Kabar duka datang dari Atalia Praratya, sang kakak, Adhya Pradjana, meninggal dunia.
Meninggalnya Adhya Pradjana ini bertepatan dengan proses perceraian Atalia Praratya dengan Ridwan Kamil yang sedang berlangsung.
Kabar tersebut diumumkan melalui unggahan Instagram @ataliapr pada Rabu (17/12/2025).
ATALIA PRARATYA - Atalia Praratya kehilangan kakak kandung di tengah proses cerai dengan Ridwan Kamil
ATALIA PRARATYA - Atalia Praratya kehilangan kakak kandung di tengah proses cerai dengan Ridwan Kamil (Instagram/@ataliapr)
"Innalillahi wa inna ilaihi rooji’uun..
Telah berpulang kakak tercinta dari Atalia Praratya:
Alm. Adhya Pradjana Bin Syarif Puradimadja
Kami sekeluarga mohon doa agar almarhum diterima seluruh ibadahnya, diampuni segala dosanya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Mohon dimaafkan apabila alm. memiliki kesalahan dan kekhilafan.
Mohon doa agar kami yang ditinggalkan diberi kekuatan dan keikhlasan.."
Sosok Adhya Pradjana
Limfoma dari Sisi Kemanusiaan: Kisah yang Menguatkan
Lymphoma Asia
by TaboolaSponsored Links
Dari informasi yang beredar, Adhya Pradjana meninggal dunia di usia 55 tahun.
Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang bergerak di bidang Konsultan Politik dan Kebijakan.
Adhya Pradjana adalah politisi Partai Golkar yang sempat maju dalam pemilu 2024.
Ia mencalonkan diri sebagai anggota DPRD wilayah Bekasi, Jawa Barat.
Adhya Pradjana lulusan SMA Swasta BPI 3 pada tahun 1989.
Kini jenazahnya disemayamkan di rumah duka di Bekasi, Jawa Barat.
Bertepatan Sidang Perdana Perceraian Atalia
Meninggalnya Adhya Pradjana bertepatan dengan sidang perdana perceraian Atalia dan Ridwan Kamil.
Sidang tersebut digelar di Pengadilan Agama Bandung pada Rabu (17/12/2025).
Namun baik Atalia dan Ridwan Kamil sama-sama tidak hadir.
Meski tengah menghadapi proses perceraian, Atalia Praratya tetap menjalani aktivitas sehari-harinya sebagai anggota DPR RI.
Dalam unggahan InstaStory terbarunya, Atalia terlihat menghadiri berbagai agenda kedinasan, termasuk kunjungan ke Aceh untuk melihat langsung kondisi korban bencana. Mobilitasnya pun masih tinggi, berpindah antara Jakarta dan Bandung.
Kuasa hukum Atalia, Debi Agusfriansa, menegaskan bahwa kliennya tidak larut dalam tekanan maupun kegaduhan publik.
Atalia memilih bersikap tenang, mengikhlaskan, dan menyerahkan seluruh proses pada ketentuan hukum.
“Kalau soal isi batin, intinya ibu Atalia menyampaikan saling mendoakan saja.
Semoga badai cepat berlalu,” ujar Debi.
Debi juga menepis isu bahwa Atalia mengalami tekanan mental atau depresi akibat sorotan publik.
Menurutnya, Atalia dalam kondisi baik dan tetap fokus menjalankan tanggung jawab sebagai pejabat publik.
Sikap mengikhlaskan menjadi pilihan Atalia dalam menghadapi situasi ini, sambil berharap hasil terbaik bagi semua pihak.
“Mohon doanya saja. Semoga yang terbaik buat ibu dan bapak,” katanya. (Tribunnewsmaker)


Posting Komentar
Posting Komentar