infoselebb.my.id: Ternyata Selain Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, 2 Tersangka Ini Pernah Sambangi Rumah Jokowi - LESTI BILLAR

Ternyata Selain Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, 2 Tersangka Ini Pernah Sambangi Rumah Jokowi

Posting Komentar

Selain Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, 2 tersangka lain dalam kasus tudingan Ijazah Palsu ternyata juga pernah bertemu Jokowi.


Jauh sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Rizal Fadillah dan Kurnia Tri Royani tercatat pernah menyambangi kediaman pribadi Jokowi di Solo, Jawa Tengah.


Nama keduanya kini kembali mencuat seiring dengan kunjungan terbaru Eggi dan Damai Hari Lubis.


Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis diketahui baru saja mendatangi rumah Presiden ke-7 RI tersebut pada Kamis (8/1/2026) lalu.


Pertemuan yang tertutup itu berlangsung mengharukan.


Sekretaris Jenderal Relawan Jokowi (ReJo), Muhammad Rahmad menyebut, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis berpelukan dengan Jokowi dalam pertemuan itu.


"Saya menyaksikan sendiri bagaimana Pak Eggi dan Pak Hari Damai Lubis berpelukan dengan Pak Jokowi sangat erat," kata Rahmad, Jumat (9/1/2026), dikutip dari TribunSolo.com.


Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua ReJo, Darmizal yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.


Menurutnya, Jokowi menyambut hangat kedatangan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.


Darmizal menyampaikan bahwa Eggi Sudjana memberikan hadiah buku karya tulisnya ke Jokowi dan mendoakan kesehatan Jokowi.


"Pak Eggi Sudjana menutup pertemuan dengan memimpin doa dan mendoakan bapak Jokowi beserta keluarga agar tetap sehat, sukses, dan selalu dalam lindungan Allah SWT," ujar Darmizal.


Namun, rekam jejak Rizal Fadillah dan Kurnia Tri Royani dalam menemui Jokowi sebenarnya sudah terjadi sembilan bulan yang lalu.


Tepatnya pada Rabu (16/4/2025), Rizal dan Kurnia mendatangi rumah Jokowi dengan membawa tuntutan.


Saat itu, mereka hadir bersama massa dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) untuk meminta transparansi dokumen pendidikan.


Kedatangan mereka saat itu diantaranya mendesak Jokowi memperlihatkan ijazah asli S1 Fakultas Kehutanan UGM miliknya.


Rizal Fadillah bertindak sebagai salah satu juru bicara yang vokal dalam mempertanyakan keabsahan ijazah mantan Wali Kota Solo tersebut.


"Kita datang ke pemilik (Jokowi), tapi ternyata pemilik itu sendiri tidak menunjukkan (ijazahnya), bahkan mengembalikan kepada proses pengadilan," kata Rizal Fadillah saat itu, dikutip dari tayangan YouTube Tribunnews.


Dalam pertemuan tersebut, Rizal sempat menyatakan kekecewaannya karena Jokowi enggan menuruti permintaan untuk menunjukkan ijazah.


Jokowi membenarkan dirinya menerima mereka di dalam rumahnya. Ia dengan tegas menolak menunjukkan ijazahnya kepada 4 orang yang kini menjadi tersangka itu.


"Ya Alhamdulillah sudah saya terima tadi di dalam rumah. Dan apa pun beliau ingin silaturahmi tentu saya terima dengan baik," kata Jokowi, Rabu (16/4/2025).


"Beliau mau meminta untuk bisa saya menunjukkan ijazah asli. Saya sampaikan bahwa tidak ada kewajiban dari saya untuk menunjukkan kepada mereka," imbuhnya.


Sosok Rizal Fadillah dan Kurnia Tri Royani

Kurnia Tri Royani adalah seorang advokat yang tergabung dalam Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).


Kurnia Tri Royani dikenal sebagai pengacara yang aktif menangani kasus-kasus besar, termasuk pernah mendampingi perkara hukum yang melibatkan Habib Rizieq Shihab.


Sebagai anggota Tim Pembela Ulama dan Aktivis, Kurnia sering tampil dalam forum-forum dukungan terhadap akademisi dan aktivis yang dianggap dikriminalisasi.


Rizal Fadillah adalah pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, 12 Desember 1959.


Ia pernah mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) pada Pemilu 2019, tetapi gagal.


Rekam jejak Rizal banyak berkecimpung di dunia pendidikan.


Ia pernah menjadi guru di SMA Muhammadiyah II Bandung.


Selain itu, ia juga pernah menduduki posisi sebagai kepala sekolah SMA Islam At-Tarbiyah Tasikmalaya.


Tidak hanya itu, Rizal Fadillah juga sempat menjadi dosen di Fakultas Syariah IAIN Sunan Gunung Djati.


Rizal Fadillah juga dikenal sebagai kader Muhammadiyah Jawa Barat (Jabar).


Ia sempat aktif menjabat sebagai Sekretaris DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Barat, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, hingga Ketua Lembaga Hikmah dan Kemasyarakatan Muhammadiyah Jawa Barat.(*)


Artikel telah tayang di Tribunnews

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter