Isu rujuk Pratama Arhan dan Azizah Salsha akhirnya terjawab, Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa buka suara.
Kabar simpang siur tentang rujuknya pesepakbola Pratama Arhan dan selebgram Azizah Salsha sempat beredar di media sosial.
Ada pula isu Arhan mencabut gugatan cerainya terhadap putri Politisi Andre Rosiade itu.
Namun isu tersebut tak berumur panjang.
Humas PA Tigaraksa akhirnya buka suara dan mengungkap fakta yang sesungguhnya.
Humas PA Tigaraksa, M Solahudin, awalnya bicara soal ikrar talak yang harus diucapkan Arhan.
Ikrar talak kata dia baru bisa diucapkan setelah masa tunggu berakhir setelah keputusan sidang diterima oleh pihak berperkara.
"Itu (masa tunggu) 14 hari itu setelah diberitahukan kepada termohon. Itu sudah dilaksanakan dan diterima oleh termohon pada tanggal 30 Agustus," kata Sholahudin di kantornya dikutip dari Grid.id, Selasa (3/9/2025).
"Jadi tidak langsung 14 hari itu langsung ikrar. Nanti baru ditetapkan lagi, ditetapkan dulu majelisnya dan hari sidangnya," imbuhnya.
Lebih lanjut, Sholahudin juga mematahkan rumor yang beredar di publik. Diketahui belakangan beredar kabar bahwa Arhan mencabut permohonan cerai terhadap Azizah.
"Tadi kami konfirmasi kepada ketua majelis, bahwa itu tidak benar ada pencabutan perkara," ungkapnya tegas.
Adapun dalam aturan pengadilan, Pratama Arhan wajib hadir untuk mengucapkan ikrar talak langsung di depan majelis hakim. Kendati demikian, jika ia berhalangan, sang kuasa hukum bisa menggantikannya dengan surat kuasa istimewa.
Namun ada hal penting yang perlu digarisbawahi. Usai jadwal ditentukan, pihak Arhan hanya punya waktu enam bulan untuk mengucapkan ikrar talak. Jika lewat dari itu, maka permohonan perceraian otomatis batal demi hukum.
Arhan diketahui mengajukan gugatan cerai terhadap Azizah di Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang, Banten, sejak 1 Agustus 2025.
Proses hukum tersebut berjalan cepat. Hanya dalam waktu beberapa pekan, majelis hakim PA Tigaraksa menjatuhkan putusan perceraian dengan verstek pada 25 Agustus 2025. (*)

Posting Komentar
Posting Komentar