infoselebb.my.id: Usia 46, Della Puspita Baru Terbuka Siapa Ayah Kandungnya yang Asli, Pria Jepang Sudah Lama Hilang - LESTI BILLAR

Usia 46, Della Puspita Baru Terbuka Siapa Ayah Kandungnya yang Asli, Pria Jepang Sudah Lama Hilang

Posting Komentar

Hadir di kanal YouTube Feni Rose pada Sabtu (8/11/2025) Della Puspita terbuka menceritakan lika-liku hidup yang ia alami, termasuk soal sosok ayah kandung.


Jauh sebelumnya, Della Puspita pernah heboh diberitakan sebagai anak durhaka.


Tuduhan itu datang dari seorang pria bernama Henry Pasman yang mengaku sebagai ayah Della Puspita.


Namun kini bercerita pada Feni Rose, Della Puspita akhirnya mengungkap siapa Henry Pasman juga siapa ayah kandungnya yang asli.


Keyakinan Della Puspita soal sosok ayah kandungnya itu berdasarkan pada cerita sang ibu.


"Aku sejuta persen berpegang teguh pada apa yang aku dengar dari ibu aku, karena kan yang ngalamin dia," ungkap Della.


Cerita bermula dari ibu kandung Della Puspita yang pernah bekerja sebagai waiter di masa mudanya.


Ketika itu, ibu Della Puspita memang sudah jadi tulang punggung keluarga.


"Kronologinya ibu aku kan dulu emang tulang punggung keluarga.


Keluarga nenek aku itu bukan orang punya, kita tinggal di kampung.


Jadi ibu aku itu menghidupi adik-adiknya ada lima orang," jelas Della.


Karena kondisi ekonomi, ibu kandung Della hanya sekolah hingga tamat SD saja.


Setelahnya ia terpaksa bekerja karena desakan ekonomi keluarga.


"Dia kerja jadi babysitter pernah, ikut orang kayak pembantu rumah tangga juga pernah.


Terus akhirnya dia memutuskan jadi waiter di bar gitu."


Ketika ibunya bekerja sebagai waiter itulah sang ibu bertemu dengan seorang pria Jepang bernama Tosiyoni Sishawa.


Pria inilah yang diyakini sang ibu sebagai ayah kandung Della Puspita.


"Dia ketemu laki-laki, orang Jepang yang namanya Tosiyoni Sishawa.


Terus hamil."


Namun ketika usia kandungan mencapai tujuh bulan, kontrak kerja Tosiyoni Sishawa di Indonesia berakhir sehingga ia harus kembali ke Jepang.


Saat itu, ia memberikan pilihan kepada ibunda Della Puspita.


"Ibuku diberi pilihan diajak untuk tinggal di Jepang, karena kan dalam keadaan hamil."


Tapi sang ibu berat meninggalkan Indonesia karena masih harus menghidupi keluarga.


"Ibuku bilang nggak bisa, kalau mau kamu bolak-balik aku tetap tinggal di sini.


Karena aku harus menghidupi adik dan orangtua aku."


Tapi Tosiyoni Sishawa menolak permintaan itu, ia tegas meminta ibu Della Puspita untuk ikut atau ditinggal.


Akhirnya sang ibu tetap memilih tinggal di Indonesia.


"Bahasanya ibuku kalau aku pergi, aku hidup tapi adikku empat yang mati.


Akhirnya dia milih tetap di Indonesia."


Dari situlah ibunda Della kehilangan kontak dengan Tosiyoni Sishawa.


"Sama sekali hilang, nggak pernah ada kontak, nggak pernah kirim surat.


Benar-benar hilang sama sekali hilang."


Sosok Henry Pasman

Ibunda Della akhirnya menikah dengan pria lain bernama Henry Pasman ketika usia Della 11 bulan.


Pria inilah yang pernah membuat heboh karena menuduh Della sebagai anak durhaka.


Pernikahan ibu dan Henry Pasman berjalan harmonis hingga usia Della Puspita menginjak dua tahun.


Ketika itu sebuah peristiwa besar terjadi yang langsung menghancurkan keluarganya.


Henry Pasman ternyata ketahuan berselingkuh bahkan sampai menghamili adik kandung ibu Della Puspita.


"Kehidupan rumah tangga sepertinya baik-baik aja, tapi pada saat aku umur dua tahun ibu aku itu berkonflik sama Henry Pasman ini.


Karena saat itu Henry Pasman menghamili adik kandung ibu aku," ungkap Della.


Perselingkuhan itu terungkap berawal dari kasak-kusuk tetangga.


Tetangga menyadari kejanggalan sikap antara Henry Pasman dan adik ibu Della Puspita yang bernama Asih.


"Tahunya ibu aku itu awalnya dari tetangga.


Ada desas-desus tetangga ngomong kayaknya ada yang aneh dari adik kamu sama suami saya.


Terus ibu diam-diam buntutin dan sempat ngelihat dari jauh mereka check in di hotel pinggir jalan," jelas Della.


Awalnya, sang ibu hanya memberi peringatan saja tanpa mempermasalahkan masalah ini.


Namun suatu hari, Asih ternyata hamil dari perselingkuhan itu.


"Tadinya masih ditegur biasa, sampai puncaknya Lik Asih ini hamil."


Pernah Disiksa Sewaktu Kecil

Tak hanya soal itu, Della Puspita juga mengenang bagaimana ia diperlakukan tidak menyenangkan oleh Henry Pasman.


Ketika Henry Pasman berpisah dari ibunya, Della Puspita pernah diambil paksa dan dibawa ke Jember.


Di Jember, Della Puspita tinggal bersama Henry Pasman dan Lik Asih yang kala itu sudah melahirkan seorang putra bernama Yusuf.


Di momen inilah Della Puspita pernah diperlakukan tidak menyenangkan oleh ayah tirinya.


"Perlakuannya dia ke aku yah namanya juga bukan anak kandung ya.


Kalau dia marah, aku dipukul pakai ikat pinggang, pakai gagang sapu," ungkap Della sambil menangis.


Memori tidak menyenangkan saat dia kecil itu ternyata diingat hingga kini.


Della bahkan memgingat betul bagaimana ia pernah dipukuli karena bermain di got depan rumah.


"Kalau misalnya aku pulang sekolah, aku main-main. Lagi hujan aku main depan got.


Itu aku langsung diseret, dipukulin."


Memori tidak menyenangkan itu berakhir setelah Della diambil kembali oleh sang kakek.


Della lalu tinggal kembali bersama sang ibu di Malang.


Namun penderitaannya ternyata belum berakhir.


Tak lama setelah Della kembali ke Malang, Henry Pasman juga kembali ke Malang dan membangun rumah di sana.


Karena tinggal berdekatan, Della lagi-lagi menerima perlakuan tidak menyenangkan.


Suatu hari, pernah Henry Pasman marah kepada Della Puspita.


"Kalau dia marah, mukaku tu dipegang aku disuruh buka mulut aku, terus mulut aku diludahin.


Aku sempat ngalamin kayak gitu," ucap Della.


Semua kenangan buruk itu akhirnya membuat Della Puspita sulit memaafkan Henry Pasman.


Bahkan ketika Henry Pasman menghadapi sakaratul maut, Della Puspita mengaku belum bisa memaafkan ayah tirinya itu. (Tribunnewsmaker)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter