Aksi Miftah Maulana melempar makanan kembali disorot setelah viral karena mengolok-ngolok penjual es teh.
Video saat Miftah Maulana melempar makanan tersebut kini kembali viral di media sosial.
Berdasarkan penelusuran TribunBengkulu.com, video tersebut berasal dari Instagram pribadi Miftah Maulana.
Miftah Maulana mengunggah video tersebut tidak lama setelah video dirinya mengolok-olok penjual es menjadi sorotan.
Video tersebut dianggap menjadi klarifikasi dari Miftah Maulana setelah dianggap merendahkan pedagang kecil.
Dalam video tersebut, Miftah Maulana terlihat memborong jajajan yang dibawa oleh sejumlah pedagang.
Namun belakangan video tersebut malah kembali disorot.
Pasalnya, dalam satu bagian video tersebut, Miftah Maulana terlihat melempar makanan ke arah jemaah.
Potongan video tersebut kemudian dibagikan sejumlah akun di berbagai platform media sosial.
Salah satunya dibagikan oleh akun X (twitteri) @Maya Valen pada Rabu (4/12/2024) pagi.
"MIFTAH ALIAS TA'IM INI TABIATNYA EMNG GK BAIK.
MKANAN DILEMPAR2IN KYAK GITU????," tulis akun tersebut.
Unggahan tersebut lantas mendapatatkan lebih dari 207 ribu tayangan.
Unggahan tersebut juga telah dibagikan ratusan kali, dan mendapatkan ratusan komentar.
"Gue ga akan bosen bilang, ini orang memang SDM rendah, smp kapan pun kualitasnya ga ada ini manusia," tulis akun @Michael Sianturi.
"Real angkuhnya ngikutin firaun," akun @halloi menambahkan.
"Semakin dibuka tabiat si Ta’im ini. Netizen+62 jangan dilawan… ????," akun PJBlues ikut mengomentari.
Miftah Olok-Olok Penjual Es Teh
Utusan khusus Presiden Prabowo Subianto, Miftah Maulana mendadak ramai dipergunjingkan setelah videonya menyebut penjual es teh goblok menjadi viral di media sosial.
Video saat Miftah Maulana sebut penjual es teh goblok dibagikan sejumlah akun di berbagai media sosial.
Tidak hanya itu, topik Miftah bahkan menjadi trending topik pada Selasa (3/12/2024) siang.
Salah satu yang mengunggah momen Miftah menyebut penjual es teh goblok adalah akun X (twitter) Muhammad Sobri.
"Memanusiakan Manusia itu Memang Sulit. Makanya adab lebih diatas ilmu," tulis akun tersebut.
"Bisa bedakan mana Manusia yg berilmu dan beradab meski berbeda profesi."
"Semoga Bapak penjual Es nya Lapang dada ya Bapak, smoga Allah memudahkan jalan rizki Bapak... Amin...????"
Unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 879 ribu tayangan.
Video tersebut juga dibagikan lebih dari 4 ribu kali dan mendapatkan ribuan komentar.
"Kasian bapak yg jual es teh, sampe ga bs ikut ketawa…sedih bgt itu pasti di katain goblok, dan parahnya lg jemaatnya pada ketawa ????," tulis akun Benx Enthusiast.
"Sombongnya si miftah.... Gak usah malu bapak yang berjualan es, karena bapak mencari rejeki yang halal. Semoga berkah setiap keringat jatuh. Allah tidak memandang kaya atau miskin, hanya ketaqwaan. Si miftah belum tentu org yg bertaqwa, krn yang bertaqwa pasti menjaga lisannya.," akun @lucimaya menambahkan.
"Bedebah yg ketawa girang di sebelahnya si Miftah siapa itu? Sama-sama gak waras," akun @ncep ikut mengomentari.
Kronologi Kejadian
Dalam video yang beredar tersebut, tampak Miftah Maulana yang duduk di atas panggung.
Miftah saat itu menghadiri acara pengajian di Magelang.
Di sela ceramahnya, Miftah Maulana tiba-tiba menegur penjual es teh yang berkeliling di antara jamaah pengajian.
Namun ternyata, dalam teguran itu Miftah Maulana mengucapkan kata kurang pantas kepada penjual es teh itu.
“Es tehmu seh okeh? (Es teh mu masih banyak?) masih? Yo kono didol goblok (Ya sana dijual bodoh),” ucap Miftah Maulana.
Sontak, ucapan Miftah Maulana disambut tawa dari para hadirin yang hadir dalam pengajian tersebut.
“Dolen disek, nko lak durung payu, wes, takdir (Jual dulu, kalau belum laku, sudah, takdir)” ucapnya lagi.
Ekspresi penjual es teh itupun langsung berubah.
Potongan video inipun menuai komentar dari warganet.
Bahkan akun Instagram Miftah Maulana yang memborong jajanan saat pengajian dihujat oleh warganet.
@zoelfick “Bung Miftah, ada masanya Anda merasakan perasaan terhina dialami penjual es teh yg Anda hina. Kelakuan Anda sangat tidak beradab” (*)

Posting Komentar
Posting Komentar