infoselebb.my.id: Dedi Mulyadi Ubah Uang Sayembara Rp 250 Juta Jadi Deposito BJB, Jhon LBF Tambah Rp100 Juta untuk YTR - LESTI BILLAR

Dedi Mulyadi Ubah Uang Sayembara Rp 250 Juta Jadi Deposito BJB, Jhon LBF Tambah Rp100 Juta untuk YTR

Posting Komentar

Teka-teki mengenai ke mana uang sayembara senilai Rp250 juta pasca-tertangkapnya buron sadis Taufik Hidayat (30) akhirnya terjawab.


Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memutuskan untuk tidak menyerahkan hadiah uang tunai tersebut kepada pihak kepolisian, melainkan dialihkan seluruhnya demi masa depan korban, YTR (29).


Pria yang akrab disapa KDM ini menjelaskan, meski jajaran Polda Jabar merupakan aktor utama di balik penangkapan kilat sang DPO di Majalaya, secara regulasi dan etika seorang kepala daerah tidak memungkinkan memberikan hadiah uang tunai kepada institusi penegak hukum resmi.


"Saya sampai hari ini berpandangan bahwa peran Kapolda Jabar dan seluruh jajarannya yang paling besar upayanya dalam penangkapan Pak Taufik. Tapi tidak mungkin Gubernur memberikan uang kepada jajaran Polda," tegas Dedi Mulyadi di video terbarunya di kanal youtube dengan judul SAYEMBARA 250 JT BERAKHIR, KDM SERAHKAN UANG DALAM BENTUK DEPOSITO BJB UNTUK VITA

DITANGKAP -- Saat diinterogasi dengan tangan terikat, pelaku yang berprofesi sebagai debt collector ini bergelagat sangat santai, meskipun ia sudah menyatakan bahwa menyesal melakukan perbuatan keji tersebut.

DITANGKAP -- Saat diinterogasi dengan tangan terikat, pelaku yang berprofesi sebagai debt collector ini bergelagat sangat santai, meskipun ia sudah menyatakan bahwa menyesal melakukan perbuatan keji tersebut. (Instagram/@jabodetabek24info)

Sebagai bentuk solusi bijaksana, Dedi Mulyadi langsung memanggil petugas Bank BJB ke kediamannya untuk memproses uang tunai Rp250 juta dari kantong pribadinya tersebut. Dana tersebut diubah menjadi instrumen investasi masa depan berupa deposito atas nama YTR.


Langkah ini diambil agar uang tersebut aman, tidak habis seketika, dan benar-benar berguna untuk menyokong biaya hidup serta pengobatan jangka panjang korban ke depan.


Sebagaimana diketahui, YTR mengalami trauma fisik dan psikis yang sangat luar biasa parah, termasuk menderita kebutaan permanen dan bibir sumbing akibat disekap serta disiksa oleh pelaku selama hampir tiga tahun di Cileunyi.


"Ini nanti dibikinnya deposito saja, kan untuk bekel (YTR)," kata Dedi Mulyadi menginstruksikan petugas bank yang hadir.


Meskipun dialihkan ke korban, pihak kepolisian tetap mendapatkan apresiasi tertinggi. Dedi Mulyadi telah menyiapkan momentum khusus yang sarat makna untuk menyerahkan bantuan jumbo tersebut.


Sertifikat deposito Bank BJB atas nama YTR dijadwalkan akan diserahkan secara langsung oleh Gubernur pada 1 Juli 2026 mendatang, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Bhayangkara.


Prosesi penyerahan bekal hidup bagi korban tersebut nantinya akan dilangsungkan di Markas Kepolisian Daerah Jawa Barat (Mapolda Jabar).


Langkah ini dipilih Dedi sebagai simbol penghormatan dan penghargaan kepada korps kepolisian yang telah berhasil menegakkan keadilan dengan meringkus pelaku kriminal biadab di wilayah Jawa Barat.


Jhon LBF Ikut memberikan Uang Tambahan Rp100 Juta

Jhon LBF juga berkomitmen secara nyata untuk ikut merogoh kocek pribadinya demi membantu memulihkan masa depan YTR yang kini mengalami trauma fisik dan mental yang berat.


Ia berjanji akan menambah bantuan dana sebesar Rp100 juta apabila Dedi Mulyadi sepakat dengan usulan pengalihan uang sayembara tersebut.


"Kalau kang Dedi sepakat Gubernur Jabar Gubernur Aing katanya kalau dikasih ke korban, saya tambahin uangnya Rp100 juta untuk masa depan korban ya,"


"Dari kang Dedi Rp250 juta dari saya Rp100 juta, ga boleh lebih banyak dari Gubernur ya, sukses terus," tandasnya.


Ia berharap uang tersebut diprioritaskan penuh untuk menjamin pengobatan dan masa depan korban.


Hotman Kumpulkan Dana Rp1,4 Miliar untuk YTR

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengumumkan hasil dari penggalangan dana yang diinisiasinya untuk YTR (29), korban penyekapan dan penyiksaan oleh kekasihnya, Taufik Hidayat.


Sebelumnya, Hotman secara terbuka mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kalangan ekonomi lemah hingga para pengusaha besar, untuk bersatu membantu meringankan beban korban.


Hanya butuh waktu tiga hari sejak Selasa (23/6/2026) hingga hari ini, Kamis (25/6/2026), total sumbangan tersebut telah terkumpul menembus angka Rp1,3 miliar.


Berdasarkan unggahan terbaru di akun Instagram resmi @hotmanparisofficial, dana bantuan tersebut terus mengalir deras baik dari kalangan pengusaha papan atas (konglomerat) hingga ratusan warga biasa.


Dalam laporan transparansi dana yang dibagikan Hotman Paris, donasi dalam jumlah besar datang dari dua pengusaha besar Indonesia yang menjadi kliennya.


Masing-masing menyumbangkan dana sebesar setengah miliar rupiah untuk membiayai pemulihan kesehatan dan masa depan YTR.


Adapun rincian sumbangan besar tersebut meliputi:


Rp100 juta dari salah satu klien Hotman yang enggan disebutkan namanya.

Konglomerat Aguan (Bos PIK) menyumbang sebesar Rp500 juta.

Selain kontribusi fantastis dari kedua tokoh tersebut, sisa dana ratusan juta rupiah lainnya dikumpulkan secara kolektif dari ratusan warga Indonesia yang ikut bersimpati, dengan nominal donasi yang beragam mulai dari seribu rupiah.

Mengalirnya dana bantuan yang begitu besar memicu respons positif serta rasa haru dari netizen.

Di kolom komentar unggahan Hotman Paris, banyak warganet yang menyarankan agar dana tersebut diprioritaskan untuk kehidupan keluarga YTR pascaperawatan kelak.


Dengan dana yang kini terkumpul lebih dari Rp1,3 miliar, diharapkan rencana masa depan YTR untuk mandiri secara ekonomi dapat terjamin sepenuhnya tanpa kendala biaya.


(*)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter