infoselebb.my.id: Willie Salim Dicap Rusak Reputasi Palembang, Firdaus Oiwobo Beri Pembelaan, Sebut Konten Bermanfaat - LESTI BILLAR

Willie Salim Dicap Rusak Reputasi Palembang, Firdaus Oiwobo Beri Pembelaan, Sebut Konten Bermanfaat

Posting Komentar

Insiden rendang hilang di BKB yang menyeret YouTuber Willie Salim makin memanas.


Lantaran membuat konten rendang hilang, kini Willie Salim menuai protes keras dari warga Palembang.


Hal ini karena Willie Salim dianggap cuma setingan belaka.


Namun konten tersebut justru merusak reputasi kota Palembang.


Tak ayal, Willie Salim pun menuai protes keras terutama dari kalangan artis yang berasal dari Palembang.


Meski begitu, rupanya tak semua mengkritik Willie Salim.


Pasalnya, pengacara Firdaus Oiwobo justru membela Willie Salim.


Firdaus bahkan memuji konten Willie yang dianggapnya bermanfaat.

GUNUNG FIRDAUS OIWOBO - Firdaus Oiwobo saat Grid.ID temui di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (21/2/2025). Firdaus Oiwobo tolak gunungnya ditukar 1 showroom mobil, ngaku rugi (Grid.ID/Devi Agustiana)


"Kalau gue lihat Willie Salim ini belum ada yang cacat ya. Dia senang bagi-bagi," kata Firdaus, dikutip dari YouTube Intens Investigasi Selasa (25/3/25).


Firdaus lantas mengaku mendukung Willie, lantaran disetiap kontennya, ia selalu berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.


"Gue ngedukung kontennya Willie Salim ya. Gue ngedukung dia, kenapa? Dia selama ini bikin konten selalu ngedukung orang, ngasih duit, bantuan, ya kan," paparnya.


Menurut Firdaus, konten sosial seperti milik Willie harus mendapatkan dukungan, termasuk dari pemerintah.


"Dia kayaknya konten sosial dan ini harus didukung pemerintah, jangan malah dimatikan semangatnya Willie Salim untuk membantu masyarakat Indonesia," tandasnya.


Terkait insiden rendang, Firdaus lantas menyayangkan bila Willie dilaporkan.


"Jangan malah dimatikan dengan pasal-pasal sampah," ucapnya.


Firdaus memilih memberi semangat kepada Willie agar sang TikToker tetap bisa membuat konten yang bermanfaat bagi masyarakat luas.


Namun, Firdaus menekankan untuk Willie agar tetap memperhatikan norma yang berlaku.


"Jadi gue lebih men-support Willie Salim agar dia tetap semangat membuat konten tetapi dia harus juga menjaga estetika."


"Menjaga estetika yang berkaitan dengan moral, yang berkaitan dengan norma, dia juga harus menjaga," pungkasnya.


Willie Salim Bantah Insiden Rendang Hilang di Palembang Settingan


Sementara itu terkait insiden rendang tersebut, Willie Salim sendiri sudah meminta maaf.


Melalui Instagramnya, Willie Salim lantas membantah sudah membuat setingan untuk menjelekkan Palembang.


Diakui Willie, hilangnya rendang seberat ratusan kilogram dalam hitungan detik merupakan kejadian asli. 


Bahkan, menurut Willie, banyak warga Palembang yang juga menyaksikan hal tersebut bersamanya. 


"Semua orang di sana menjadi saksi hidup rendang memang hilang seketika, " ujar Willie, dikutip Sripoku.com Senin (24/3/2025).


Willie pun tampak menyinggung soal bulan puasa.


Dimana ia mengaku jujur dan tak mau berbohong untuk menambah dosanya.


Ia mengaku tak mau berdosa, apalagi di bulan suci ramadan kali ini. 


"Di bulan puasa ini aku gak mungkin berbohong, aku juga takut dosa," dalihnya. 


Willie Salim pun juga sempat meminta maaf perihal kontennya yang membuat gaduh.


Ia menyatakan bahwa dirinya tidak bermaksud merusak nama baik warga Palembang.


"Saya mau minta maaf yang sebesar-besarnya untuk seluruh warga Palembang yang tersakiti gara-gara kejadian rendang yang viral ini," ujar Willie dalam video klarifikasinya.


Willie mengakui bahwa konten tersebut dibuat tanpa persiapan yang matang dan tidak memperhitungkan antusiasme warga yang begitu besar.


Lebih lanjut, Willie bahkan mengakui insiden tersebut bukanlah kesalahan warga Palembang.


"Jujur, ini bukan salah warga Palembang, ini sepenuhnya kesalahan saya karena saya kurang persiapan. Mohon maaf, saya pertama kali masak untuk orang sebanyak itu," jelasnya.


Willie pun mengungkap bahwa tujuan awalnya adalah berbuka puasa bersama ribuan warga Palembang dan membagikan rendang secara gratis. 


Ia merasa senang dengan antusiasme warga, namun tidak menyangka bahwa suasana akan menjadi begitu ramai dan sulit dikendalikan. 


"Tidak ada kekecewaan sama sekali terhadap rendang yang hilang, malahan aku senang melihat antusiasme warga. Ini pelajaran berharga buat aku," ungkap Willie. (*)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter