infoselebb.my.id: Ijazah yang Ditampilkan Bareskrim Berbeda dengan Gelar Perkara Khusus, Dokter Tifa: Polda Blunder - LESTI BILLAR

Ijazah yang Ditampilkan Bareskrim Berbeda dengan Gelar Perkara Khusus, Dokter Tifa: Polda Blunder

Posting Komentar

Pakar Neuroscience Behavior sekaligus Pegiat Media Sosial, dr Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa

Dokter Tifauzia Tyassuma menguliti kinerja Polda Metro Jaya dalam penanganan kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Jokowi.


Ia bahkan menyebut aparat kepolisian telah melakukan blunder serius yang berujung pada dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).


“Polda blunder!," ujar Tifa di X @DokterTifa (19/12/2025).


Tifa, yang tergabung dalam kelompok Roy Suryo, Rismon Hasiholan, dan dirinya sendiri (RRT), secara tegas menyatakan bahwa dokumen ijazah yang ditunjukkan penyidik berbeda dengan yang pernah ditampilkan sebelumnya.


"Kami, RRT berani pastikan, bahwa Ijazah yang ditampilkan Bareskrim dengan yang ditampilkan pada Gelar Perkara Khusus di Polda Metro Jaya100 persen berbeda!,” tegasnya.


Atas dasar itu, ia mengingatkan Kepolisian RI agar berhati-hati dalam menangani perkara yang dinilainya sarat kriminalisasi.


“Karena itu saya ingatkan kepada Kepolisian RI agar berhati-hati dengan kasus Kriminalisasi kepada RRT. Sesuai dengan warning dari Prof Mahfud, bahwa kasus pidana kepada RRT melanggar HAM!," tukasnya.


Tifa juga menyinggung proses gelar perkara khusus yang berlangsung hingga larut malam.


Baginya, pihak RRT baru diperkenankan melihat ijazah yang dimaksud hanya beberapa menit sebelum kegiatan berakhir.


“RRT diperkenankan melihat Ijazah yang disebut aleh Polda, hanya beberapa menit sebelum Gelar Perkara Khusus, di jam 23.20 hampir tengah malam," Tifa menuturkan.


"Setelah sejak jam 14.00 kami menunggu sampai gelar perkara khusus berlangsung selama 7 jam hampir tengah malam!," tambahnya. (*)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter