infoselebb.my.id: AHY Bilang Utang Whoosh Ikut Ditanggung APBN, Jubir PSI: Masa Menteri Bisa Berbeda dari Presiden - LESTI BILLAR

AHY Bilang Utang Whoosh Ikut Ditanggung APBN, Jubir PSI: Masa Menteri Bisa Berbeda dari Presiden

Posting Komentar

Jubir PSI, Dian Sandi Utama,

Jubir PSI, Dian Sandi Utama, menepis kabar yang menyebut Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan ikut menanggung utang proyek Kereta Cepat atau Whoosh.


Dikatakan Dian, Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan secara terbuka bahwa tidak ada dana APBN yang digunakan untuk membayar utang proyek tersebut.


“Presiden sudah sampaikan tidak akan pakai APBN,” ujar Dian di X @DianSandiU (6/11/2025).


Ia menyebut, Presiden bahkan sudah menjelaskan sumber dana pembayaran utang Kereta Cepat berasal dari uang sitaan hasil korupsi yang telah masuk sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).


“Bahkan beliau sampaikan, ada duit sitaan dari koruptor yang masuk PNBP untuk membayar,” sebutnya.


Dian pun mempertanyakan kebenaran kabar yang beredar bahwa Menteri AHY menyampaikan hal berbeda dari Presiden. Baginya, hal tersebut tidak masuk akal.


“Masa iya Menterinya bisa sampaikan berbeda dari Presiden? Hoax kali,” tandasnya.


Sebelumnya, AHY menyampaikan bahwa APBN akan turut berperan dalam pembayaran utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh).


Meski begitu, AHY belum membeberkan secara rinci bagaimana mekanisme pelibatan APBN dalam skema pelunasan utang tersebut.


“APBN juga pasti akan menjadi bagian, tetapi untuk seperti secara spesifiknya, nanti akan kami sampaikan pada kesempatan yang lain,” ujar AHY di Jakarta, kemarin.


Ia menjelaskan, pembahasan mengenai utang proyek kereta cepat dilakukan dalam rapat koordinasi yang digelar di Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.


Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan dari sejumlah kementerian terkait, seperti Kementerian Investasi, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.


Menurut AHY, seluruh pihak sepakat untuk mencari formula terbaik dalam upaya restrukturisasi pembiayaan proyek tersebut.


“Kami sepakat untuk menghadirkan solusi yang terbaik, yang paling visibel, yang paling baik untuk semua. Semua ingin mengambil bagian dari tanggung jawab untuk melakukan restrukturisasi keuangan kereta cepat Jakarta-Bandung,” jelasnya.


Ketua Umum Partai Demokrat itu menambahkan, pemerintah kini tengah menyiapkan sejumlah opsi pembiayaan untuk mendukung proses restrukturisasi keuangan proyek strategis nasional tersebut. (Muhsin/fajar)


Dapatkan berita terupdate dari FAJAR

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter