Prediksi dari seorang analis politik UIN Jakarta Adi Prayitno tentang kapan akan selesainya polemik kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo 5 bulan yang lalu 100 persen akurat dan kini terbukti.
Saat awal mula polemik keaslian ijazah Jokowi sedang ramai diperbincangkan pada Juli 2025, Adi Prayitno menilai bahwa kasus tersebut akan berjalan panjang dan tidak akan selesai pada tahun 2025.
Menurut Adi, kasus ijazah Jokowi bisa berjalan hingga tahun 2029 atau 2035 mendatang.
"Bahwa ini (keaslian ijazah Jokowi) penting sih oke, tapi jangan sampai energi kita habis untuk urusan kayak gini-gini misalnya," kata Adi Prayitno, dikutip dari program AKIP tvOne, Rabu (16/12/2025).
Adi Prayitno mengaku sebenarnya tidak ingin terlalu berkomentar lebih jauh tentang keaslian ijazah Jokowi, tetapi ia memprediksi polemik tersebut akan berlangsung lebih lama.
"Karena ini adalah pertarungan politik yang bukan hanya terjadi hari ini. Ini (kasus ijazah Jokowi) bisa panjang ini."
"Bahkan bisa melampaui 2029, bisa 2035," ujar Adi.
Bahkan, menurut Adi Prayitno jika kasus tersebut dibawa ke ranah hukum, tidak ada jaminan akan memuaskan semua pihak dan mengakhiri polemik keaslian ijazah Jokowi.
"Proses hukum yang saat ini sedang terjadi, itu pun juga enggak ada jaminan akan dipercaya 100 persen," kata dia.
"Pengadilannya pun juga akan ditanyakan, benar apa enggak nih, gitu kan," lanjutnya.
Sekarang, prediksi dari Adi Prayitno yang ia sampaikan pada 5 bulan yang lalu itu mulai terbukti.
Meski tahun sudah berganti dari 2025 menjadi 2026, polemik keaslian ijazah Jokowi sampai saat ini masih berlangsung.
Lantas, seperti apakah sepak terjang Adi Prayitno? Berikut rekam jejaknya.
Rekam Jejak Adi Prayitno
Adi Prayitno adalah analis politik UIN Jakarta yang kerap menjadi narasumber di sejumlah televisi swasta nasional.
Analisisnya yang tajam tentang dinamika politik nasional membuatnya kerap dipercaya untuk menjadi narasumber.
Adi adalah lulusan sarjana bidang ilmu politik di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Ia juga telah memiliki gelar S2. Gelar S2 ia dapatkan dari Universitas Indonesia (UI).
Adi Prayitno memang alumni UI. Ia meraih gelar akademik S2 Master of Infrastructure Planning di UI pada 2013.
Nama lengkap berikut dengan gelarnya adalah Adi Prayitno, M.I.P.
Setelah meraih gelar S2, Adi Prayitno mulai merintis reputasinya sebagai akademisi dengan mengeluarkan karya-karya ilmiah.
Sejumlah karya ilmiahnya yang populer di antaranya yakni berjudul Politik akomodasi Islam: percikan pemikiran politik Bahtiar Effendy dan Prahara partai Islam: komparasi konflik internal PPP dan PKS.
Karier Adi Prayitno pun makin moncer di lingkungan akademis.
Ia tercatat pernah menjadi dosen di Universitas Teknologi Sumbawa.
Pada 2016, Adi Prayitno kemudian mengajar menjadi dosen UIN Jakarta hingga sekarang. (*)

Posting Komentar
Posting Komentar