Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, kembali menegaskan pandangannya terkait memanasnya isu rumah tangga kliennya dengan Sarwendah yang kembali menjadi sorotan publik.
Padahal, Ruben Onsu baru saja bertemu dengan Sarwendah dan kedua putrinya sebelum dirinya berangkat menjalankan ibadah umrah.
Pertemuan di bandara itu berlangsung singkat dan disebut menjadi momen kebersamaan keluarga di tengah kesibukan masing-masing.
Namun baru saja bertemu, Sarwendah justru mendatangi Komnas Perempuan bersama kuasa hukumnya untuk menyampaikan sejumlah hal terkait perjalanan rumah tangganya hingga berujung perceraian.
Langkah tersebut menjadi perhatian publik di tengah kembali mencuatnya dinamika hubungan kedua pihak pasca berpisah.
Ruben Onsu baru saja bertemu dengan Sarwendah dan kedua putrinya sebelum dirinya berangkat menjalankan ibadah umrah
Ruben Onsu baru saja bertemu dengan Sarwendah dan kedua putrinya sebelum dirinya berangkat menjalankan ibadah umrah (Instagram @ruben_onsu)
Meski berbagai hal kembali disorot, Minola menilai bahwa persoalan perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah sebenarnya telah selesai secara hukum, sehingga tidak lagi perlu terus diungkit dalam konteks saat ini.
Ia juga menyoroti kembali munculnya pernyataan yang mengarah pada wacana “buka-bukaan” mengenai masa lalu rumah tangga tersebut.
"Ada hal-hal lain misalnya 'kami akan buka-bukaan', saya bosan dengan kata-kata itu, karena itu udah selesai," ucap Minola, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, jika ada hal yang ingin diungkap terkait perceraian, seharusnya disampaikan saat proses hukum masih berlangsung.
"Kalau memang masalah pribadi S dengan Ruben Onsu buka-bukaan ini harusnya wadahnya pada waktu perceraian. Ayo buka-bukaan ayo rekonvensi gugatannya Ruben, ayo saling mencari kebenaran, apa yang menjadi penyebab perceraian, siapa yang salah, itu baru oke," tegasnya.
Minola menambahkan, fokus saat ini seharusnya bukan lagi pada masa lalu, melainkan pada kesepakatan pasca perceraian, terutama terkait hak Ruben Onsu untuk tetap bertemu anak-anaknya.
Ia menjelaskan bahwa meski hak asuh berada di tangan Sarwendah, Ruben tetap memiliki hak untuk bertemu kedua putrinya sesuai kesepakatan yang telah ditetapkan pengadilan.
"Ini udah selesai semuanya, kita tidak lagi bicara kejelekan S dan kekurangan Ruben Onsu," imbuhnya.
"Yang kita bicarakan adalah bagaimana anak-anak ini mendapatkan waktu untuk berkumpul bersama dengan ayahnya sesuai dengan undang-undang dan sesuai dengan apa yang disepakati."
"Jadi jangan dilebarkan ke sana kemari 'saya akan buka nanti, saya akan buka ini'. Ini seorang ayah ingin mendapatkan hak untuk bertemu anaknya kok bicara hal-hal yang ingin mempermalukan ayahnya," tandasnya.
Rencana Pertemuan Sarwendah dengan Ruben Onsu
Upaya penyelesaian konflik antara Sarwendah dan Ruben Onsu memasuki babak baru.
Setelah beberapa waktu terakhir berselisih terkait persoalan anak dan nafkah, kedua belah pihak dikabarkan sepakat untuk menggelar pertemuan.
Pihak Sarwendah sebelumnya telah mengirimkan surat undangan pertemuan dan sudah ditanggapi oleh pengacara Ruben Onsu.
"Kami akan melaksanakan menyelesaikan permasalahan ini secara tertutup ya. Artinya kami memberikan surat kepada Bang Minola untuk mengundang, alhamdulillah Bang Minola sudah menjawab itu juga," kata kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu.
Chris menyampaikan pihaknya sudah mengatur waktu dan tempat untuk dilakukannya pertemuan.
Dirinya pun membenarkan pihaknya yang sebelumnya tak mencantumkan tempat dan waktu di dalam surat.
Hal ini lantaran pihak Sarwendah menghormati atas kesibukan Ruben dan kuasa hukumnya.
"Kami sudah mengatur untuk pertemuan, ya masalah waktu dan tempat awal dalam undangan kami tidak menyampaikan soal waktu. Kenapa? Karena kami sangat menghormati kesibukan Bang Minola, kesibukan klien Bang Minola sehingga kami menunggu waktu dari mereka karena kami siap kapanpun untuk melakukan pertemuan," terang Chris.
Sementara tim kuasa hukum Sarwendah lain, Abraham Simon, memastikan rencana pertemuan tersebut segera terlaksana.
Sarwendah dan Ruben disebut akan bertemu pada 11 Juli 2026 mendatang.
"Pertemuan itu dengan anak-anak, antara klien kami ataupun dengan Ruben, itu pasti akan terlaksana."
"Untuk pertemuan akan dilaksanakan bulan Juli sesuai permintaan dari Ruben dan Bang Minola, nanti akan dilaksanakan kira-kira 11 Juli," beber Abraham Simon.
Belakangan Ruben melayangkan protesnya lantaran dipersulit bertemu anak oleh Sarwendah.
Bahkan Ruben mengaku sudah 6 bulan tak bertemu dengan kedua putrinya yang kini dalam asuhan sang mantan istri.
Pada akhirnya Ruben berhenti memberikan nafkah bulanan Rp225 juta sebagai bentuk protesnya.
Sesuai kesepakatan setelah cerai, Ruben sebenarnya mendapatkan hak untuk bertemu anak tiga hari dalam seminggu.
Masalah tersebut akhirnya memuncak usai Sarwendah mengungkit masalah nafkah dan menuding Ruben lepas dari tanggung jawabnya.
(Tribunnews.com/Ifan)
Artikel ini diolah dari Tribunnews.com


Posting Komentar
Posting Komentar