pengadilan terkait hak asuh anak.
Langkah hukum tegas ini diambil agar polemik mengenai jadwal pertemuan tidak terus-menerus berulang.
Ruben Onsu ingin mendapatkan jaminan hukum yang pasti agar bisa berkumpul bersama anak-anaknya tanpa ada batasan atau hambatan lagi di masa depan.
Saat ini, tim kuasa hukum sedang menyusun dan melengkapi berkas yang dibutuhkan.
"Soal gugatan hak asuh anak itu kan memang Ruben sudah (meminta). Artinya, sekarang lagi sedang dalam proses, ya," jelas Minola.
"Ruben sudah minta mempersilakan kami untuk menuju ke arah gugatan itu," pungkasnya.
(Bangkapos.com/TribunSumsel.com/TribunSeleb)

Posting Komentar
Posting Komentar