Ramai di media sosial tangkapan layar saat Roby Tremonti melakukan live streaming di media sosialnya.
Dari rekaman tersebut nampak Roby memandang enteng hasil karya mantan kekasihnya Aurelie Moeremans.
Bahkan ia menduga, tulisan Aurelie dibuat keterlibatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Sontak saja aksi Roby Tremonti ini membuat netizen yang pro terhadap pada buku Aurelie geram.
Buku yang berjudul Broken Strings itu merupakan karya Aurelie Moeremans yang dirilis pada 10 Oktober 2025.
Sejak awal perilisan, buku tersebut mendapat perhatian dari publik.
Banyak yang kaget dengan pengakuan Aurelie dalam bukunya.
Di mana, ia menuliskan soal kisah hidupnya bersama seorang pria dewasa.
Kala itu usianya masih 15 tahun, namun tak mengerti pada kondisi yang dihadapinya.
Sosok pria dewasa dengan nama yang disamarkan Bobby itu, justru menyeret sosok Roby Tremonti.
Roby diduga adalah karakter Bobby yang digambarkan Aurelie.
Meski Aurelie tak menyebutkan siapa karakter asli dari Bobby, namun Roby kepanasan.
Ia bahkan sampai melakukan live streaming di akun Instagram pribadinya.
Dalam siaran langsung tersebut, ia tak mempercayai karya Broken Strings ditulis Aurelie.
Menurutnya, buku tersebut memiliki kalimat puitis.
Bahkan Roby, menyindir dan meragukan kepintaran Aurelie dalam membuat buku.
"Kata-katanya aja feeling gua pakai prompt AI tuh, indah banget. Kayak yang pintar aja," cibir Roby dengan nada sarkas.
Tak hanya meragukan kemampuan intelektual Aurelie, Roby juga menyoroti keberadaan Aurelie di luar negeri saat proses penulisan berlangsung sebagai sesuatu yang janggal.
Nulis buku nyeberang laut, dia lagi enggak di Indonesia. Lucu enggak sih? Nulis buku orangnya tuh enggak di Indonesia," tambahnya.
Sikap nyinyir Roby tersebut sontak memicu "serangan balik" dari warganet.
Kolom komentar siaran langsungnya dibanjiri sindiran yang menyebutnya belum move on hingga dituding iri dengan kesuksesan mantan istrinya tersebut.
Melihat reaksi netizen yang semakin menyudutkannya, emosi Roby pun meledak. Ia bahkan mengancam akan menempuh jalur hukum bagi siapa pun yang menghinanya di media sosial.
"Mulai kan gua kepancing. Kalau ada celahnya sih gua proses. Kalau dia masih berkoar-koar, hati-hati, saya enggak mundur nih. Kalau yang ngata-ngatain, saya mintain pertanggungjawabannya," tegas Roby dengan nada tinggi.
Sementara itu, Aurelie Moeremans seolah tak ambil pusing dengan tudingan miring sang mantan.
Istri dari Tyler Bigenho ini menegaskan bahwa seluruh proses kreatif naskah dikerjakannya sendiri, dengan bantuan penyuntingan dari sang suami.
Melalui unggahan di Instagram Story-nya (18/1/2026), Aurelie menjelaskan bahwa motivasi utamanya merilis Broken Strings bukan untuk membuka luka lama atau mencari pembelaan, melainkan misi kemanusiaan.
"Ini bukan tentang aku. Ini tentang awareness. Supaya orang tua tahu bagaimana harus bersikap dan melindungi anak (dari child grooming)," tulis Aurelie.
Buku tersebut secara berani mengupas tuntas isu child grooming—sebuah upaya manipulatif orang dewasa untuk mengeksploitasi anak di bawah umur—yang pernah dialaminya.
Aurelie berharap kisahnya menjadi peringatan keras bagi remaja agar mampu mengenali tanda-tanda predator seksual sejak dini.
Hingga berita ini diturunkan, buku Broken Strings terus mendapat dukungan luas dari publik, sementara Roby Tremonti masih menjadi sasaran empuk kritik netizen akibat komentarnya yang dianggap meremehkan karya literasi tersebut.(*)

Posting Komentar
Posting Komentar