infoselebb.my.id: Diajak Cak Imin Tobat Nasuha, Bahlil Lahadalia: Semuanya, yang Bisa Perintah Saya Presiden Prabowo - LESTI BILLAR

Diajak Cak Imin Tobat Nasuha, Bahlil Lahadalia: Semuanya, yang Bisa Perintah Saya Presiden Prabowo

Posting Komentar

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menanggapi ajakan Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin terkait seruan untuk melakukan tobat nasuha imbas bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera.


Bahlil menyatakan bahwa ajakan itu tidak hanya berlaku bagi dirinya, tetapi juga semestinya mencakup semua pejabat, termasuk Cak Imin sendiri.


"Kalau pertaubatan nasuha, Cak Imin juga pertaubatan nasuha lah.


Semuanya ya. Oke ya? Semua kita semua harus apa ya... ya evaluasi diri, ya," kata Bahlil di Istana, Jakarta, Kamis (4/12/2025).


Bahlil menegaskan bahwa dalam menjalankan tugasnya sebagai menteri, satu-satunya pihak yang berwenang memberikan perintah kepadanya adalah Presiden Prabowo Subianto.


Karena itu, ia memilih fokus pada mandat yang diberikan Presiden, terutama terkait penanganan bencana di Sumatera.


"Kalau saya kan, Presiden saya kan Pak Presiden Prabowo.


Yang bisa di kabinet, yang bisa perintah saya Pak Presiden Prabowo," ujarnya.

Bahlil Lahadalia saat ditemui di Kawasan Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (13/11/2024).

Bahlil Lahadalia saat ditemui di Kawasan Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (13/11/2024). (Bambang Ismoyo/Tribunnews.com)

"Dan saya fokus untuk menjalankan urusan rakyat dan apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden. Saya lagi urus urusan di lokasi bencana," tambahnya.


Sebelumnya, Cak Imin diketahui mengirim surat kepada tiga menteri Menteri Kehutanan, Menteri ESDM, dan Menteri Lingkungan Hidup untuk mengajak mereka melakukan tobat nasuha.


Ajakan itu disampaikan sebagai respons atas bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.


"Pada kesempatan ini saya mengajak semua pihak untuk mari bersama-sama bahu-membahu, memperbaiki.


Hari ini saya berkirim surat ke Menteri Kehutanan, Menteri ESDM, Menteri Lingkungan Hidup untuk bersama-sama evaluasi total seluruh kebijakan, policy dan langkah-langkah kita sebagai wujud komitmen dan kesungguhan kita sebagai pemerintah," ujar Cak Imin pada Senin (1/12/2025).


"Bahasa NU-nya tobatan nasuhah," sambungnya.


Ia menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan tobat nasuha adalah evaluasi menyeluruh terhadap segala kebijakan yang berkaitan dengan lingkungan hidup, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaannya.


Menurutnya, bencana yang terjadi merupakan peringatan keras atas kelalaian manusia.


"Kiamat bukan sudah dekat, kiamat sudah terjadi akibat kelalaian kita sendiri," ucap Cak Imin.


(TribunTrends.com/Kompas.com) 


Jangan lewatkan berita-berita TribunTrends.com tak kalah menarik lainnya di Google News , Threads dan Facebook 

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter