Penjarah kucing milik artis sekaligus politisi Uya Kuya dipastikan bakal berhadapan dengan hukum.
Suami Astrid itu menegaskan, bagi orang yang masih menguasai kucing-kucingnya akan diproses hukum.
Sebagaimana diketahui, rumah mewah Uya Kuya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur dijarah massa saat ramai aksi demo terhadap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Uya Kuya menjadi salah satu artis yang kediamannya dijarah oleh massa imbas aksi sang anggota dewan joget-joget di ruang sidang DPR memicu kemarahan publik.
Selain harta benda dan perabot, sejumlah kucing peliharaan kader PAN itu juga digondol massa yang menerobos kediamannya, Sabtu (30/8/2025).
Kini masih ada dua ekor kucing yang masih belum kembali ke tangan Uya Kuya usai insiden penjarahan. Dua kucing itu bernama Biru dan Uma.
Sebelumnya, Uya Kuya mengatakan bila kucingnya masih ada empat yang belum kembali.
Namun terbaru ini, tersisa dua kucing lagi yang masih belum pulang.
Ia pun membuat pengumuman di media sosial agar penjarah mengembalikan kucing tersebut karena dia berjanji akan merahasiakan identitas.
Namun bila tak juga dikembalikan maka Uya akan memakai cara lebih keras yaitu jemput paksa oleh polisi.
“Hubungi contact resmi:
@tamaraasjikien
Buat siapapun yg menjarah atau menguasai kucing @king_uyakuya
lebih baik segera dikembalikan, gw jamin gw rahasiakan identitasnya. Drpd polisi yang jemput. Krn sekarang sudah ada orang yg ditangkap polisi krn mengambil dan atau menguasai kucing uya kuya. Mohon segera hubungi saya sebelum terlambat, “ terang dalam postingan dilansir Banjarmasinpost.co.id melalui postingan Instagram Stories @king_uyakuya, Minggu (7/9/2025).
Uya Kuya soroti nasib dfua ekor kucingnya yang belum kembali
BERI BATAS WAKTU - Artis Uya Kuya soroti nasib dua ekor kucingnya yang belum kembali dicapture Minggu (7/9/2025). Tegas mau polisikan penjarah bila tak juga kembalikan kucing peliharaannya.
Zita Anjani Ikut Simpati Lihat Nasib Uya Kuya
Sebelumnya, Zita Anjani yang merupakan putri Ketua Umum PAN Putri Zulkifli Hasan, turut menyoroti nasib harta Uya Kuya yang tak bisa diselamatkan. (*)


Posting Komentar
Posting Komentar