Kabar meninggalnya eks vokalis grup band Edane, Ecky Lamoh, tengah jadi perbincangan publik.
Para penggemarnya pun masih penasaran, Ecky Lamoh sakit apa.
Ecky Lamoh (64), vokalis berkarakter serak yang pernah memperkuat Elpamas dan Edane, berpulang pada Minggu (30/11/2025) menjelang subuh.
Kabar kepergian Ecky dikonfirmasi langsung oleh manajemen Edane melalui Chafiz.
“Betul (Ecky meninggal),” ujar Chafiz kepada Kompas.com, Minggu.
Ia menjelaskan bahwa informasi tersebut ia terima dari putri Ecky, Pohachie Ariani.
Menurut laporan keluarga, Ecky mengembuskan napas terakhir pada pukul 02.15 WIB di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta.
“Detak jantung berhenti jam 02.11, dinyatakan meninggal oleh Dokter jam 02.15 di Rumah Sakit Umum Pusat Dr.Sardjito Yogyakarta,” tutur Chafiz.
Jenazah almarhum akan disemayamkan di Rumah Duka RS Panti Rapih, Yogyakarta.
Riwayat Sakit dan Perawatan
Chafiz menjelaskan bahwa Ecky wafat setelah melewati masa perawatan akibat komplikasi penyakit yang ia derita.
“Komplikasi (penyebabnya), sudah beberapa hari di rawat,” kata Chafiz.
Beberapa hari sebelum meninggal, Ecky masih dirawat intensif di RSUP Dr. Sardjito.
Rekan-rekannya satu band, termasuk gitaris Edane, Eet Sjahranie, sempat menjenguk dan membagikan momen tersebut melalui akun media sosialnya.
“Berkesempatan menjenguk kawan lama, Eki Lamoh yang sedang mengalami sakit serius. Tawakal brotha.....” tulis Eet.
“Mohon do'a dari kawan-kawan semua untuk kesembuhan dan yang terbaik dari Allah SWT untuk beliau, aamiin,” lanjutnya.
Para personel Edane bahkan sempat menggalang dana untuk membantu biaya perawatan Ecky, yang disalurkan melalui putrinya, Phohachie Ariani.
Musisi senior Indra Lesmana juga sempat berbagi pesan singkat dengan Eet yang kemudian diunggah ulang oleh Edane pada 22 November 2025.
Dalam percakapan itu Ecky mengungkapkan bahwa ia menjalani terapi cuci darah.
“Cuci darah. (Untuk fungsi ginjal),” kata Ecky dalam pesannya kepada Indra Lesmana.
Perjalanan Karier Ecky Lamoh
Lahir di Jakarta pada 13 Juli 1961 dengan nama Alexander Theodore Lamoh, Ecky dikenal sebagai sosok vokalis dengan suara tinggi dan serak khas yang menjadi identitas rock Indonesia era 1980–1990-an.
Nama panggilannya berasal dari masa kecil.
Awalnya ia dipanggil Leki, namun karena sulit menyebutkan namanya sendiri, julukan itu berubah menjadi Eki, lalu dikenal luas sebagai Ecky.
Sementara “Lamoh” merupakan marga Minahasa dari keluarga ayahnya.
Karier musiknya sangat panjang.
Ia sempat memperkuat Elpamas, salah satu band rock paling berpengaruh di Indonesia, sebelum akhirnya bergabung dengan Edane, grup rock papan atas dengan warna musik cadas dan gaya panggung enerjik.
Selain bersama band, Ecky juga meniti karier sebagai penyanyi solo dan dikenal memiliki karakter vokal yang unik.
Meski usia tak lagi muda, Ecky masih aktif tampil dalam beberapa panggung dalam dua tahun terakhir, termasuk di konser Ahmad Dhani.
Pada akun Instagramnya, ia bahkan menyebut dirinya sebagai Presiden Vokalis Rock Indonesia, sebuah julukan yang menggambarkan kepercayaan dirinya dan perannya di skena rock nasional.
Kepergian Ecky Lamoh meninggalkan duka mendalam bagi penggemar dan komunitas musik rock Indonesia. (*)

Posting Komentar
Posting Komentar