Akhirnya misteri cek Rp 3 miliar Mbah Tarman untuk mahar Sheila Arika beberapa bulan lalu terungkap.
Kini, Mbah Tarman dipenjara setelah terbukti mahar cek Rp 3 miliar untuk Sheila Arika palsu.
Pernikahan Mbah Tarman dan Sheila Arika pada bulan Oktober 2025 lalu sempat mengegerkan jagad dunia maya.
Hal ini lantaran Mbah Tarman memberikan mahar fantastis yakni berupa cek senilai Rp 3 Miliar.
Selain mahar yang tergolong fantastis, perbedaan usia keduanya yang terpaut 51 tahun menjadikan pernikahan ini menjadi sorotan netizen.
Kini, Mbah Tarman ditetapkan sebagai tersangka terkasi kasus cek Rp miliar untuk mahar pernikahannya.
Mbah Tarman kini ditetapkan tersangka terkait kasus cek Rp 3 Miliar yang dijadikan sebagai mahar pernikahannya bersama Sheila Arika.
Sementara itu, akun Sheila Arika saat ini tidak begitu aktif di media sosial instagram.
Setelah kisah pernikahannya viral di kalangan jagat maya, akun media sosial milik Sheila Arika sudah sulit untuk ditemukan.
Baik di Instagram maupun TikTok, akun media sosial Sheila Arika sudah sulit menemukan yang asli.
Sebab, ada beberapa nama akun dan foto serupa, yang diduga kuat sudah menduplikasi akun asli milik Sheila.
Kini setelah dua bulan menikah, fakta baru terungkap dalam pemeriksaan Mbah Tarman terkait mahar berupa cek senilai Rp3 miliar tersebut.
Pada Rabu (5/11/2025), Kakek Tarman akhirnya memenuhi panggilan resmi Satreskrim Polres Pacitan setelah sebelumnya tiga kali mangkir.
Kakek Tarman hadir bersama dua kuasa hukumnya.
Polisi belum mengungkap detail pemeriksaan, namun Kakek Tarman dijadwalkan kembali hadir pada Kamis (6/11/2025), dengan membawa cek yang diduga palsu.
Dikutip dari Kompas.com, kuasa hukum Mbah Tarman, Bardul Amali mengatakan cek tersebut merupakan pemberian dari rekan bisnis samurai 7 tahun lalu.
“Ceknya benar, diberikan oleh temannya saat bisnis samurai. Tapi sekarang tidak bisa dihubungi,” ujar Badrul, Jumat (7/11/2025).
“Pengakuan asli, tapi soal keaslian secara perbankan, Pak Tarman tidak paham,” jelas Badrul.
Kendati nominalnya fantastis, dikabarkan cek tersebut hilang saat dibawa ke kamar usai akad nikah keduanya dilangsungkan.
Mbah Tarman mengaku tidak fokus, dan hanya menaruhnya begitu saja. Hingga kini, cek masih dicari.
“Pengakuan asli, tapi soal keaslian secara perbankan, Pak Tarman tidak paham,” jelas Badrul.
Kakek Tarman, menurut kuasa hukumnya, berjanji akan mengganti nilai mahar Rp 3 miliar itu secara bertahap dengan pendapatan dari usaha pengepulan cengkeh.
Meski ditetapkan sebagai tersangka, Sheila dikabarkan tetap setia terhadap suaminya yakni Mbah Tarman.
Menurut kuasa hukum Mbah Tarman, Imam Bajuri, Sheila mendampingi suaminya untuk memenuhi panggilan penyidik namun tidak ikut hingga ke Mapolres.
“Istrinya tetap setia terhadap mbah Tarman. Saat memenuhi panggilan penyidik, ia ikut mendampingi Tarman sampai di kantor kami,” kata Imam Bajuri.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pacitan AKP Khoirul Maskanan mengungkap saat ini status Mbah Tarman sudah menjadi tersangka serta ditahan.
“Iya, Mbah Tarman kami tahan,” ujar Khoirul, Jumat (5/12/2025) dikutip dari Surya.co.id.
Menurutnya, penyidik menetapkan Mbah Tarman sebagai tersangka, setelah menemukan dua alat bukti yang memenuhi unsur pemalsuan dokumen.
Terungkap profesi Kakek Tarman yang viral nikahi gadis dengan mahar cek Rp 3 miliar.
Tarman mengatakan, dirinya kini tengah sibuk untuk membuat bisnis baru berupa pabrik.
Dalam sebuah wawancara yang dikutip dari akun Instagram @andreli48, Tarman menyebut dirinya adalah seorang pengusaha swasta yang tengah menjalankan berbagai proyek bisnis.
“Saya swasta, saya mengikuti proyek saya sendiri,” ujar Tarman.
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan rencana bisnis barunya: membangun pabrik rokok dalam waktu dekat.
“Ya betul (pabrik rokok), baru mau,” kata Tarman.
Tarman membenarkan bahwa mahar berupa cek Rp 3 miliar yang diberikannya kepada Sheila adalah asli, bukan rekayasa seperti yang dituduhkan sebagian netizen.
“Betul, saya kasih mahar Rp 3 miliar ke istri. Dan uangnya memang ada di bank,” tegasnya.
Isu soal mahar palsu mulai merebak setelah sebuah akun TikTok bernama "Kandang Pacitan" menyebut, cek tersebut tidak sah dan menuding Tarman sebagai penipu.
Bahkan disebutkan, Tarman kabur setelah kedoknya terbongkar sambil menggondol motor milik Sheila.
Namun, Tarman membantah semua tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak kabur, melainkan sedang berbulan madu dengan sang istri di kota lain.
“Itu tidak benar. Saya masih bersama istri saya. Saya tidak lari dan tidak pisah,” ungkapnya.
Tarman pun menyebut bahwa ia memang punya uang di bank senilai miliaran yang ditabung di bank.
Karenanya isu soal mahar berupa cek Rp3 miliar tersebut palsu adalah berita bohong, dan Tarman mengatakan bahwa uang 3 miliar hanya belum dicairkan saja.
"Iya (uangnya sudah ada di bank)," pungkas Tarman.
Ibunda Sheila, Kana Kumalasari, juga ikut buka suara untuk meluruskan berbagai kabar miring yang menyeret nama menantunya.
Menurut Kana, Tarman dan Sheila memang pergi bersama dan sempat berpamitan sebelum berangkat bulan madu.
“Itu hoaks. Aslinya tidak kabur. Mereka pamitan, sekitar jam 9 malam,” jelas Kana dalam video yang diunggah akun Instagram @undercoverid.
Namun, Kana juga menyebut bahwa hingga saat ini, keluarga belum menerima uang tunai Rp 3 miliar maupun mobil Toyota Camry yang dijanjikan oleh Tarman sebagai bagian dari mahar.
“Kalau sampai detik ini, belum ada yang diterima, baik uang Rp 3 miliar maupun mobil Camry,” ujar Kana.
Setelah viral, beragam isu mulai bermunculan, salah satunya menyebut bahwa Tarman telah dilaporkan ke media sosial karena diduga melakukan penipuan.
Akun TikTok "Kandang Pacitan" mengklaim bahwa Tarman kabur karena merasa terancam setelah banyak laporan muncul.
“Setelah menikah, dia terindikasi penipu karena banyak laporan dari sosmed. Akhirnya keluarga (Sheila) mulai percaya,” ujar narasi akun tersebut.
“Karena merasa terancam, dia melarikan diri. Kalau tidak, dia bisa tertangkap,” sambungnya.
Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait laporan hukum atau tindakan penipuan terhadap Tarman. (*)

Posting Komentar
Posting Komentar