Kabar anggota DPR RI, Ahmad Sahroni yang sudah di-non-aktifkan dari partai NasDem mencuat setelah lama menghilang pasca-kerusuhan demo akhir Agustus 2025 lalu.
Sahroni adalah salah satu pejabat yang turut jadi korban amukan massa hingga rumahnya di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara dijarah pada Sabtu (30/8/2025) lalu.
Sebelum rumahnya dijarah, Sahroni sudah kehilangan jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR dan posisinya digantikan oleh Rusdi Massse Mappasessu.
Sebelum akhirnya dinon-aktifkan dari partai NasDem, jabatan terakhir Sahroni adalah anggota Komisi I DPR RI.
Ketika kerusuhan terjadi, Sahroni sempat disebut berada di Singapura lalu beredar kabar menuju ke Jerman hingga Eropa Timur.
Ketika massa menggeruduk rumahnya, Ahmad Sahroni tidak berada di tempat.
Menurut laporan dari berbagai sumber, warga yang datang ke lokasi sempat mencari keberadaan Sahroni, namun tidak berhasil menemukannya.
Tidak ada informasi resmi yang menyebutkan lokasi pasti Sahroni saat insiden penjarahan terhadap rumahnya terjadi.
Beberapa spekulasi menyebut, Sahroni sedang berada di luar kota atau menghindari kerumunan demi alasan keamanan.
Lalu bagaimana kabarnya Sahroni sekarang?
Ahmad Sahroni muncul menampakkan diri secara daring, memberikan sambutan khusus dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) X Ikatan Motor Indonesia (IMI) 2025.
Dalam video yang beredar, Sahroni yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) IMI itu menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus, peserta munas, hingga calon ketua umum yang akan menakhodai organisasi ke depan.
Dalam sambutannya, Sahroni sempat menyinggung ketidakhadiran secara langsung di lokasi acara Munas IMI X.
AHMAD SAHRONI MUNCUL - Anggota DPR non-aktif dari partai NasDem, Ahmad Sahroni muncul di acara Ikatan Motor Indonesia (IMI), Minggu (21/9/2025) (tangkap layar dari Tribun-Medan.com)
Sahroni juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus IMI periode 2020–2025 serta para senior yang selama ini telah mendorong kemajuan olahraga otomotif nasional.
“Yang saya hormati Ketua Umum 2020–2025, calon Ketua Umum Moreno Soeprapto, para senior, para teman-teman sejawat se-Indonesia,” ujar Sahroni dalam sambutannya melansir dari Tribunjakarta.com, Minggu (21/9/2025).
“Saya pertama-tama mengucapkan permohonan maaf karena tidak bisa hadir secara langsung, dan mengucapkan terima kasih atas kerja samanya selama ini,” sambungnya. (*)


Posting Komentar
Posting Komentar