infoselebb.my.id: Curhatan Komedian Bedu Usai Gugat Cerai: Dimarahi Istri karena Rahasia 15 Tahun Terkuak - LESTI BILLAR

Curhatan Komedian Bedu Usai Gugat Cerai: Dimarahi Istri karena Rahasia 15 Tahun Terkuak

Posting Komentar

Komedian Bedu (Harabdu Tohar) akhirnya buka suara mengenai keretakan rumah tangganya setelah resmi mendaftarkan gugatan cerai terhadap sang istri, Irma Kartika Anggreani atau Anggie, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. 


Namun, pengakuan Bedu ini justru diiringi curhatan pilu.


Siapa sangka, setelah berita perceraiannya menyebar luas ke publik, Bedu justru mendapat teguran keras dari Anggie. 


Ia mengakui, sang istri kesal bukan kepalang. 


Alasannya sederhana, seluruh Indonesia jadi tahu bahwa pernikahan mereka yang telah berjalan 15 tahun berada di ambang perpisahan.


Kegagalan Penyamaran di Pengadilan Agama

Anggie ternyata sempat menitipkan pesan khusus kepada Bedu sebelum komedian itu melangkahkan kaki ke Pengadilan Agama. 


Pesan itu berisi instruksi agar Bedu melakukan penyamaran total memakai topi dan masker demi menghindari sorotan media. 


Sayangnya, rencana untuk merahasiakan proses gugatan cerai ini gagal total.


Meskipun saat mendaftar Bedu merasa tidak ada yang mengenalinya, wartawan ternyata berhasil mengendus kehadirannya saat ia akan pulang. Kabar pun bocor. 


Kegagalan menutupi proses perceraian inilah yang membuat Anggie, yang secara hukum masih menjadi istrinya, melayangkan kemarahan.


"Aku minta maaf karena aku tidak berhasil merahasiakan ini. Dia (Anggie) marah. Karena dia bilang 'kamu kalau daftar (cerai) ingat ya, kamu pakai topi, pakai masker'. Pada saat daftar sih kayaknya enggak ada yang kenal. Pas pulang, baru dipanggil (wartawan). Dan dia (Anggie) kayaknya agak sedikit marah," tutur Bedu, dilansir dari tayangan YouTube STARPRO Indonesia.


Menanggapi bocornya gugatan cerai, Bedu kini mengaku sudah pasrah terhadap nasib rumah tangganya. Ia menyadari bahwa situasi yang kini ia hadapi adalah sebuah keadaan yang sudah tidak bisa lagi dihindari.


Saat didesak mengenai pemicu utama di balik keputusannya untuk berpisah, Bedu memilih untuk bungkam. 


Ia menegaskan bahwa alasan detail perceraian akan ia sampaikan secara terbuka di hadapan majelis hakim.


"Ini situasi keadaan yang sudah kita tidak bisa hindari. Alasannya apa nanti aku bicarakan di persidangan. Jadi aku tidak bisa bicara alasannya, aku hanya mengiyakan gugatan itu memang ada. Dan memang saya yang menggugat," ungkapnya.


Bedu lantas mengurai alasan mendalam mengapa ia memilih berpisah. 


Ia mengakui telah berjuang keras untuk bersabar dan mempertahankan rumah tangga yang telah mereka bina selama belasan tahun, sesuai dengan nasihat penasihat agama.


Namun, batas kesabaran itu akhirnya tercapai. Menurutnya, kemampuan mereka untuk bertahan ternyata "terukur". Bedu merasa lelah menghadapi situasi yang selalu berulang dalam 15 tahun pernikahan mereka.


"Kita sudah coba bertahan sabar, seperti yang dinasehatkan penasehat agama. Kemampuan kami bersabar itu terukur ternyata. Di 15 tahun pernikahan kami ya itu situasi yang selalu berulang. Ketika ada sesuatu yang tidak baik, terulang lagi. Akhirnya ya udah lah daripada mempertahankan sesuatu yang harus dilepaskan memang itu menyakitkan, tapi lebih menyakitkan lagi mempertahankan sesuatu yang harus dilepas," imbuh Bedu, mengakhiri curhat pilunya.


Isu seputar faktor ekonomi sempat santer disebut sebagai pemicu utama gugatan cerai ini. 


Belakangan memang beredar kabar bahwa Bedu tidak lagi mampu menafkahi Anggie, apalagi setelah ia dikabarkan bangkrut dan menjual beberapa asetnya pada tahun 2024.


Namun, Bedu membantah isu ini dengan tegas. Ia menekankan bahwa faktor finansial sama sekali bukan alasan di balik keputusannya berpisah.


"Faktor ekonomi bukan jadi penyebab (cerai). Karena istri pernah mengalami yang lebih parah daripada ini, tapi istri masih bisa bertahan. Jadi keputusan kami bukan karena faktor ekonomi. Itu akan saya ceritakan di persidangan," pungkas Bedu.


(TribunTrends.com/TribunBogor.com)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter