infoselebb.my.id: Tindakan Soimah Maki-maki Calon Mantu Sampai Nangis Jadi Sorotan, Psikolog Sentil Firasat Orangtua - LESTI BILLAR

Tindakan Soimah Maki-maki Calon Mantu Sampai Nangis Jadi Sorotan, Psikolog Sentil Firasat Orangtua

Posting Komentar

Tindakan Soimah Maki-maki Calon Mantu Sampai Nangis Jadi Sorotan, Psikolog Sentil Firasat Orangtua

Penyanyi sekaligus pelawak Soimah Pancawati sempat jadi sorotan imbas pernyataannya terkait calon menantunya nanti.


Bahkan, pernyataan Soimah itu ramai diperbincangkan warganet hingga trending di berbagai media sosial.


Bermula sang sinden saat menjadi bintang tamu di podcast Raditya Dika pada Kamis (14/8/2025), pernyataannya mendadak viral.


Pada tayangan tersebut, Soimah blak-blakan mengaku akan memperlakukan kekasih anak-anaknya atau calon menantunya dengan keras.


Ia bahkan menyebut tak segan mengospek hingga memaki pacar anak yang dikenalkan kepadanya.


Ucapan tegas Soimah ini pun langsung viral dan menuai beragam reaksi, hingga menjadi topik hangat di jagat maya.


Menanggapi hal tersebut, psikolog Lita Gading turut memberikan pandangannya.


“Menurut saya dari secara psikologis biasa-biasa aja tuh,” ujar Lita, dikutip Tribunnews dari unggahan Instagramnya, Senin (18/8/2025). 


Menurutnya, bukan hanya Soimah, tetapi hampir semua orang tua, khususnya ibu, memiliki rasa khawatir terhadap anak-anak mereka yang mulai mengenal pacaran.


“Kecemasan orang tua yaitu bagaimana anak tersebut mencintai dengan sesungguhnya terhadap anak kita. "


"Karena yang namanya orang tua itu punya intuisi atau firasat dibandingkan dengan yang lainnya,” jelas CEO dari Lita Gading Consultant. 


Lebih lanjut, psikolog berusia 50 tahun ini menilai sikap Soimah bisa dilihat dari sisi positif.


“Itu bagus, anggap aja itu tes mental,” tambahnya.


Wajib Ospek dan Maki-maki Pacar Anaknya

Soimah memiliki dua anak laki-laki yang mulai beranjak remaja.


Seperti remaja pada umumnya, mereka mulai mengenal kisah asmara. (*)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter