Artis peran Leony Vitria Hartanti saat menghadiri peluncuran aplikasi Yukk di Eastern Opulance, Jakarta Selatan, Kamis (1/3/2018).
Artis peran Leony Vitria Hartanti saat menghadiri peluncuran aplikasi Yukk di Eastern Opulance, Jakarta Selatan, Kamis (1/3/2018).(KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG)
Artis sekaligus mantan penyanyi cilik Leony Vitria Hartanti menyoroti laporan keuangan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) yang menurutnya menunjukkan ketimpangan dalam alokasi anggaran.
Lewat unggahan Instagram Story, Leony mengulas beberapa pos belanja dari dokumen Laporan Keuangan Pemkot Tangsel 2024 setebal lebih dari 520 halaman.
Leony membandingkan antara anggaran untuk kebutuhan birokrasi dengan belanja infrastruktur publik.
Dalam laporannya, Leony menyoroti:
Konsumsi rapat yang mencapai sekitar Rp60 miliar.
Souvenir atau cendera mata dengan alokasi Rp20,48 miliar.
Biaya perjalanan dinas dengan alokasi Rp 117 miliar.
Pemeliharaan jalan, jaringan, dan irigasi yang justru hanya mendapat anggaran sekitar Rp731 juta.
Yang buat Leony heran adalah perbandingan yang cukup kontras antara biaya pemeliharaan jalan dan jaringan irigasi dengan biaya perjalanan dinas.
Dalam laporan yang diunggah Leony, terlihat biaya perjalanan dinas pejabat Tangsel mencapai Rp 117 miliar.
“Nah ini mungkin soalnya yang lebih penting buat dibiayain, biaya perjalanan dinas mereka sampai Rp 117 miliar,” tulis Leony di Instagram, dikutip Jumat (19/9/2025).
“Jadi klo kaya gini nih pajak dari rakyat untuk rakyat ga ya?” imbuh Leony.
Reaksi Publik
Unggahan Leony ramai diperbincangkan warganet. Banyak yang mendukung sikap kritisnya terhadap penggunaan anggaran daerah dan menilai kritik tersebut mewakili suara masyarakat.
Hingga kini, pihak Pemkot Tangsel belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan yang disampaikan Leony. (*)

Posting Komentar
Posting Komentar