Kasus dugaan pemerasan dan pencucian uang yang melibatkan artis kontroversial Nikita Mirzani dan pengusaha skincare Reza Gladys terus menyedot perhatian publik.
Di tengah proses hukum yang berlangsung panas di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, publik dikejutkan oleh temuan mengejutkan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Perseteruannya dengan pengusaha skincare Reza Gladys masih bergulir di meja hijau dan memasuki babak lanjutan.
Sidang terbaru atas laporan yang dilayangkan Reza Gladys kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (31/7/2025) kemarin.
Dalam agenda tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan sejumlah saksi untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim.
Permasalahan antara Nikita dan Reza diketahui bermula dari kerja sama bisnis di bidang skincare.
Namun konflik itu berkembang menjadi tuduhan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang yang diarahkan kepada Nikita, sebagaimana tercantum dalam laporan Reza Gladys.
Menariknya, di tengah panasnya perkara ini, publik justru dihadapkan pada fakta baru.
Salah satu produk skincare milik Glafidsya, brand yang diasosiasikan dengan Reza Gladys, dinyatakan tidak terdaftar alias ilegal oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Temuan ini pun memunculkan pertanyaan besar di kalangan warganet, mengapa Reza tak ikut ditahan?.
Menanggapi hal tersebut, psikolog Lita Gading pun angkat bicara melalui unggahan di Instagramnya, @litagading.
"Banyak banget yang nanya ke saya, kenapa Reza Gladys nggak ikut ditangkap?," ujar Lita, dikutip Tribunnews, Sabtu (2/8/2025).
Ia lalu menjelaskan bahwa terdapat perbedaan kasus yang perlu dipahami publik.
"Jadi gini ya gaes, saya kasih tahu, supaya kalian paham. Saya pun juga mendapat informasi dari yang paham tentang hal ini. Jadi permasalahan ini adalah dua kasus yang berbeda," tegas Lita.
Menurutnya, proses hukum terhadap Reza Gladys tidak bisa disamakan dengan perkara yang tengah dihadapi Nikita Mirzani, sebab menyangkut ranah dan pelapor yang berbeda.
"Kalau misalkan Reza ditangkap, itu yang melaporkan harus BPOM dan orang-orang atau masyarakat yang terkena imbasnya akibat produknya itu. Jadi kalau kalian mau Reza ditangkap juga, kalian push BPOM," tandasnya.
Lita Gading merupakan sosok psikolog yang aktif menanggapi isu-isu yang sedang viral di media sosial.
Dalam unggahan lain, Lita Gading memposting kartu keanggotaan yang menunjukkan bahwa ia adalah seorang psikolog klinis aktif.
"HIMPUNAN PSIKOLOGI INDONESIA..,
LITA LINGGAYATI GADING
Perseteruan antara Reza Gladys dan Nikita Mirzani bermula dari dugaan sang artis menjelekkan produk skincare milik Reza melalui platform TikTok.
Konten tersebut memicu ketegangan dan menjadi titik awal keretakan hubungan keduanya.
Pada 13 November 2024, Reza sempat mencoba menghubungi Nikita lewat asistennya. Niat awal Reza hanya ingin menjalin komunikasi baik dan bersilaturahmi.
Namun, upaya damai tersebut justru berujung pada respons yang mengejutkan.
Menurut pengakuan Reza, ia mendapat tekanan dari pihak Nikita yang mengancam akan membeberkan masalah ini ke media sosial jika pertemuan itu tidak disertai pemberian uang.
Demi menghindari polemik lebih luas, Reza akhirnya menyerahkan uang sebesar Rp4 miliar kepada Nikita.
Merasa telah menjadi korban pemerasan dan mengalami kerugian besar, Reza pun memutuskan untuk membawa masalah ini ke ranah hukum.
Ia resmi melaporkan dugaan pemerasan ke Polda Metro Jaya pada 3 Desember 2024.
Siapa Reza Gladys?
Reza Gladys dikenal sebagai pengusaha skincare dan dokter lulusan FK Universitas Jenderal Ahmad Yani.
Ia membuka klinik kecantikan pertamanya di Cianjur pada 2015, bernama Glafidsya Medika, dengan produk seperti GLAFIDSYA GLOW dan DERMAGLOSS.
Sementara seterunya, Nikita Mirzani adalah artis, selebgram, dan model kelahiran 17 Maret 1986.
Ia mulai dikenal lewat acara Take Me Out Indonesia pada 2010. Sosoknya kerap jadi sorotan karena kontroversi hukum dan kisah asmaranya yang penuh lika-liku, termasuk tiga kali menikah dan memiliki tiga anak dari pernikahan tersebut. (*)

Posting Komentar
Posting Komentar