infoselebb.my.id: Reka Adegan Ahmad Sahroni Ngumpet 7 Jam di Toilet saat Rumahnya Dijarah, Sempat Ketahuan: Lo Siapa? - LESTI BILLAR

Reka Adegan Ahmad Sahroni Ngumpet 7 Jam di Toilet saat Rumahnya Dijarah, Sempat Ketahuan: Lo Siapa?

Posting Komentar

Ahmad Sahroni menjadi salah satu pejabat yang terdampak penjarahan pada Agustus 2025.


Rumahnya yang berada di Tanjung Priok, Jakarta Utara dijarah habis-habisan.


Hal itu tersebut dipicu ucapannya yang dianggap merendahkan masyarakat.


Ditambah lagi saat itu citra anggota DPR sedang buruk di mata publik karena dinilai tidak berempati.


Ahmad Sahroni sempat dirumorkan berada di Singapura saat penjarahan terjadi.


Namun faktanya, ia berada di rumah dan bersembunyi.


Hal itu terkuak lewat pengakuannya di YouTube Total Politik.


Sahroni mendatangi rumahnya untuk pertama kali setelah insiden penjarahan.


Ia terlihat speechless melihat isi rumahnya ludes dan berantakan.


Ahmad Sahroni Sembunyi


Sahroni kemudian mengaku saat rumahnya dijarah, dirinya bersembunyi ke lantai 4 melalui lift.


"Begitu mereka merangsak hancur-hancurin yang pertama, ini lift kan aksesnya cuma gue yang bisa masuk ke atas, jadi pintu (lift) dalam keadaan terbuka, gue taruh ganjelan, kalau udah agak serem baru gue naik," kata Sahroni dikutip dari YouTube Total Politik, Kamis (6/11/2025).


Sahroni berencana sembunyi di plafon toilet lantai empat.


Namun ternyata plafon tersebut tidak cukup kuat menopang tubuh Sahroni.

PENGAKUAN SAHRONI - Ahmad Sahroni reka adegan sembunyi saat rumahnya dijarah pada Agustus 2025. Sahroni sembunyi di bawah wastafel toilet.

PENGAKUAN SAHRONI - Ahmad Sahroni reka adegan sembunyi saat rumahnya dijarah pada Agustus 2025. Sahroni sembunyi di bawah wastafel toilet. (YouTube Total Politik)

Sahroni akhirnya turun dan bersembunyi di bawah wastafel dengan posisi pintu terbuka.


"Gue tadinya mau ke sini (plafon) nyelametin diri, akhirnya enggak kuat, gue turun, tangan gue lecet.


Gue ngumpetlah di sini (bawah wastafel toilet), gue duduk dalam keadaan begini, sendiri, pintunya keadaan terbuka," lanjutnya.


Sahroni bersembunyi di bawah wastafel toilet selama kurang lebih tujuh jam.


Ia baru berani keluar dari toilet saat Isya.


"Gue ngumpet selama tujuh jam, gue keluar saat Isya," ucap Sahroni.


Sahroni masih bertahan di lantai empat sampai beberapa waktu.


Pasalnya rumahnya masih dikerubungi banyak orang.


Sahroni bahkan bersembunyi lagi di toilet karena mendengar suara orang datang.

MASSA GERUDUK RUMAH SAHRONI - Massa menggeruduk dan menghancurkan rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Jalan Swasembada Timur XXII, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/8/2025) sore. Massa melempari rumah bernomor 52 itu dengan batu dan benda-benda lainnya.

MASSA GERUDUK RUMAH SAHRONI - Massa menggeruduk dan menghancurkan rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Jalan Swasembada Timur XXII, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/8/2025) sore. Massa melempari rumah bernomor 52 itu dengan batu dan benda-benda lainnya. (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Pada momen itulah ia berpura-pura sebagai penjaga rumah.


Wajahnya juga dipoles debu sehingga tak dikenali orang.


"Dia lihat begini, ada gue di situ, dia tanya 'Lo siapa?' (gue jawab) penjaga rumah.


Muka gue udah hitam karena gue ambil debu-debu ini, sengaja (nyamar), kayak main film," paparnya.


Pada akhirnya Sahroni berhasil keluar dari rumahnya setelah melewati genteng rumah tetangga.


Ia ingat betul dirinya berhasil keluar pada pukul 21.22 WIB.


"Kalau enggak smart, mati gue. Di hari itu, gue udah pasrahin diri.


Kalaupun akhirnya ketemu dan mereka merajuk gue keluar, gue pasti mati, makanya gue dalam keadaan tenang," jelas Sahroni.


(TribunnewsMaker.com/Febriana)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter