infoselebb.my.id: Berangkat saat Konflik Memanas, Kondisi Ruben Onsu di Tanah Suci Terekam Kamera Ivan Gunawan - LESTI BILLAR

Berangkat saat Konflik Memanas, Kondisi Ruben Onsu di Tanah Suci Terekam Kamera Ivan Gunawan

Posting Komentar

Konfliknya dengan Sarwendah belum tuntas, kondisi Ruben Onsu di tanah suci dibeberkan Ivan Gunawan.


Presenter Ruben Onsu masih berada di tanah suci untuk menunaikan ibadah umrah.


Ia berangkat bersama sahabatnya, Desainer Ivan Gunawan beberapa waktu lalu.


Keberangkatan Ruben itu dilakukan di tengah memanasnya konfliknya dengan sang mantan istri, Sarwendah.


Ruben dan Sarwendah terlibat saling sindir di media sosial hingga adu argumen lewat kuasa hukum masing-masing.


Perselisihan itu juga meluas hingga menyeret nama anak, adik ipar dan sejumlah pihak lainnya.


Meski masih pelik, namun Ruben nampaknya bisa sejenak mengalihkan pikiran dari persoalan tersebut.


Hal itu tergambarkan dari cerita Ivan Gunawan tentang kondisi Ruben saat berada di tanah suci.


Lewat unggahan di akun Threads @ivan_gunawan, Ivan memberi gambaran suasana hati Ruben selama menjalani ibadah.


Ivan mengaku bersyukur melihat Ruben kembali bisa menikmati momen-momen di Tanah Suci dengan penuh kebahagiaan.


"Senengnya liat Ruben tertawa bahagia hari ini," ujar Ivan Gunawan, dikutip Senin (29/6/2026). 


Sarwendah Lapor Polisi

Di tengah konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah diketahui mendatangi Polre Metro Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026).


Kedatangannya untuk menambahkan bukti dan keterangan demi memperkuat laporan yang telah dilayangkannya sebelumnya.


Laporan itu terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik oleh sejumlah akun media sosial.


Aksi Sarwendah yang melaporkan sejumlah akun medsos ke polisi terkait pencemaran nama baik turut ditanggapi pihak Ruben Onsu.


Nama Sarwendah dan Ruben Onsu belakangan memang menjadi sorotan buntut berseteru masalah anak.


Ruben yang awalnya memprotes dipersulit bertemu anak, justru melebar ke masalah nafkah yang diungkit Sarwendah.


Di tengah konflik tersebut, Sarwendah rupanya telah melaporkan beberapa akun yang telah memfitnah dirinya ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 26 Juni 2026.


Belum terungkap mengenai fitnahan yang dilaporkan oleh mantan personil grup Cherrybelle itu.


Namun sebelumnya Sarwendah sempat diterpa isu miring atas beredarnya tudingan melakukan pesugihan di kawasan Gunung Kawi, Malang, Jawa Timur.


Menanggapi langkah hukum yang diambil Sarwendah, Ruben Onsu diwakili kuasa hukumnya, Minola Sebayang, mewajarkan atas sikap dari sang artis.


Minola menyebut hal itu sah-sah saja dilakukan jika Sarwendah merasa fitnahan akun tersebut sudah mengusik hidupnya.


"Hak semua warga negara itu untuk melakukan upaya hukum, kalau mereka meligat ada aspek-aspek hukum yang mungkin dilanggar oleh pihak-pihak tertentu. Kalau misalkan S menganggap ada pihak-pihak yang menurut dia sudah melanggar aturan hukum, saya kira itu adalah hal yang sah-sah saja," ungkap Minola, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Senin (29/6/2026).


Namun jika Sarwendah mempermasalahkan soal akun yang mengkaitkan perseteruan dengan Ruben Onsu soal anak, Minola menilai apa yang disampaikan akun teresebut bukan termasuk dalam tindak pidana.


Dijelaskan Minola, bahwa akun tersebut hanya menyampaikan menganai kejadian terkait adanya dugaan eksploitasi anak.


Mengingat pihak Ruben kini menduga adanya eksploitasi anak oleh pihak Sarwendah buntut sang putri dilibatkan dalam live TikTok.


"Kalau menurut kami sih ya itu belumlah dapat dikatakan sebagai suatu kejahatan, karena niatnya itu kan jelas bukan niat untuk menjatuhkan nama baik seseorang."


"Niatnya hanya ingin me-remainding bahwa ada jejak digital yang seperti ini ya, ada catatan-catatan yang seperti ini. Nah, dan kalau misalnya kemudian ada data-data yang kemudian itu dipakai sebagai pengingat bahwa ada satu perbuatan yang patut diduga itu adalah

perbuatan yang melawan hukum dalam hal ini eksploitasi anak, di mana salahnya?," tutur Minola.


Meski demikian, pihak Ruben tetap menghormari keputusan dari Sarwendah yang menempuh jalur hukum atas adanya fitnahan.


"Tapi kalau misalnya kemudian ada pihak-pihak yang merasa itu adalah suatu perbuatan hukum yang layak untuk dilaporkan kepada pihak kepolisian, kami menghormatinya karena itu adalah pilihan.  Tinggal nanti tergantung bagaimana proses pembuktiannya di kepolisian," ujar Minola.


Selain adanya rumor tentang pesugihan, diketahui Sarwendah juga menuai berbagai hujatan buntut berseteru dengan Ruben.


Sarwendah dinilai telah mempersulit Ruben untuk bertemu kedua putrinya hingga memberikan pengaruh buruk ke anak-anaknya.

LAPOR POLISI  - Potret Sarwendah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).

LAPOR POLISI - Potret Sarwendah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026). (Tribunnews.com/Fauzi Nur Alamsyah)

Alasan Sarwendah Laporkan Akun Medsos ke Polisi

Terungkap alasan Sarwendah yang melaporkan akun medsos ke pihak berwajib.


Disampaikan kuasa hukumnya, Korbinianus, bahwa fitnahan yang dilayangkan terhadap kliennya sudah berimbas ke anak hingga keluarga besar.


"Yang disampaikan di akun-akun itu ada fitnah ada pencemaran nama baik, itu sangat merugikan Ibu Sarwendah sendiri, keluarganya dan juga anak-anaknya," ungkap Korbinianus, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment.


Sebelumnya Sarwendah disebut sudah memikirkan matang-matang terkait langkah hukum yang akan diambilnya.


Karena telah menyangkut nama baik keluarga besar, akhirnya ibu tiga anak itu melaporkan perkara ini ke polisi.


"Ini sudah dipikirkan matang-matang, sudah didiskusikan dengan keluarga besarnya karena ini menyangkut nama bagi keluarga besar juga terutama ibunya," beber Korbinianus.


Pihaknya kini menyoroti adanya fitnahan yang tersebar di media sosial.


Fitnahan tersebut dikhawatirkan nantinya ada jejak digital yang bisa berimbas di masa depan.


"Jadi ini kan di media sosial ya, digital itu kan susah untuk dihilangkan."


"Jangan sampai nanti itu mengganggu perkembangan anak-anak," ujar Korbinianus.


Disinggung soal fitnahan yang dimaksud, pihak Sarwendah saat ini enggan menjelaskan secara detail.


"Itu kami tidak perlu menjelaskannya ya, mungkin itu ranahnya penyidik ya," tandasnya. (*)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter