Akhirnya satu per satu barang berharga milik Ahmad Sahroni bernilai fantastis mulai dikembalikan.
Salah satunya Iron Man Mark 85 Life size beast Kingdom diperkirakan harganya Rp 100.000,000.
Diketahui, patung Iron Man menjadi salah satu koleksi mewah Sahroni yang menjadi sorotan publik saat aksi jarah melanda rumahnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/8/2025).
Kerusuhan berawal ketika massa mendatangi kediaman Sahroni dan menjebol pagar rumahnya.
Situasi semakin tidak terkendali hingga sejumlah barang berharga, mulai dari boneka labubu, tas mahal, hingga bathtub ikut dijarah.
Patung Iron Man yang terpajang di dalam rumah pun tak luput dari sasaran massa.
Beberapa hari setelah kejadian, patung Iron Man itu terlihat berada di tangan warga dan kemudian saat ini beredar foto bahwa patung tersebut dijemput oleh aparat.
Dalam foto yang beredar, patung seharga ratusan juta rupiah tersebut akhirnya berhasil dijemput aparat.
Momen penjemputan menjadi ramai di media sosial setelah diunggah melalui akun TikTok @xellynkenzie pada 2 September 2025, dengan caption satir:
Patung Iron Man (POV): "Maaf Sombong, Aku udah ga jualan sate lagi ya guys. Hari ini Aku dijemput papa pulang, alhamdulillah roda kehidupan begitu cepat berputarnya.”
Tak hanya patung Iron Man, tas branded milik istri Ahmad Sahroni juga telah dikembalikan.
Isi Tas Branded Istri Ahmad Sahroni
Terungkap isi tas branded milik istri Ahmad Sahroni yang dijarah warga pada Sabtu (30/8/2025) setelah dikembalikan.
Tas branded milik istri Ahmad Sahroni itu diserahkan kepada perwakilan Ahmad Sahroni Center (ASC), Tabroni, di Musala Al-Mutaalim, perumahannya di Jalan Swasembada Timur XXII, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Hal itu terungkap setelah diunggah oleh akun Instagram @jakut_update pada Senin (1/9/2025).
Terlihat warga merekam saat orang perwakilan Ahmad Sahroni mengecek isi tas tersebut.
Rupanya, seseorang mengembalikan tas istri Ahmad Sahroni utuh dengan sejumlah uang tunai di dalamnya.
"Saya gak mau tahu, tahunya isinya duit ada Rp5 juta ya pak ya, takut jatuhnya fitnah kan ya," katanya.
Kemudian, ia membuat sebuah dompet berwarna biru tua yang turut didalamnya berisi sejumlah kartu.
Dalam kejadian penggerudukan oleh massa ke rumah Sahroni pada Sabtu (30/8/2025) silam, sejumlah barang berharga Sahroni raib.
Di antaranya jam tangah mewah, perabotan rumah, dokumen pribadi, patung Iron Man hingga barang-barang pribadi milik Politikus NasDem tersebut.
Upaya pengembalian barang berharga itu dinilai sebagai langkah positif untuk meredam kemarahan warga yang geram dengan sikap sejumlah anggota DPR belakangan ini
Jam Tangan Mewah Dikembalikan
Sebelumnya, jam tangan mewah milik Ahmad Sahroni yang bernilai fantastis mencapai belasan juta turut dikembalikan oleh orang tua dari bocah yang mengambilnya.
Jam tangan tersebut bukanlah barang biasa, tetapi memiliki harga yang cukup fantastis.
Diketahui, jam tangan milik Ahmad Sahroni itu merupakan koleksi dari brand dunia "Richard Mille".
Merujuk langsung ke situs resmi Richard Mille yang mencantumkan harga jam tangan RM 40-01 McLaren Speedtail sebagai Rp 11,7 miliar.
Model edisi terbatas ini memang dikenal sebagai salah satu koleksi paling eksklusif—hanya diproduksi sebanyak 106 unit di seluruh dunia—dengan desain terinspirasi mobil sport McLaren Speedtail.
Jam tangan ini dibuat dengan spesifikasi tinggi dan teknologi mutakhir, sehingga menjadi incaran kolektor kelas dunia.
Tak ayal banyak meme yang beredar di media sosial yang menyebut jika orang yang mengambil jam miliaran ini auto jadi kaya mendadak.
Belakangan, jam tangan itu berhasil dikembalikan setelah Ketua RW, Ketua RT, dan tokoh masyarakat setempat memediasi keluarga remaja yang kedapatan membawanya.
Barang tersebut diserahkan melalui perantara bernama Imammudin.
Proses pengembalian dilakukan dengan mediasi di kediaman orang tua remaja yang diduga mengambil jam tangan branded Ahmad Sahroni .
Proses pengembalian jam tangan mewah "Richard Mille" tersebut dibagikan di akun Instagram @tkpmedan, Senin (1/9/2025).
Dari pertemuan itu, pihak keluarga bersedia menyerahkan kembali barang berharga milik Sahroni yang ditaksir bernilai Rp11,7 miliar.
"Ini plat numbernya ketahuan ini dan ada sertifikatnya," kata salah seorang pria.
Ibu dari remaja yang mengambil jam tangan Ahmad Sahroni mengaku kooperatif untuk mengembalikan barang branded tersebut.
Ia merasa barang senilai belasan miliar itu bukanlah haknya.
"Saya juga udah bilang sama dia (anaknya) pak Imammudin, 'kak, ini jam bukan hak kita', bapaknya juga udah ngomong 'kita pulangin ya', kami udah ketemu pak RT dan pak RW, udah kooperatif juga dan jadi biar ini memang bukan hak kita juga pak," kata wanita diduga ibu dari remaja tersebut.
"Dan memang betul ini jam sepertinya limited edition, dak kita juga gak ngerti ini," timpal pria berkaca mata.
"Bapak, saya aja pas megang jamnya gini 'ini make jamnya gimana ya, kita kan orang susah gak tau ya'," kata sang ibu.
Proses penyerahan berlangsung kondusif dan tanpa insiden.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Ahmad Sahroni maupun pihak kepolisian terkait apakah remaja yang mengambil jam tersebut akan diproses hukum lebih lanjut.
Meski pengembalian sudah dilakukan, pihak kepolisian menegaskan proses hukum tetap berjalan.
Polisi masih melakukan penyelidikan terkait peran remaja yang mengambil jam tangan tersebut serta pelaku penjarahan lainnya.
Sebelumnya, beradar video, seorang remaja yang ikut menjarah memamerkan jam Richard Mille Ahmad Sahroni di media sosial.
Identitas sang remaja tersebut diduga langsung dilacak lewat jejak digital.
Nama, alamat, hingga detail pribadi tersebar di berbagai grup, membuatnya kini berada dalam radar intelijen.
Ijazah Hingga Sertifikat Tanah Turut Dijarah
Pada Sabtu (30/8/2025), rumah Anggota DPR RI Ahmad Sahroni, di Tanjung Priok, Jakarta Utara, diduga dijarah sejumlah orang.
Terjadi di sekitar rumah Ahmad Sahroni, yang berlokasi di Jalan Swasembada Timur XXII, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, keramaian tersebut terjadi.
Massa mulai menggeruduk kediaman Ahmad Sahroni sekira pukul 15.00 WIB, berdasarkan informasi.
Beberapa orang mengambil sejumlah barang dari dalam rumah Sahroni.
Massa terlihat membawa isi perabotan yang ada di dalam rumah Sahroni. Mulai dari televisi, kulkas, meja, kursi, baju, sepatu peralatan masak, hingga action figur iron man.
Bahkan, sejumlah pakaian dalam yang diduga milik Sahroni dan keluarga tak luput di bawa oleh massa.
Tak hanya itu, massa juga membawa sebuah berangkas yang diduga berisi uang dan harta benda milik Sahroni.
“Duit rakyat, duit rakyat, duit rakyat,” teriak massa sambil menggeret sebuah berangkas.
Massa juga mempreteli seluruh isi rumah Sahroni.
Selain barang mewah, massa juga membawa kabur dokumen-dokumen penting milik Sahroni.
Beberapa warga mengaku menemukan ijazah, sertifikat tanah, hingga SKCK miliknya tercecer saat penjarahan berlangsung.
Raibnya dokumen-dokumen ini dianggap ironis. Di satu sisi, Sahroni kehilangan barang koleksi berharga bernilai miliaran.
Namun di sisi lain, dokumen pribadi yang menjadi identitas dasar kehidupannya juga ikut hilang.
Seorang anggota TNI yang berada di lokasi pun tak mampu meredam massa yang menjarah rumah Sahroni.
Amarah massa dipicu oleh pernyataan Ahmad Sahroni terkait desakan pembubaran DPR.
Politikus NasDem itu sebelumnya menyebut orang-orang yang ingin DPR bubar sebagai "mental tolol". (*)

Posting Komentar
Posting Komentar