Ijazah lulusan Fakultas Kehutanan UGM yang diperlihatkan Roy Suryo semakin menguatkan kejanggalan ijazah Jokowi.
Pengacara Roy Suryo Cs, Ahmad Khozinudin, kembali menegaskan klaim pihaknya terkait dugaan kepalsuan ijazah Presiden ke-7 RI, Jokowi.
Ia mengatakan, kesimpulan tersebut merujuk pada kajian forensik digital yang dilakukan salah satu kliennya, Rismon Sianipar.
“Ijazah Jokowi 11.000 triliun persen palsu. Ungkapan hiperbolis dan metaforis ini dikenal publik, setelah klien kami Dr Rismon Sianipar mempopulerkannya,” kata Ahmad kepada fajar.co.id, Sabtu (13/12/2025).
Dijelaskan Ahmad, ungkapan tersebut merujuk pada klaim data terkait uang di kantong Presiden Jokowi yang sempat viral di media sosial, sebelum kemudian dihapus dari akun resmi Kesekretariatan Presiden.
“Ungkapan ini, merujuk klaim data uang di kantong Jokowi, yang dulu pernah viral lalu dihapus videonya dari akun resmi Kesekretariatan Presiden,” ucapnya.
Ahmad menegaskan bahwa tudingan ijazah palsu yang mereka sampaikan, menurutnya, bukan sekadar klaim tanpa dasar.
“Ijazah Jokowi palsu, bukanlah sekedar klaim. Melainkan kesimpulan akhir dari hasil kajian forensik digital,” katanya.
Untuk mempertanggungjawabkan kajian tersebut secara ilmiah, lanjut Ahmad, Rismon Sianipar menuangkan seluruh hasil analisisnya dalam sebuah buku berjudul Jokowi's White Paper.
“Untuk mempertanggungjawabkan kajiannya secara ilmiah, Dr Rismon Sianipar menuliskan seluruh argumentasinya dalam sebuah buku berjudul 'Jokowi's White Paper',” sebutnya.
Ia menuturkan, buku tersebut memuat berbagai latar belakang, dasar teori, metode, hingga simpulan akhir dari kajian yang dilakukan. Sejumlah kasus internasional juga dirujuk sebagai pengantar. (*)

Posting Komentar
Posting Komentar