infoselebb.my.id: Terbongkar Isi Rekaman Dugaan Reza Glays Suap Jaksa & Hakim Kasus Nikita Mirzani, Lucinta Luna Emosi - LESTI BILLAR

Terbongkar Isi Rekaman Dugaan Reza Glays Suap Jaksa & Hakim Kasus Nikita Mirzani, Lucinta Luna Emosi

Posting Komentar

Terbongkar Isi Rekaman Dugaan Reza Glays Suap Jaksa & Hakim Kasus Nikita Mirzani, Lucinta Luna Emosi

Rekaman yang diunggah oleh selebgram transgender Lucinta Luna menghebohkan publik karena memuat dugaan keterlibatan jaksa dan hakim dengan pihak Reza Gladys dalam kasus hukum yang menjerat Nikita Mirzani.


Dalam rekaman tersebut, terdengar jelas percakapan yang menimbulkan kecurigaan akan adanya permainan di balik proses hukum.


Suara seorang perempuan paruh baya terdengar dominan dalam rekaman yang kini tersebar luas di media sosial.


Perempuan tersebut tampak sedang berdiskusi dengan seorang pria, membahas sesuatu yang diduga berkaitan dengan penanganan kasus Nikita.


Dugaan adanya konspirasi antara aparat penegak hukum dan pihak Reza Gladys ini sontak memicu perhatian serta reaksi keras dari warganet.


"Gitu, pasti ini dia itu lagi kasak-kusuk dia," ujar wanita tersebut.


Pihaknya kemudian menyebut oknum baju cokelat yang entah merujuk ke siapa.


"Kalo di baju cokelat sih biasanya kalau petinggi-petingginya udah kita kunci. Petinggi-petingginya ya," seloroh perempuan itu lagi.


"Yang bocorin justru yang Dir Dir-nya ini lho, yang bintang-bintang satu. Ya yang begitu-begituannyalah," imbuhnya.

REKAMAN PEMERASAN BEREDAR - Presenter dan bintang film Nikita Mirzani dilaporkan ke polisi oleh dr Reza Gladys, terkait kasus dugaan pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Ia pun diperiksa di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2025). Kini, rekaman antara asisten Nikita, Mail Syahputra dan Reza Gladys viral di media sosial. (Instagram @nikitamirzanimawardi_172 @rezagladys)

Suara wanita itu kemudian membahas seorang terdakwa yang diduga ditujukan pada Nikita.


"Yang penting mah kita udah masukin dia udah jadi terdakwa, udah. Udah gitu aja, di sidang kita hajarlah," sambung perempuan itu.


Wanita tersebut kemudian mengajak untuk menguatkan Reza Gladys.


"Cuma ya itu Neng Adys-nya yang harus kita kuatin. Temen-temennya bantu ya. Kuatin itu Adys biar dia..." kalimatnya terputus.


"Dia itu paniknya di sidang. Ya itulah biar dia bisa, dia grogi nggak udah gitu aja. Karena dicecar pertanyaan. Makanya jaksanya kita jagain Neng, kata aku. Hakimnya, jaksanya. Paling yang nyecer itu orang-orang yang lawannya dia doang, pengacaranya dan lain-lain," tutup wanita itu.


Rekaman tersebut dibagikan Lucinta Luna dengan meminta keadilan bagi Nikita.


"Bismillahirrahmanirrahim, sila ke-5 Pancasila: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Ami Nikita Mirzani tidak bersalah... Ami wanita amazon.." tulis Lucinta. 


Reza Gladys menanggapi tersebarnya dugaan rekaman pihaknya disebut memanipulasi hakim dan jaksa di kasus dugaan pemerasan Nikita Mirzani.


Dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan, pengancaman, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025) kemarin, Nikita kembali ngotot agar bukti rekaman yang ia kantongi diputar ulang.


Bukti rekaman tersebut diklaimnya memuat percakapan antara pihak pendukung Reza Gladys yang sengaja memanipulasi kasus hukumnya dengan hakim dan jaksa.


Hakim kembali menolak memberikan kesempatan pada ibu tiga anak itu untuk memutar rekaman.


Atas penolakan itu, isi rekaman itu pun viral setelah dibagikan oleh sahabat sekaligus pendukung Nikita, Lucinta Luna di akun TikTok-nya.


Menanggapi itu, Reza tampak santai.


Mulanya, seorang netizen membahas rekaman itu.


"Dok, semua orang sudah dengar rekamannya. Seluruh Indonesia udah tau isi rekamannya," komentar seorang warganet di postingan terbaru Reza Gladys.


Istri Attaubah Mufid tersebut, tampak menjawab komentar tersebut.


"Terus percaya?" balasnya menyematkan emoji tertawa.


Seorang warganet lain lantas menimpali komentar dokter pemilik klinik Glafidsya itu.


"Manipulatif, harus percaya sama siapa juga ndak tau, jaksa hakim saksi semua gampang disuap, semoga ALLAH SWT akan membuka selebar2nya kebenaran, Aamiin2 Yaa Robbal Aalamiin dan bagi orang yg sabar waktu itu akan dekat," timpal netizen.


Reza kembali meladeninya.


"Mba, kasian loh mereka bekerja tapi kalian fitnah2 nauzubillah," balas Reza.


Nikita Mirzani Ngotot Putar Rekaman Reza Gladys


Nikita Mirzani kembali menjadi sorotan buntut aksinya meminta diputarnya rekaman bukti dugaan manipulasi hukum dari pihak Reza Gladys pada persidangan.


Sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Nikita Mirzani kembali digelar pada Kamis (7/8/2025), kemarin.


Sidang atas laporan dokter kecantikan Reza Gladys itu digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.


Kasus ini berawal dari ulasan negatif Nikita Mirzani terhadap produk skincare Reza Gladys.


Permasalahan tersebut berujung pada laporan Reza Gladys terhadap Nikita di Polda Metro Jaya pada 3 Desember 2024.


Dalam sidang lanjutan tersebut, Nikita kembali memohon kepada hakim untuk diputarkan video dugaan manipulasi hukum oleh istri Attaubah Mufid.


No Gym? No Problem: Best Home Workouts for All Levels

Fitness | Search Ads

by TaboolaSponsored Links

Namun, untuk kedua kalinya, hakim dengan tegas menolak permohonan aktris berusia 39 tahun itu.


Praktisi hukum Deolipa Yumara beropini, bukti rekaman percakapan yang dimiliki Nikita harus teruji keabsahan hingga validitasnya.


Mengingat saat ini tengah marak teknologi Artificial Intelligence (AI) yakni kemampuan sistem komputer yang dapat meniru kecerdasan manusia.


Oleh karena itu, adanya manipulasi sangat mungkin terjadi.


"Bukti ini belum teruji keabsahannya, belum teruji validitasnya, belum teruji lab krimnya (Laboratorium Kriminal)."


"Jaman sekarang, gambar pun bisa pakai AI. Suara rekaman bisa pakai AI."


"Palsu memalsu tinggi dengan adanya teknologi," ujar Deolipa, dikutip dari YouTube Cumicumi, Jumat (8/8/2025).


Menurut Deolipa, rekaman yang dimiliki ibu tiga anak itu tidak bisa serta merta diajukan sebagai bukti.


"Jadi ini belum teruji secara forensik." 


"Jadi nggak bisa tiba-tiba diajukan sebagai bukti," bebernya.


Pengacara lulusan Universitas Indonesia tersebut mengatakan, langkah hakim untuk tidak memutarkan rekaman dugaan kecurangan Reza sudah tepat.


Pasalnya, sikap hakim sudah sesuai dengan prosedur.


"Makanya ketika majelis hakim menafikan atau meniadakan ini sebagai barang bukti udah clear."


"Hakim punya hak dan memang harusnya begitu sesuai dengan prosedur acara sidang hukum pidana," katanya.


Lebih lanjut, pengacara yang mengawali kariernya sejak 1988 itu membeberkan, Nikita bisa mendapat hukuman yang lebih berat buntut sikapnya selama di persidangan.


Hal itu dapat menjadi catatan buruk bagi mantan istri Sajad Ukra sebagai terdakwa.


"Yaitu kan suatu tuduhan yang kemudian dianggap belum punya dasar atau tidak berdasar sama sekali, sehingga ini malah memperberat dari sisi kelakuan seorang terdakwa," bebernya.


"Jadi hukumannya kalau pun terbukti bersalah dapat diperberat karena kelakuannya seperti ini," tambahnya.


Nikita sebelumnya telah memohon kepada hakim untuk diputarkan rekaman soal dugaan manipulasi dari dokter lulusan Universitas Jenderal Ahmad Yani itu.


“Yang Mulia, sebelum saya duduk di sebelah kuasa hukum saya, izinkan saya memutar soal rekaman ini, Yang Mulia,” pinta Nikita, dikutip dari Grid.ID.


Hakim ketua, Khairul Soleh justru menyarankan Nikita untuk membuat laporan polisi apabila menduga ada kecurangan dari Reza terhadap kasusnya.


“Jadi sebagaimana kita sampaikan ya, sejak awal persidangan, mana kala ada transaksional dalam perkara ini, baik itu melibatkan orang dalam maupun orang luar, silakan secepatnya dilaporkan kepada pihak yang berwajib,” kata Khairul.


Khairul Soleh meminta Nikita segera melapor polisi agar secepatnya ditangani.


“Majelis juga sudah menyampaikan, silakan disampaikan oleh saudara kepada yang berwajib.”


“Biar secepatnya ditangani, tidak berlama-lama,” ujar Khairul.


Pasalnya, Khairul menginginkan kasus Nikita segera selesai.


Pun dugaan manipulasi atas kasus tersebut diharapkan segera terbantahkan.


“Kita juga pengin perkara ini fair, dilihat orang tidak ada praduga, silakan segera dilaporkan kepada pihak yang berwajib,” ujar hakim ketua.


Khairul tegas mengatakan, tidak ada kesempatan untuk memutarkan rekaman dugaan manipulasi dari pihak Reza.


Kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid yang mencoba membantu kliennya pun turut diminta diam oleh hakim.


“Silakan duduk di samping penasihat hukum. Tidak ada kesempatan," ujar Khairul kepada Nikita.


“Penasihat hukum tolong diam,” ucap hakim kepada Fahmi.


Namun, pemain film Syirik itu tak gentar.


Dengan menahan tangis, Nikita kembali memohon kepada hakim.


“Izinkan saya memutar rekaman Yang Mulia,” tutur Nikita.


Lagi-lagi permintaan Nikita ditolak hakim.


“Sekali lagi saya perintahkan untuk duduk di samping penasihat hukum,” kata hakim.


Meski berkali-kali memohon, mantan sahabat Fitri Salhuteru itu tetap tak diberi kesempatan oleh hakim untuk memutar rekaman.


“Jadi tidak boleh diputarkan Yang Mulia,” tanya Nikita.


“Silakan duduk di samping penasihat hukum. Segala sesuatunya ada waktunya. Nanti pembuktian dari saudara juga ada,” papar hakim.


Sembari beranjak dari tempat duduknya, Nikita menyebut akan memutarkan sendiri rekaman itu.


“Baik kalau begitu, nanti saya akan memutarkan sendiri Yang Mulia, terima kasih,” tandasnya.


Khairul Soleh adalah hakim karier yang telah bertugas di berbagai pengadilan negeri di Indonesia.


Saat ini menjabat sebagai hakim senior di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (*)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter