Belakangan, beredar tudingan presenter kondang Raffi Ahmad terlibat 'money laundering' atau pencucian uang.
Isu tak sedap kembali menerpa dunia hiburan tanah air. Kali ini, nama presenter ternama dan pengusaha muda sukses, Raffi Ahmad, kembali menjadi sorotan publik.
Tuduhan terkait kasus dugaan pencucian uang yang menyeret namanya semakin santer terdengar, terlebih setelah aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung DPR RI pada 25 Agustus 2025 lalu.
Kabar tersebut semakin diperbincangkan karena sikap publik figur yang dikenal sangat aktif di berbagai platform media sosial ini terlihat berubah.
Suami dari Nagita Slavina itu kini jarang terlihat di layar kaca maupun di unggahan media sosial pribadinya.
Akun Instagram miliknya, @raffinagita1717, yang biasanya dipenuhi dengan momen kebersamaan bersama keluarga kecilnya atau aktivitas sehari-hari, kini tampak lebih sepi dari biasanya.
Keheningan inilah yang kemudian memicu spekulasi liar di kalangan warganet, bahwa pria kelahiran Bandung tersebut tengah menghadapi masalah serius terkait hukum.
Belakangan ini, desas-desus mengenai dugaan keterlibatan ayah tiga anak itu dalam praktik pencucian uang semakin ramai dibicarakan.
Meski hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Raffi Ahmad, namun berbagai opini publik terus berkembang.
Menanggapi tudingan yang semakin liar tersebut, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea akhirnya angkat bicara.
Lewat tayangan di kanal YouTube Insert Investigasi, pengacara flamboyan berusia 65 tahun ini secara tegas menyampaikan pendapatnya mengenai tuduhan yang diarahkan kepada Raffi Ahmad.
Hotman, yang dikenal sebagai sosok yang vokal dalam menyikapi isu-isu hukum, menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada satu pun bukti kuat yang menunjukkan keterlibatan Raffi Ahmad dalam praktik pencucian uang.
“Aku kan pernah jadi kuasa hukum tentang itu (pencucian uang). Nggak ada bukti money laundry, makanya orang yang ngomong itu buktikan dong,” ungkap Hotman, dikutip Selasa (9/9/2025).
Lebih lanjut, pengacara yang juga dikenal sebagai pendiri firma hukum Hotman Paris Hutapea & Partners itu merasa ada pihak-pihak tertentu yang sengaja melempar fitnah kepada Raffi tanpa dasar yang jelas.
Ia bahkan menyebut bahwa tuduhan tersebut dilontarkan oleh sosok yang tidak bertanggung jawab.
“Sebenernya kalau dia bukan pengecut atau tukang fitnah, langsung aja paparkan. Bisakan dibuktikan. Jangan hanya fitnah doang,” lanjutnya dengan nada tegas.
Hotman Paris menegaskan bahwa dalam ranah hukum, segala tuduhan harus disertai dengan bukti yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, menyebarkan tudingan tanpa dasar tidak hanya merusak reputasi seseorang, tetapi juga bisa berujung pada konsekuensi hukum bagi si penuduh.
Pun ia ingin meminta bukti secara gamblang terkait nomor rekening mana yang mengirimi uang ke selebriti kelahiran Bandung, 17 Februari 1987 itu.
Hotman kembali menegaskan tudingan pencucian uang terhadap Raffi hanyalah kabar bohong.
"Artinya orang kalau nuduh ya gentle dong 'ini loh rekeningnya' selesai. Tunjukan dong. Ini nggak ada."
"Itu bohong itu," tukasnya.
Dalam kesempatan yang sama, seteru pengacara Razman Nasution ini, menyebut Raffi bukan publik figur sembarangan.
Ia kemudian memuji kebaikan hati menantu Rieta Amilia tersebut.
"Raffi itu orang baik," tegasnya lagi.
Bagi Hotman, sosok penebar fitnah terhadap Raffi hanyalah orang-orang yang tidak tahan melihat kesuksesan orang lain.
"Makanya itu namanya pengecut dan enggak tahan lihat kesuksesan orang. Jangan gitulah."
"Semakin kau nyinyir, semakin hancur nasibmu," tutupnya.
RAFFI AHMAD PENCUCIAN UANG - Raffi Ahmad saat dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden di bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Raffi Ahmad disebut lakukan pencucian uang, Hotman Paris tegas bantah. (Instagram/raffinagita1717)
Kekayaan Raffi Ahmad Capai Rp1,03 T
Setelah menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni di era Presiden Prabowo Subianto, Raffi Ahmad telah melaporkan harta kekayaannya.
Data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Raffi Ahmad telah dirilis Jumat (31/1/2025), lalu.
Publik pun kini mengetahui bahwa Raffi Ahmad memiliki total kekayaan Rp 1.170.051.703.242 (Rp 1,17 triliun).
Raffi memiliki utang sekira Rp 136 miliar, sehingga harta kekayaannya sekira Rp (Rp 1,03 triliun).
Berikut daftar harta kekayaan milik Raffi Ahmad, melansir e-lhkpn:
Tanah dan Bangunan Sub Total Rp 737.156.974.400 (Rp 737 miliar).
Tanah dan bangunan seluas 420 m2/445 m2 di Kab/Kota Tangerang, hasil sendiri Rp 45.000.000.000
Tanah dan bangunan seluas 300 m2/300 m2 di Kab/Kota Depok, hasil sendiri Rp 60.000.000.000
Tanah dan bangunan seluas 384 m2/599 m2 di Kab/Kota Makassar, hasil sendiri Rp 25.000.000.000
Tanah dan bangunan seluas 2.500 m2/2000 m2 di Kab/Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 75.000.000.000
Tanah dan bangunan seluas 286 m2/1144 m2 di Kab/Kota Depok, hasil sendiri Rp 85.000.000.000
Tanah dan bangunan seluas 384 m2/599 m2 di Kab/Kota Makassar, hasil sendiri Rp 25.000.000.000
Tanah seluas 655 m2 di Kab/Kota Tabanan, hasil sendiri Rp 3.144.000.000
Tanah seluas 1.340 m2 di Kab/Kota Tabanan, hasil sendiri Rp 6.432.000.000
Tanah seluas 1.815 m2 di Kab/Kota Tabanan, hasil sendiri Rp 8.712.000.000
Tanah seluas 650 m2 di Kab/Kota Tabanan, hasil sendiri Rp 3.120.000.000
Tanah seluas 1.460 m2 di Kab/Kota Tabanan, hasil sendiri Rp 7.008.000.000
Tanah seluas 610 m2 di Kab/Kota Tabanan, hasil sendiri Rp 2.928.000.000
Tanah seluas 715 m2 di Kab/Kota Tabanan, hasil sendiri Rp 3.432.000.000
Tanah seluas 550 m2 di Kab/Kota Tabanan, hasil sendiri Rp 2.640.000.000
Tanah seluas 1350 m2 di Kab/Kota Tabanan, hasil sendiri Rp 6.480.000.000
Tanah seluas 14.111 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 35.571.008.800
Tanah seluas 1.400 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 3.529.120.000
Tanah seluas 6.750 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 17.015.400.000
Tanah seluas 1.165 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 2.936.732.000
Tanah seluas 1.325 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 3.340.060.000
Tanah seluas 210 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 529.368.000
Tanah seluas 1.846 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 4.653.396.800
Tanah seluas 2.258 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 5.691.966.400
Tanah seluas 2.323 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 5.855.818.400
Tanah seluas 1.390 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 3.503.912.000
Tanah seluas 1.557 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 3.924.885.600
Tanah seluas 1.400 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 3.529.120.000
Tanah seluas 3.592 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 9.054.713.600
Tanah seluas 3.375 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 8.507.700.000
Tanah seluas 980 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 2.470.384.000
Tanah seluas 745 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 1.877.996.000
Tanah seluas 1.117 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 2.815.733.600
Tanah seluas 3.500 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 8.822.800.000
Tanah seluas 15.550 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 39.198.440.000
Tanah seluas 4.200 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 10.587.360.000
Tanah seluas 2.545 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 6.415.436.000
Tanah seluas 2.014 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 5.076.891.200
Tanah seluas 6.930 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 17.469.144.000
Tanah seluas 3.193 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 8.048.914.400
Tanah seluas 1.325 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 3.340.060.000
Tanah seluas 4.100 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 10.335.280.000
Tanah seluas 1.138 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 2.868.670.400
Tanah seluas 4.479 m2 di Kab/Kota Bandung Barat, hasil sendiri Rp 11.290.663.200
Tanah dan bangunan seluas 693 m2/693 m2 di Kab/Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 85.000.000.000
Tanah dan bangunan seluas 898 m2/898 m2 di Kab/Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 55.000.000.000
Harta Bergerak (Transportasi): Sub Total Rp 55.144.500.000 (Rp 55 miliar).
Mobil, Rolls Royce Phantom tahun 2022, hasil sendiri Rp 14.000.000.000
Mobil, Toyota Alphard tahun 2019, hasil sendiri Rp 1.350.000.000
Mobil, Morgan Plus Six tahun 2021, hasil sendiri Rp 3.600.000.000
Mobil, Mini Cooper Morris tahun 1979, hasil sendiri Rp 500.000.000
Mobil, Ferrari F8 Spider tahun 2022, hasil sendiri Rp 14.000.000.000
Mobil, Lamborghini Aventlp 700 tahun 2013, hasil sendiri Rp 9.000.000.000
Mobil, Mini Cooper Cooper S tahun 2022, hasil sendiri Rp 875.000.000
Mobil, Dodge SRT Hellcat tahun 2022, hasil sendiri Rp 4.500.000.000
Mobil, Porshce Bettle 1303 tahun 1973, hasil sendiri Rp 2.200.000.000
Mobil, BMW 318 tahun 1990, hasil sendiri Rp 40.000.000
Mobil, Toyota Innova Zenix tahun 2023, hasil sendiri Rp 620.000.000
Mobil, Volkswagen 1500 tahun 1967, hasil sendiri Rp 500.000.000
Motor, Yamaha V 110 ZHE tahun 2003, hasil sendiri Rp 15.000.000
Motor, Harley Davidson FXCWC tahun 2010, hasil sendiri Rp 427.500.000
Motor, Piaggio GTV 250 tahun 2009, hasil sendiri Rp 171.000.000
Motor, Soib Naked Bike 400 tahun 2015, hasil sendiri Rp 81.000.000
Motor, Ducati Superbike 848 tahun 2011, hasil sendiri Rp 225.000.000
Motor, Ducati Diavel tahun 2012, hasil sendiri Rp 270.000.000
Motor, Piaggio Vespa 946 tahun 2021, hasil sendiri Rp 427.500.000
Motor, KTM 1290 Super Duke tahun 2016, hasil sendiri Rp 328.500.000
Motor, Vespa Sprint S 150 tahun 2022, hasil sendiri Rp 54.000.000
Motor, Triumph Bonneville T100 tahun 2011, hasil sendiri Rp 360.000.000
Motor, BMW M 1000 RR tahun 2021, hasil sendiri Rp 1.600.000.000
Harta Lainnya:
Harta bergerak lainnya senilai Rp 46.757.711.000 (Rp 46 miliar);
Surat berharga Rp 307.933.603.344 (Rp 307 miliar);
Kas dan setara kas Rp 17.757.005.113 (Rp 17 miliar);
Harta-harta lainnya Rp 5.301.909.385 (Rp 5 miliar).
Total harta kekayaan Raffi Ahmad apabila dijumlahkan menyentuh Rp 1.170.051.703.242 (Rp 1,17 triliun).
Raffi Ahmad tercatat memiliki utang sebanyak Rp 136.055.312.674 (Rp 136 miliar).
Sehingga harta kekayaan Raffi Ahmad jumlahnya Rp 1.033.996.390.568 (Rp 1,03 triliun).


Posting Komentar
Posting Komentar