Kampung halaman artis Syahrini di Sukabumi, Jawa Barat mengalami musibah kebanjiran.
Banir bandang telah memporak porandakan kota kelahiran penyanyi yang akrab disapa Incess itu.
Adik sekaligus manajer sang artis, Aisyahrani bereaksi atas musibah bencana alam yang baru saja merenggut kebahagiaan warga Sukabumi.
Ipar pengusaha Reino Barack itu melalui akun instagram pribadinya tampak turut simpati atas bencana banjir di Sukabumi.
Bagaimana tidak, Sukabumi adalah kota penuh kenangan bagi Syahrini. Banyak keluarga Incess yang bertempat tinggal di kota tersebut.
Bahkan, diketahui putri dari pasangan Dadang Zaelani dan Wati Nurhayati itu mempunyai vila dan tanah di sana.
Sebelum menikah dengan Reino Barack, Syahrini pernah mengaku memiliki vila dan tanah seluas 30 hektare di Sukabumi.
Dulu, tanah tersebut sempat dipamerkan Syahrini saat ditanami beraneka ragam sayuran.
Sebagai informasi, banjir bandang menerjang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (4/12/2024) kemarin.
Banjir bandang terjadi setelah hujan turun selama beberapa hari di sejumlah wilayah, hingga menyebabkan air sungai meluap.
Selain memicu banjir, hujan juga memicu terjadinya longsor di beberapa tempat. Tak hanya itu, fasilitas publik seperti jembatan juga putus.
Dilansir Banjarmasinpost.co.id melalui instagram pribadi Aisyahrani, @syh55, Kamis (5/12/2024) tampaknya perempuan yang akrab disapa Rani itu juga merasa sedih atas musibah yang sedang menimpa kota tercintanya.
Terpantau, Rani merepost unggahan instagram dari istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya.
Tampak dalam video yang dibagikan, banjir bandang memasuki wilayah Kecamatan Sagaranten, Sukabumi, Jawa Barat.
Terlihat, beberapa mobil mengambang di atas air yang tingginya mencapai atap rumah warga.
Mobil-mobil tersebut ikut terbawa arus banjir yang mengalir deras ke permukiman penduduk.
Melalui postingan insta storiesnya, Aisyahrani tampak menangisi peristiwa malang itu.
"Ya Allahhh (emoji menangis)
#prayforsukabumi, " katanya melalui caption.
Aisyahrani bereaksi saat mengetahui kampung halamannya dan Syahrini, Sukabumi Jawa Barat kebanjiran.
Dilansir dari Tribunjabar.id, kondisi terkini terlihat lumpur sisa banjir bandang masih menutup area parkir Puskesmas. Timbunan lumpur itu setinggi sekitar 30 cm, bahkan sampai sekitar 1 meter di depan pintu masuk Puskesmas.
Lumpur banjir juga terlihat masuk ke dalam Puskesmas hingga mengotori fasilitas yang ada.
Petugas Puskesmas Palabuhanratu nampak masih berjibaku menyingkirkan lumpur yang ada di dalam Puskesmas dan mengevakuasi barang-barang ke tempat lebih aman, terutama peralatan medis.
Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, mengatakan, banjir yang terjadi di Puskesmas Palabuhanratu sangat parah.
"Hari ini alhamdulillah pak Gubernur monitor ke lapangan juga, saya juga ini monitor yang Puskesmas Palabuhanratu, ini sangat berat, ini mah rusak, banjirnya benar-benar tinggi," kata Ade Suryaman kepada Tribun di Puskesmas Palabuhanratu, Kamis (5/12/2024).
Untuk mengantisipasi hal serupa, Ade Suryaman menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PSDA Provinsi untuk melakukan pengerukan sungai yang menjadi penyebab banjir.
Bahkan, direncanakan juga Puskesmas akan dialihkan ke tempat yang lebih aman.
"Oleh karena itu ini kedepannya dialihkan, atau tadi saya sudah telepon PSDA Provinsi supaya sungai ini tidak dangkal," ujar Ade Suryaman.* (M Rizal Jalaludin) (*)


Posting Komentar
Posting Komentar