Isu perceraian antara Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf belakangan menimbulkan gelombang spekulasi, dan salah satu nama yang terseret adalah Alawiyah Alatas atau yang akrab disapa Mama Ala.
Tuduhan yang menuding Mama Ala sebagai penyebab perceraian itu langsung memicu reaksi keras dari Tasya.
Ia tak tinggal diam: sebagai anak, Tasya memilih berdiri di depan untuk melindungi kehormatan sang ibu.
Tasya, yang dikenal sebagai beauty influencer dengan pengikut besar, merasa tidak bisa menerima kabar yang menurutnya tak berdasar itu terus dikembangkan oleh netizen.
Tanpa menunggu suhu makin memanas, ia segera bertindak melalui akun pribadinya di Threads, sebuah langkah cepat untuk membantah narasi yang beredar dan menjelaskan konteks yang sebenarnya.
Di unggahan Threads pada Minggu, 28 September 2025, Tasya membagikan sebuah video berisi potongan komentar netizen yang menyinggung Mama Ala.
Pada video itu tertulis, "Kocak! Tasya Farasya beri semangat Un, Mama Ala: Lebih indah kalau sudah enggak punya suami," dan tulisan itu kemudian menjadi bahan spekulasi di kalangan warganet.
Merespons hal tersebut, Tasya mencoba meluruskan kesalahpahaman: apa yang diucapkan Mama Ala semata-mata lahir dari sifat jenaka dan pengalaman hidupnya, bukan sebagai dorongan untuk berpisah atau sebagai penyebab retaknya rumah tangga orang lain.
Dalam klarifikasinya, Tasya menulis panjang lebar tentang kerasnya perjalanan hidup sang ibu, yang kerap menggunakan humor sebagai cara bertahan.
"Emak gua ini standup comedian karena cobaan idupnya yang keras, ditinggal suami meninggal, ditinggal cerai.
Ditinggal ayah meninggal saat masih belia, ditinggal ibu meninggal dalam keadaan sakit parah, ditinggal anak pertamanya meninggal dunia juga," tulis Tasya Farasya dikutip Grid.ID dari Threads @tasyafarasya, Minggu (5/10/2025)
Tasya menegaskan bahwa candaan sang ibu sering muncul dari pengalaman pahit yang sudah dilalui sendiri, sebuah mekanisme bertahan yang membuat Mama Ala terbiasa meredakan beban lewat lawakan spontan.
Ia juga menekankan besarnya perjuangan Mama Ala saat harus membesarkan anak-anak sendirian setelah kehilangan figur suami atau kekasih.
"Single parent, membesarkan tiga anak sendirian tanpa bantuan siapapun laki-laki dalam hidupnya," imbuh Tasya.
Ketika hujatan dan tuduhan itu mulai diarahkan kepada ibunya, Tasya memilih mengambil sikap protektif.
Dalam nada tegas namun personal, ia memperingatkan siapa pun yang berani menyerang keluarganya lewat kata-kata kasar.
Pernyataan itu menunjukkan betapa kuat ikatan emosional antara Tasya dan sang ibu, dan seberapa jauh Tasya siap melindungi nama baik keluarga mereka.
"Kalau ada yang berani ngatain nyokap gue, gue hajar lu breh, plok (gaplok). Sayang Bu Ala so much," tandas Tasya Farasya.
Tasya Farasya ucap terima kasih ke Ahmad Assegaf, singgung move on
Rumah tangga Tasya Farasya masih menjadi sorotan karena kabar perceraiannya.
Kini Tasya Farasya sedang menjalani proses perceraian dengan suaminya, Ahmad Assegaf.
Rumah tangga yang telah dibangunnya selama 7 tahun hancur berantakan dalam sekejap.
Ahmad Assegaf ketahuan telah menggelapkan dana perusahaan milik tasya Farasya hingga puluhan miliar rupiah.
Di awal kabar perceraian, Tasya Farasya kerap membagikan kondisinya yang begitu terpukul.
Banyak video kesedihannya melihat rumah tangaa diambang perpisahan.
Namun, kini beauty vlogger itu tampak lebih enjoy dengan fase hidupnya ini.
Tasya Farasya terlihat lebih menikmati hidupnya yang siap menjadi seorang janda.
Di tengah proses cerainya itu, satu ketakutan terbesar Tasya rupanya tak terbukti.
Ia awalnya mengaku khawatir bakal sangat terpukul dan menderita karena memilih perceraian.
Namun hal itu nyatanya tak terbukti.
Nampak dari unggahan terbaru Tasya di laman media sosial Threads, Ibu dua anak itu bahkan mengaku sudah bangkit alias move on.
"Gue tuh dulu takut move on susah... ternyata gampang banget. Rahasianya? Lo sendiri," jelas Tasya, dari laman Threadnya dikutip Jumat (3/10/2025).
Tasya mengaku kini upayanya bangkit dari sakit hati sangat mudah.
"Move on gue gampang bet, thanks to your clown behaviour (terima kasih atas kelakuan badutmu)," ujar Tasya.
Tasya juga lega akan keputusannya menceraikan pria yang disukainya sejak duduk di bangku SD itu.
"Terima kasih untuk semua yang jadi penonton box office perceraian aku," tulisnya.
"Sedihnya kalian lihat, leganya cuma aku yang bisa rasa. Tapi kebersamaan kita membuat aku kuat. Jangan underestimated kekuatan kalimat loh," selorohnya.
Di laman itu, Tasya menegaskan harga dirinya tak bisa diinjak-injak.
"Sejujurnya red carpet bisa diinjak-injak, tapi percaya diri ga bisa (anjae). Jadi be yourserf dan love urself aja dear," kata bungsu dari tiga bersaudara ini.
Sidang Mediasi Buntu
Sidang mediasi perceraian Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf telah digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (24/9/2025) kemarin.
Hasil sidang mediasi pun dinyatakan deadlock, di mana Tasya dan pria yang telah memberinya dua anak itu tak bisa rujuk kembali.
PERCERAIAN TASYA FARASYA - Tasya Farasya hadir di Pengadilan Agama Jakarta Selatan guna menjalani sidang perdana, Rabu (24/9/2025). Tasya tidak banyak bicara jelang sidang, begitu juga dengan sang suami Ahmad Assegaf.
PERCERAIAN TASYA FARASYA - Tasya Farasya hadir di Pengadilan Agama Jakarta Selatan guna menjalani sidang perdana, Rabu (24/9/2025). Tasya tidak banyak bicara jelang sidang, begitu juga dengan sang suami Ahmad Assegaf. (Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah)
Diungkapkan kuasa hukum Tasya Farasya, Sangun Ragahdo Yosodiningrat, secara tertulis hasil mediasi diputuskan sepakat sebagian.
Namun, jika ditilik secara perkara, hasilnya tetap buntu.
"Hasil dari mediasi adalah sebetulnya kalau secara tertulis ini dibilangnya adalah sepakat sebagian. Tapi kalau ngomongin pokok perkara, ini tetap deadlock," beber Sangun, dikutip dari YouTube MOP Channel, Kamis (25/9/2025).
"Deadlock artinya bahwa hasil mediasi ini tidak dapat rujuk kembali, sehingga sidang selanjutnya akan diadakan pada tanggal 8 Oktober 2025," tambahnya.
Ia lantas mengurai alasan Tasya menggugat cerai Ahmad.
"Pada prinsipnya, gugatan cerai yang disampaikan oleh klien kami, Ibu Tasya Farasya adalah mengenai alasan perceraian kan limitatif ya, sebagaimana kita tahu."
"Jadi yang kami pakai adalah masalah perselisihan terus-menerus hingga tidak diharapkan rujuk kembali," tandasnya.
Dalam gugatannya, Tasya juga menekankan adanya dugaan penggelapan yang dilakukan suaminya sendiri.
"Yang menjadi titik berat adalah adanya dugaan, ini dugaan kami juga telah ada data-datanya pada kami. Juga telah kami pelajari semua adanya dugaan penggelapan dalam perusahaan dengan nominal cukup besar ya, cukup fantastis juga," selorohnya.
Sangun Ragahdo menjelaskan Tasya menggugat cerai karena adanya masalah kepercayaan selama pernikahan yang dilakukan Ahmad.
"Karena masalah kepercayaan," tegas Sangun Ragahdo, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu.
"Adanya dugaan penggelapan pada perusahaan, untuk nominal cukup fantastis," lanjutnya. (*)


Posting Komentar
Posting Komentar