infoselebb.my.id: Geledah Mobil AKBP Basuki! Ditemukan Tas Wanita, Obat & Pakaian, Titik Terang Kematian Dosen Untag - LESTI BILLAR

Geledah Mobil AKBP Basuki! Ditemukan Tas Wanita, Obat & Pakaian, Titik Terang Kematian Dosen Untag

Posting Komentar

Kasus kematian Dwinanda Linchia Levi, dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, terus menyeret perhatian publik.


Di balik misteri yang menggelayut, aparat kepolisian kini semakin mendalami rangkaian peristiwa yang melibatkan dirinya dan seorang perwira menengah Polda Jawa Tengah, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Basuki.


Dalam upaya mengurai benang kusut kasus ini, sebuah penggeledahan kendaraan menjadi titik penting yang membuka lembaran baru penyelidikan.


Penggeledahan Mobil: Awal Terbukanya Rangkaian Fakta


Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng melakukan langkah krusial dengan menggeledah mobil pribadi milik AKBP Basuki.


Penggeledahan yang berlangsung di halaman Ditreskrimum tersebut menjadi momen penting ketika sejumlah barang pribadi milik sang perwira ditemukan, termasuk sebuah tas wanita yang diduga milik Dwinanda Linchia Levi, dosen berusia 35 tahun yang namanya kini menjadi pusat perhatian publik.


Menurut keterangan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, pemeriksaan kendaraan Avanza yang digunakan AKBP B dilakukan pada hari Senin, 24 November.


“Ya Olah TKP itu kemarin dengan melakukan penggeledahan mobil pribadi merek Avanza milik AKBP B di halaman Ditreskrimum. Ditemukan sejumlah barang,” ucapnya pada Selasa, 25 November 2025.

PROSES EVAKUASI - Evakuasi jenazah perempuan berinisial DDL di sebuah kamar kostel Jalan Telaga Bodas Raya Nomor 11 Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Senin (17/11/2025). Korban merupakan dosen muda Untag Semarang, yang ditemukan tewas pertama kali oleh seorang polisi berpangkat AKBP.

PROSES EVAKUASI - Evakuasi jenazah perempuan berinisial DDL di sebuah kamar kostel Jalan Telaga Bodas Raya Nomor 11 Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Senin (17/11/2025). Korban merupakan dosen muda Untag Semarang, yang ditemukan tewas pertama kali oleh seorang polisi berpangkat AKBP. (POLRESTABES SEMARANG)

Rincian Temuan: Barang Pribadi hingga Tas Misterius


Dari dalam kendaraan tersebut, penyidik berhasil mengamankan berbagai barang, termasuk pakaian milik AKBP Basuki, sejumlah obat-obatan, struk parkir Rumah Sakit Tlogorejo Semarang, serta sebuah tas perempuan.


Meski demikian, Artanto menegaskan bahwa identitas pemilik tas wanita itu masih dalam proses pendalaman.


“Obat-obatannya ini masih disita, milik siapa belum tahu.


Kalau jenis tidak belum tahu ya, karena itu obat-obatan berkaitan dengan mungkin rangkaian peristiwa tersebut,” jelasnya. 


Setiap temuan dianggap berpotensi menguraikan detail demi detail dari kejadian yang diduga melibatkan keduanya.


Memperkaya Penyidikan: Menyusun Ulang Kronologi


Kombes Pol Artanto menambahkan bahwa temuannya akan menjadi elemen penting dalam menyusun ulang kronologi peristiwa yang terjadi sebelum kematian Dosen Levi.


“Barang bukti yang disita itu kemudian untuk bahan bukti dikaitkan terkait dengan kronologis yang dilakukan sehari-hari oleh dilakukan oleh AKBP Basuki bersama Saudari D (Dosen Levi),” ujarnya.


Latar Peristiwa: Kematian di Kamar Kostel


Sebelumnya, publik dikejutkan oleh penemuan jenazah Dwinanda Linchia Levi di kamar nomor 210 sebuah kostel yang berlokasi di Jalan Telaga Bodas Raya Nomor 11, Karangrejo, Gajahmungkur, Kota Semarang.


Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin, 17 November 2025. 


Ketika kejadian berlangsung, Dosen Levi diketahui sedang bersama AKBP Basuki, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Pengendalian Massa (Dalmas) Direktorat Samapta Polda Jateng.


Dua Jalur Kasus: Etik dan Pidana


Kasus ini kemudian berkembang menjadi dua klaster berbeda.


Di satu sisi, tengah berlangsung pemeriksaan pelanggaran kode etik profesi Polri yang dilakukan AKBP Basuki karena memiliki hubungan spesial dengan Dosen Levi. 


Di sisi lain, proses penyelidikan pidana juga terus berjalan di bawah Ditreskrimum Polda Jateng untuk memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana dalam kematian tersebut. (*)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter