infoselebb.my.id: Urus Perwalian Anak, Aji Darmaji Dituding Mau Kuasai Harta Mpok Alpa, Minta Maaf: Ada Miskom - LESTI BILLAR

Urus Perwalian Anak, Aji Darmaji Dituding Mau Kuasai Harta Mpok Alpa, Minta Maaf: Ada Miskom

Posting Komentar

Kabar tentang meninggalnya pelawak Mpok Alpa masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan penggemarnya. 


Belum genap 40 hari sejak kepergiannya, publik dikejutkan oleh langkah Aji Darmaji yang mengajukan permohonan perwalian anak mereka. 


Salah satu pihak yang paling vokal menanggapi adalah Mpok Banong, kakak dari Mpok Alpa.


Menurutnya, waktu pengajuan yang dianggap terlalu cepat menimbulkan kesan terburu-buru dan tidak sensitif terhadap masa berkabung.


Apalagi Idung bukanlah ayah kandung dari Sherly, anak sulung Mpok Alpa dengan suami pertama.

Aji Darmaji minta maaf mengajukan permohonan perwalian anak mereka. (Wartakotalive.com/ Arie Puji Waluyo)

Mpok Banong marah karena Idung tidak bermusyawarah dengan pihak keluarga Mpok Alpa.


Nah akhirnya Idung muncul bersama Mpok Ika membicarakan hal tersebut.


Dia menjelaskan bahwa sebenarnya tidak ada keributan yang terjadi di antara mereka tetapi hanya terdapat kesalahpahaman.


“Kita gak ada ribut sedikit apapun gak ada cuma miskom aja,“ kata Idung.


“Kita gak ada konflik cuma Mpok Banong mah lihat video aja gitu loh videonya versi seperti itu ya namanya Mpok Banong ya gak ada konfirmasi gak ada komunikasi ya jadi kemarin jawabnya seperti itu, “ jelas Mpok Ika.


Lebih lanjut Idung meminta maaf kepada Mpok Banong karena tidak memberitahunya terkait hal tersebut.


“Saya pribadi mohon maaf lahir batin apabila kita ada miskom sama Mpok Ika emang intinya kita miskom mohon maaf juga Mpok apabila dari pihak saya dan anak-anak saya terima kasih udah dirawatin sampai istri saya almarhum, “ tutur Idung sembari sesenggukan.


Tampak, pria berbaju putih yang duduk di samping memberi semangat Idung yang tidak kuasa menahan air mata.


Mpok Ika pun turut menangis sembari berharap agar Idung kedepannya selalu berkomunikasi dengannya mengenai anak-anak Mpok Alpa.


Ia tidak ingin ada provokator lagi sehingga keluarga mereka tidak terpecah belah.


“Yang penting komunikasi gitu loh jangan ada provokator lagi kalau kurang komunikasi kan kita gimana ngomongnya kan kalau komunikasi dia mau apa kan Mpok jawabnya jadi enak kan, “ tandas Mpok Ika sambil menyeka air mata menggunakan tisu.


Terpantau postingan TikTok tersebut ramai tanggapan warganet dalam kolom komentar sebagai berikut.


@Sarahrahman: nah setuju emng harus komunikasi gmna pun gak bsa melangkahin kluarga almarhumah


@rahma: ea kluarga almarhum.jg harus tau apa pun..soal nya kan itu semua harta almarhum


@kasianti: ya wajar seorang kakak tanya orang mbok alfa kan punya anak serly


@ghaziya28152: naaah harus komunikasi betul jadi tidak ada curiga satu sama lain kasian yg sudah meninggal


@surat: semunya klu ttg harta pasti ribut


@Valent SJ: Menurut aku sih suami si mpok juga ada hak. soal nya kan bang aji sama alm mpok alpa punya anak... kecuali bang aji nikah sama alm mpok alpa gak punya anak. baru bang aji gak ada hak soal harta mpok

KELUARGA MPOK ALPA - Idung bukanlah ayah kandung dari Sherly, anak sulung Mpok Alpa dengan suami pertama. ((instagram mpok alpa))

Sebelumnya, salah satu keluarga Mpok Alpa, Mpok Banong sempat mengungkapkan hubungan Idung dan Sherly kurang akrab.


Menurutnya, pria yang akrab disapa Idung itu memang kurang dekat dengan Sherly.


"Kalau masalah nggak ada, mungkin kurang dekat ya," terang Mpok Banong, dikutip dari YouTube Rasis Infotainment, Rabu (17/9/2025).


"Dia kurang dekat sama Kak Sherly. Emang dari dulu dia nggak terlalu dekat," tambahnya. 


Bahkan, Mpok Banong menyebut jika Idung tak perhatian dengan gadis berusia belasan tahun itu.


"Kayak contohnya gini 'Kak Sherly udah makan belum' ini kan enggak," kata Mpok Banong.


"Almarhum muluk yang selalu ingatin 'Kak udah makan belum'," sambungnya.


Mpok Banong juga mengatakan dirinya sempat menasihati Idung sebelum menikahi perempuan kelahiran Jakarta, 12 Maret 1987 itu.


Ia meminta Aji Darmaji untuk mendekati Sherly terlebih dulu sebelum menikah dengan Mpok Alpa.


"Kalau mpok pribadi jangan dibeda-bedain, kalau itu emang iya si kembar sama Petong anak kandungnya. Kalau Sherly anak sambungnya."


"Dari awal rumah tangga sudah mpok nasihati 'Kalau lu mau berumah tangga sama Nina dekati dulu Sherly'"


"'Kalau Sherly udah nyaman sama ayah barunya baru lu nikah'," bebernya.


Isu Konflik Warisan


Sebulan setelah Mpok Alpa alias Nina Carolina meninggal dunia, muncul isu konflik warisan.


Hal ini terjadi saat suami Mpok Alpa, Aji Darmaji tiba-tiba mendatangi Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan pada Senin (15/9/2025).


Aji datang tepat sebulan setelah mendiang sang istri meninggal dunia pada 15 Agustus 2025.


Ternyata, tujuan kedatangan Aji ke PA Jakarta Selatan lantaran ingin meminta hak perwalian untuk keempat anaknya. 


Keempat anaknya itu takni Sherly, Alfatih serta bayi kembar; Raffi Ahmad dan Raffa Ahmad.


Didampingi kuasa hukumnya, Zaki R. Mosabasa, Aji ingin melakukan penetapan sebagai wali sah untuk anak-anaknya yang masih di bawah umur.


Meskipun Aji sudah berstatus sah sebagai ayah kandung, namun baginya perlu ada penetapan hukum atas status perwalian tersebut.


"Ini permohonan penetapan perwalian karena anak-anak masih di bawah umur. Memang hak asuh untuk merawat secara otomatis jatuh ke ayah kandungnya tapi dibutuhkan penetapan perwalian untuk pemberkasan nanti," jelas Zaki, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Selasa (16/9/2025).


Alasan penetapan perwalian tersebut, guna mempermudah Aji dalam mengurus berbagai dokumen administratif untuk anak.


Terlebih, pria yang baru ditinggal Mpok Alpa sejak sebulan lalu itu, mengatakan ingin menyekolahkan anaknya sampai luar negeri.


"Misalkan untuk masuk sekolah karena anak-anak tidak bisa tanda tangan, belum cakap umurlah. Makanya Bang Aji sebagai ayah kandung meminta penetapan tersebut.


Bang Aji ingin menyekolahkan anaknya ke luar negeri," lanjutnya.


Pria yang dulunya kerja sebagai manajer Mpok Alpa itu, juga menegaskan tidak ada kaitan antara penetapan perwalian yang diajukannya dengan dugaan konflik warisan.


Pihaknya membantah isu yang beredar luas terkait hal itu.


"Nggak ada konflik (warisan), kita urus administrasi aja. Biar lebih aman," tukas Aji.


Kini jadi orang tua tunggal untuk empat anak, Aji menegaskan tidak akan mengungkit soal warisan mendiang istrinya.


Ia berucap akan menyerahkan semua peninggalan almarhumah Mpok Alpa untuk anaknya.


"Nggak ada hal-hal kayak gitu, semua yang kita miliki dari nol sama almarhum itu semuanya buat anak-anak."


"Ke anak-anak (diwariskan). Nggak ada benturan warisan," tegas Aji lagi.


Diolah dari artikel Banjarmasinpost.co.id

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter