Ahmad Sahroni Batal Dipecat dari DPR, Balas Netizen yang Ejek Sikap Gemulainya Dulu: Apaan Sih?
Muncul lagi, Ahmad Sahroni balas ledekan netizen soal sikap gemulaunya.
Ahmad Sahroni akhirnya kembali muncul di media sosial setelah lebih dari tiga bulan vakum.
Keputusan untuk menarik diri dari dunia maya ini terjadi pasca-tragedi penjarahan di rumahnya dan banjir komentar negatif dari netizen.
Sebelumnya, Sahroni dikenal sangat aktif, sering membagikan berbagai momen di akun Instagram-nya yang memiliki lebih dari 1 juta pengikut.
Kembalinya Sahroni ke Instagram ditandai dengan unggahan foto dan video, momen yang terjadi setelah sidang putusan dugaan pelanggaran kode etik yang menjeratnya.
Dalam sidang tersebut, Ahmad Sahroni dinyatakan bersalah karena melanggar kode etik sebagai anggota DPR RI.
Sanksi diberikan karena ucapannya dinilai menggunakan diksi yang tidak pantas di hadapan publik.
Sahroni pun dijatuhi hukuman berupa penonaktifan sebagai anggota DPR RI selama enam bulan.
Wakil Ketua MKD, Adang Daradjatun, menjelaskan, "Menyatakan teradu 5 Ahmad Sahroni terbukti telah melanggar kode etik DPR RI. Menghukum teradu 5 Ahmad Sahroni nonaktif selama enam bulan berlaku sejak tanggal putusan ini dibacakan yang dihitung sejak penonaktifan yang bersangkutan sebagaimana keputusan DPP Partai Nasdem."
Meski mendapatkan sanksi, Sahroni tetap berpeluang untuk kembali aktif sebagai anggota DPR RI dalam beberapa bulan ke depan.
Balas komentar nyinyir netizen
Setelah batal dipecat dari DPR RI, Sahroni pun mengurai responnya.
Sahroni mengaku ikhlas dengan hukuman yang ia terima.
"Trimakasih kepada hakim MKD yg telah menghukum saya , sy terima dan Saya ambil Hikmah serta pelajaran kedepan lebih baik lagi aminn," kata Sahroni dalam postingan pertamanya setelah vakum, Rabu (5/11/2025).
Tak cuma mengurai soal hasil sidang MKD, Sahroni tampak kembali aktif mengunggah foto jenaka khasnya.
Terbaru pada Kamis (6/11/2025), Sahroni membagikan foto lawasnya saat tengah olahraga mengenakan outfit kuning putih.
Sahroni menuliskan caption yang menyinggung soal sikap gemulai yang identik dengan boti.
"Boti apaan sih ? botak... Bibi...bubu...," tanya Sahroni.
Postingan tersebut disinyalir adalah balasan dari Sahroni setelah dua bulan lalu ia jadi bahan ledekan netizen di media sosial.
Ya, pada September 2025, Sahroni ramai diledek di media sosial lantaran postingannya di Twitter tahun 2020 kembali viral.
Dalam unggahan tersebut Sahroni membagikan fotonya saat berpose di lapangan golf.
Belakangan netizen menyoroti caption yang ditulis Sahroni.
"Model Bukan tp jangan di cela yee... ini di fotoin kawan lg sebel sm pemaen depan... lambreta gilaaaakkk.... maaap," tulis Sahroni.
Merespon cuitan Sahroni lima tahun lalu itu, netizen meledeknya.
Dilansir dari Tribun Jakarta, tetangga rumah Ahmad Sahroni dari RT 06 RW 4 bernama Idris mengatakan bahwa Sahroni memang sehari-hari tinggal di rumah yang dijarah.
Namun saat penjarahan terjadi kata Idris, Sahrono sedang pergi ke Singapura.
"Iya tinggal di sini. Lagi ke Singapur," ujar Idris dikutip TribunnewsBogor.com.
Satu bulan berlalu, Sahroni akhirnya menjawab isu dirinya kabur ke Singapura saat rumahnya dijarah.
Melalui kolom komentar di postingan aktivis Ferry Irwandi, Sahroni menjawab pertanyaan dari netizen soal keberadaannya saat penjarahan.
Lewat akun Instagram-nya yang terverifikasi, Sahroni tegas menyebut dirinya tidak kabur saat rumahnya dijarah.
Sahroni mengakui dirinya bersembunyi di kamar mandi.
Ia juga sempat menyamar dengan cara menaburkan arang di wajah agar tidak dikenali warga.
"Gw ga kabur dan gw ada di lantai atas , 5 org yg datang ke kamar mandi pd saat gw sembunyi dan bertanya lu siapa, krn muka gw gelap pake arang jd gw ga dikenal," akui Sahroni. (*)

Posting Komentar
Posting Komentar