Aktor Eza Gionino menangis histeris setelah sidang cerai di Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor hari ini, Senin (22/9/2025).
Eza tak kuasa menahan laju air matanya tatkala menceritakan momen pertemuannya dengan sang istri, Meiza Aulia Coritha alias Eca.
Sebulan lebih tak bertemu, Eza mengaku sangat rindu pada Eca.
Karenanya saat dicecar awak media soal hasil mediasi perceraiannya, Eza menangis.
"Saya bertemu orang yang saya cintai, setelah sekian lama saya bertemu. Saya baru ketemu anak saya tadi. Saya enggak bisa ungkapkan dengan kata-kata saya. Walaupun saat mediasi berjalan dengan baik semuanya," ungkap Eza Gionino dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan Youtube Grid.id.
Alasan Eza menangis adalah karena ia lega bisa bertemu lagi dengan anak dan istrinya.
Setelah resmi digugat cerai Eca, Eza memang tak diizinkan bertemu dengan sang istri dan anaknya.
"Saya tetap cinta istri saya. Saya mencintai anak saya. Enggak bisa saya pungkiri. Alhamdulillah tadi saya udah ketemu keluarganya. Saya bisa berpelukan dengan mereka. Apalagi saya ketemu istri saya, ketemu anak saya, itu hal yang saya mau," kata Eza sembari menangis.
Dalam pernyataannya itu, Eza tampak emosional saat membicangkan soal sosok istri dan mendiang ibunya.
Eza meminta kepada khalayak agar jangan menghina istri dan ibunya.
"Terserah di luar sana ada yang mau bicara apapun, jangan hina istri saya dan jangan bawa-bawa almarhumah ibu saya," pungkas Eza.
"Dia (istri) mungkin terlihat kuat dari luar, tapi dari dalam, saya tahu betul," sambungnya.
EZA GIONINO CERAI: Foto kebersamaan Eza Gionino dan sang istri, Meiza Aulia Coritha. Aktor Eza Gionino menangis saat menceritakan momen cekcoknya dengan sang istri. Ternyata Eca mantap gugat cerai karena perkataan Eza Gionino sebelum pergi dari rumah. (Instagram Eza Gionino)
Usai menjalani sidang cerai perdana, Eza mengaku masih tetap ingin rujuk.
"Pasti iya (ingin rujuk)," akui Eza.
Kendati demikian, Eza menyebut dirinya akan memberikan waktu kepada Eca untuk memikirkan pernikahan mereka. (*)


Posting Komentar
Posting Komentar