Sosok Willie Salim ikut jadi sorotan usai memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta kepada Sunhaji, pedagang es teh yang viral diolok-olok Gus Miftah.
Sumber kekayaannya Willie Salim pun kini bdikuliti oleh netizen.
Diketahui, Konten kreator Willie Salim ikut mereaksi video viral Gus Miftah.
Tak main-main, Willie Salim langsung menemui pedagang es teh tersebut di kediamannya di Grabag, Magelang.
Dalam video yang diposting akun Instagram @magelang_raya, Willie terlihat bersama timnya mendatangi langsung rumah pria yang bernama Sunhaji itu.
"@willie27_ didampingi @sandaljepitanbareng kunjungi pak Sunhaji penjual esteh dan berikan uang gepokan, pagi ini sekira jam 09.00 di Grabag Magelang," tulis akun @magelang_raya, dikutip Rabu (4/12/2024).
Willie Salim pun sempat berbincang-bincang langsung dengan Sunhaji.
Di akhir video, Willie Salim tampak memberikan uang dalam bentuk 'gepokan' kepada pedagang es teh yang viral tersebut.
Namun sayangnya tak ada penjelasan soal nominal uang yang diberikan Willie Salim kepada Sunhaji.
Informasi yang dikutip dari kompas.com menyebut, uang yang diberikan Willie Salim itu sebesar Rp 100 juta.
Uang ini untuk modal usaha dan melunasi tunggakan biaya sekolah dua anak Sunhaji yang masing-masing bersekolah di SMP dan SD.
Niat baik dari Willie Salim pun menuai banyak pujian dari netizen.
Lantas, dari mana sumber kekayaan Willie Salim?
Sumber kekayaan Willie Salim yang pertama adalah dari akun TikTok-nya. Kini, ia sudah memiliki lebih dari 13 juta followers dan mengunggah sebanyak 1.170 video.
Hanya dari satu videonya, diperkirakan Willie Salim bisa mendapatkan penghasilan sebesar US$1.540 - US$3.850.
Jadi, jika dihitung dari seluruh video yang telah diunggahnya, kurang lebih Willie Salim telah mendapatkan penghasilan sebesar Rp67,69 miliar.
2. Adsense YouTube
Selain menggunakan platform TikTok, Willie Salim juga berkarya melalui channel YouTube. Saat ini, channel YouTube-nya telah memiliki subscriber lebih dari 4,3 juta.
Melalui platform ini, Willie Salim diperkirakan memperoleh penghasilan sebesar US$722,1 ribu atau Rp10,9 miliar tiap bulan.
3. Endorsement
Tentunya, karena memiliki popularitas yang cukup tinggi, Willie Salim juga kerap mendapat tawaran endorsement dari berbagai macam brand dan produk.
Apalagi, di akun instagramnya, ia memiliki pengikut sebanyak 2,3 juta.
Dengan engagement tersebut, diperkirakan Willie Salim menghasilkan bayaran belasan hingga ratusan juta rupiah hanya dari satu unggahan.
4. Tonberi
Di bidang bisnis, ia menyewa toko di Jiexpo Kemayoran bernama Tonberi yang berarti banyak membeli.
Di toko tersebut, ia menjual kemeja dengan desain warna warni. Selain menjualnya secara offline, Willie Salim juga menawarkan barang dagangannya melalui TikTok Live.
Dalam sehari, tokonya bisa membungkus lebih dari ribuan paket untuk dikirim.
Meskipun barang-barang tersebut dijual di bawah Rp100 ribuan, namun kualitas dan bahan yang digunakan tidak perlu diragukan.
5. Pabrik Kemeja
Memiliki pabrik sendiri merupakan mimpi terbesarnya. Inilah mengapa, dalam menjalankan bisnisnya, ia memproduksi kemejanya sendiri dengan mesin seharga Rp10 miliar.
Willie Salim bermimpi agar kemeja yang ia buat bisa dipakai oleh semua orang dengan harga terjangkau namun tetap berkualitas.
Diberitakan, Gus Miftah dinilai mempermalukan pedagang Sunhaji dalam acara pengajiannya pada 20 November 2024.
Dalam video beredar di media sosial, awalnya Gus MIftah tengah berinteraksi dengan jemaahnya.
Kemudian, para jemaah meminta agar Gus Miftah memborong semua dagangan penjual es teh tersebut.
Namun, reaksi Gus Miftah justru membuat banyak pihak kecewa.
Gus Miftah (kiri) Suharji penjual es teh (kanan) (Kolase Instagram)
Alih-alih membeli, Gus Miftah justru mengolok-olok penjual es teh itu.
"Es mu ijek okeh ra? masih? yo didol, g*bl*k. (esmu masih banyak tidak? Masih? Ya dijual g*bl*k)," ucap Gus Miftah.
Gus Miftah pun tertawa setelah melontarkan ucapan tersebut, lalu diikuti oleh para jemaah.
Terlihat beberapa pria yang duduk sejajar dengan Gus Miftah di atas panggung juga ikut tertawa.
Sunhaji mengaku tersinggung dengan ucapan Gus Miftah yang menghina dirinya saat pengajian di Magelang, Jawa Tengah, pada Rabu (20/11/2024) malam.
Bahkan, aksi Gus Miftah itu sampai beredar dan viral di media sosial.
"Saya tersinggung. Wong saya lagi masuk ada suara kayak gitu," ungkap Sunhaji, dikutip SURYA.CO.ID dari Kompas.com.
Ia kecewa dengan sikap Gus Miftah, yang notabene tokoh agama sekaligus pemilik Pondok Pesantren Ora Aji di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kendati begitu, Sunhaji berusaha melanjutkan kegiatan jualan seperti biasa.
"Saya tetap berjualan. Saya mencari sangu buat pulang," ujarnya.
Sebab, ia membutuhkan uang untuk ongkos pulang.
"Uang itu buat beli bensin Rp 15.000 dan Rp 20.000 saya bawa pulang untuk sangu anak-anak," jelasnya, sambil mengungkapkan bahwa salah satu anaknya masih berstatus pelajar SMP dan yang lainnya di SD.
Sunhaji telah berjualan es teh selama lebih kurang setahun setelah beralih dari pekerjaannya sebagai tukang kayu akibat cedera pada tangan kirinya.
"Jadinya, untuk angkat yang berat-berat tidak kuat. Makanya, saya jualan seperti ini," imbuhnya.
Ia berharap dapat terus berjuang di acara-acara besar yang menarik banyak pengunjung, seperti pengajian akbar, untuk mencari nafkah bagi keluarganya.
Setelah video itu viral, Gus Miftah pun banjir kecaman.
Bahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bahkan langsung menegur Gus Miftah dan memintanya untuk lebih berhati-hati.
Gus Miftah lalu mendatangi Sunhaji untuk meminta maaf langsung.
Ia mendatangi rumah Sun Haji, di Dusun Gesari, Kelurahan Banyusari, Kecamatan Grabag.
Sunhaji pun mengaku sudah memaafkan Gus Miftah.
Apalagi Gus Miftah telah berniat baik datang ke rumahnya dan menyesali perbuatannya.
Kini ia menegaskan hubungannya dengan sang pendakwah sudah tidak ada masalah.
"Udah saling maaf-memaafkan, antara saya dan dia sudah tidak ada masalah," ucap Sunhaji. (*)


Posting Komentar
Posting Komentar