
Di tengah polemik dugaan perselingkuhan serta laporan polisi yang menjerat Inara Rusli dan Insanul Fahmi, kini muncul fakta terbaru yang membuat publik semakin melongo.
Insanul Fahmi mengungkap bahwa Inara Rusli sempat tidak mengetahui bahwa dirinya masih memiliki istri sah, Wardatina Mawa, saat hubungan mereka dimulai.
Pengakuan mengejutkan itu disampaikan Insanul Fahmi dalam perbincangannya bersama dr Richard Lee di YouTube.
Ia membeberkan bahwa Inara Rusli pada awalnya memilih mundur begitu mengetahui status pernikahan Insanul Fahmi yang masih berlaku secara resmi.
Menurutnya, keputusan Inara Rusli untuk menjauh menunjukkan bahwa sejak awal perempuan tersebut tidak ingin terlibat dalam hubungan yang bertentangan dengan norma.
“Waktu itu dia bilang, ‘Udah deh nggak usah lanjut, aku nggak mau ikut-ikut’,” ujar Insanul Fahmi, dilansir dari YouTube dr. Richard Lee, MARS Rabu (26/11).
Ia menegaskan bahwa Inara Rusli benar-benar tidak mengetahui status dirinya sebelum akhirnya ia sendiri yang meyakinkan perempuan itu untuk tetap melanjutkan hubungan.
Insanul Fahmi juga menyebut bahwa salah satu alasan Inara Rusli luluh karena ia pernah memiliki keinginan untuk menjalani poligami.
Selain itu, Insanul Fahmi mengklaim bahwa Mawa sebelumnya juga pernah memberi izin terkait hal tersebut.
"Jadi dia nggak tahu apa-apa, terus aku coba yakinin, terus habis itu dia mau karena dulu dia sempet pengen poligami juga dan aku tahu Mawa pernah mengizinkan juga,” ungkap Insanul.
Setelah berhasil membujuk Inara Rusli, Insanul Fahmi mengatakan bahwa ia segera memberi tahu Wardatina Mawa mengenai niatnya berpoligami.
Respons awal Mawa disebut-sebut cukup positif.
Namun, kondisi rumah tangga mereka yang sudah lama bermasalah membuat situasi semakin rumit.
Insanul Fahmi mengaku berada dalam posisi sulit, terhimpit antara menjaga keluarga yang telah ia bangun dengan Wardatina Mawa dan mempertahankan hubungannya yang baru bersama Inara Rusli.
“Waktu itu aku coba mempertemukan mereka, aku coba buka diskusi bareng,” jelas Insanul Fahmi.
Ia mengakui bahwa langkah-langkah yang ia ambil mungkin salah, tetapi ia tetap berusaha memperbaiki keadaan.
“Aku kasihan anak kalau orang tuanya pisah, kasihan istri kalau pisah. Pokoknya anak jadi korban. Itu yang buat aku serba salah,” ungkapnya.
(TribunStyle.com/Putri Asti)
Jangan lewatkan berita-berita TribunNewsmaker.com tak kalah menarik lainnya di Google News , Threads dan Facebook
Posting Komentar
Posting Komentar