Pandji Pragiwaksono berjanji akan menjadi pelawak yang lebih baik setelah guyonannya pada 2013 dianggap melukai masyarakat Toraja
Pandji Pragiwaksono berjanji akan menjadi pelawak yang lebih baik setelah guyonannya pada 2013 dianggap melukai masyarakat Toraja. Foto: Fakhri Hermansyah/Antara
GenPI.co - Komika Pandji Pragiwaksono berjanji akan menjadi pelawak yang lebih baik setelah guyonannya pada 2013 dianggap melukai masyarakat Toraja.
Pria 46 tahun itu juga akan berusaha lebih peka, cermat, dan peduli ketika mengeluarkan candaan di atas panggung.
“Saya juga berharap kejadian ini tidak membuat para komika berhenti mengangkat nilai dan budaya dalam karya mereka,” tulis Pandji Pragiwaksono di Instagram, Selasa (4/11).
Pandji Pragiwaksono juga angkat bicara tentang anggapan yang menyebut komika tidak boleh membahas SARA.
“Menurut saya, anggapan bahwa pelawak tidak boleh membicarakan SARA kurang tepat,” ujar Pandji Pragiwaksono.
Pandji Pragiwaksono mengatakan Indonesia adalah negara dengan keragaman luar biasa.
“Suku, agama, ras, dan antargolongan adalah bagian dari jati diri bangsa ini,” imbuh Pandji Pragiwaksono.
Menurut Pandji Pragiwaksono, yang paling penting bukan berhenti membicarakan SARA.
“Namun, bagaimana membicarakannya tanpa merendahkan atau menjelek-jelekkan,” kata Pandji Pragiwaksono.
Pandji Pragiwaksono berharap para komika tetap bercerita tentang adat dan tradisi Indonesia.
“Dengan cara yang lebih baik, lebih bijak, dan lebih menghormati,” ujar Pandji Pragiwaksono. (*)
Jangan sampai ketinggalan! Kamu sudah lihat video ini ? (*)

Posting Komentar
Posting Komentar