infoselebb.my.id: Sosok Ditho Sitompul, Anak Hotma Sitompul Curhat Pilu Ayah Meninggal Tepat di Hari Ultah Sang Istri - LESTI BILLAR

Sosok Ditho Sitompul, Anak Hotma Sitompul Curhat Pilu Ayah Meninggal Tepat di Hari Ultah Sang Istri

Posting Komentar

Ditho Sitompul anak dari pengacara Hotma Sitompul mengunggah curhat pilu mengenai kepergian ayahnya.


Diberitakan sebelumnya, pengacara kondang Hotma Sitompul meninggal dunia pada Rabu (16/4/2025) karena sakit.


Kepergian Hotma Sitompul rupanya membuat sang putra, Ditho Sitompul, begitu berduka.


Melalui Instagram @ditho_sitompoel pada Rabu (16/4/2025), Ditho mengungkap fakta bahwa kepergian ayahnya bertepatan dengan hari ulang tahun sang istri.


Hari yang seharusnya dirayakan dengan bahagia itu pun berubah menjadi momen duka melepas Hotma Sitompul berpulang ke Tuhan.


Dikutip dari Instagramnya, berikut isi unggahan Ditho Sitompul:


"Bagaimana mungkin Papa meninggal tepat pada tanggal @agathacarolinaUlang tahun ayah…


Rasanya seperti pesan dari surga bahwa hari ini bukan hanya tentang kelahiranmu, tetapi juga tentang kepulangan seseorang yang sangat kau cintai.


Mungkin Papa ingin kau tahu betapa istimewanya dirimu, betapa kau selalu menjadi kekasihnya.


Dan aku benar-benar percaya dia tidak pergi dalam kesedihan, tetapi dalam kedamaian. 


Kasihnya masih hidup, melalui semua yang telah dia wariskan ke dalam hidup kita.


Terima kasih,@agathacarolina, karena sangat kuat, bahkan saat paling menyakitkan. 


Karena mengutamakan orang lain, bahkan di tengah rasa sakitmu sendiri. 


Karena menanggung kesedihan ini dengan anggun. 


Dan terima kasih karena dengan setia merawatnya melalui semua itu.


Selamat ulang tahun, cintaku@agathacarolina. 


Saya tahu hari ini tidak terasa seperti perayaan, tetapi saya tetap ingin menghormati wanita luar biasa seperti Anda, yang penuh dengan cinta, kekuatan, dan kasih sayang. 


Anda adalah anugerah bagi kita semua, dan saya sangat bersyukur dapat menjalani hidup bersama Anda.


Saya tahu ini tidak mudah, tetapi saya juga tahu kita akan menjalaninya bersama, satu hari demi satu hari. 


Dengan cinta, dengan keyakinan, dan dengan kenangan yang akan selalu membuatnya dekat.


Saya mencintaimu lebih dari kata-kata yang dapat diucapkan," tulis Ditho.


Postingan Ditho itu kini dibanjiri ucapan duka netizen, termasuk dari sejumlah publik figure.


Ditho Sitompul sendiri diketahui merupakan putra kandung Hotma Sitompul dari pernikahan keduanya dengan wanita bernama Ditha Rasjid.


Ditho merupakan seorang pengacara yang bergabung dengan kantor pengacara ayahnya.


Ia juga menjabat sebagai direktur di LBH Mawar Saron Jakarta.


Di Instagram, Ditho cukup terkenal dan memiliki 27 ribu pengikut.


Ia memiliki istri seorang arsitek dan desainer interior bernama Agatha Carolina.


Hotma Sitompul, Pengacara senior yang dikenal dalam menangani berbagai kasus besar ini meninggal dunia Rabu (17/4/2025) kemarin. 


Sebelum meninggal, kondisi kesehatan Hotma dilaporkan menurun drastis hingga harus menjalani cuci darah secara rutin. 


Diketahui beberapa kali Hotma Sitompoel melakukan cuci darah sebelum meninggal dunia.


Cuci darah atau dialisis adalah perawatan bagi orang dengan kondisi ginjal yang sudah tidak lagi berfungsi. 


Bila mengalami gagal ginjal, ginjal tidak lagi bisa menyaring darah sebagaimana mestinya.

HOTMA SITOMPUL MENINGGAL - Pengacara Hotma Sitompul dikutip dari akun @hotmasitompoelofficial, Rabu (16/2025). Hotma Sitompul meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Jakarta, Rabu (16/4/2025). (Instagram/@hotmasitompoelofficial)

Penyakit ginjal dibagi menjadi 2 bagian, yaitu akut dan kronis.


Penyakit ginjal akut terjadi secara tiba-tiba dan berpotensi kembali normal bila penyebabnya telah diatasi.


Sedangkan penyakit ginjal kronis berlangsung perlahan-lahan selama tidaknya tiga bulan dan dapat menyebabkan gagal ginjal permanen.


Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi: riwayat keluarga, penyakit ginjal, kelahiran prematur, usia, trauma atau kecelakaan, jenis penyakit tertentu (Lupus, Anemia, Kanker, AIDS, Hepatitis C dan Gagal Jantung Berat).


Faktor risiko yang dapat dimodifikasi Diabetes (tipe2), Hipertensi, Konsumsi Obat, Pereda Nyeri, Napza Radang Ginjal.


Penyakit ginjal menjadi salah satu yang paling diperhatikan di negara ini. 


Selain angka pasien yang cukup tinggi, penyakit ginjal juga menelan angka pengobatan yang tidak sedikit. (Tribun Trends/Tribunnews)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter