Adap Terhadap Masyarakat Nol, Klarifikasi Gus Yusuf Terkait Video Gus Miftah Jadi Boomerang. (Instagram/@luarbioskop)
Sebuah video yang memperlihatkan Miftah Maulana atau yang dikenal sebagai Gus Miftah sedang mengolok-olok seorang penjual es teh di tengah acara pengajian menjadi viral di media sosial.
Dalam video tersebut, Gus Miftah melontarkan ucapan yang dinilai kasar terhadap penjual es teh yang membawa dagangannya di tengah hujan.
Komentarnya seperti, "Es tehmu sih akeh (masih banyak) nggak? ya sana jual gob*lok," diiringi tawa, memicu reaksi keras dari masyarakat.
Gus Yusuf Chudlory atau Gus Yusuf yang juga terlihat dalam video tersebut ikut menjadi sorotan setelah dituding tertawa atas situasi tersebut.
"Sepertinya itu ada Gus @yusuf_ch dan ulama lain, kok malah ikutan tertawa bahagia ya? Seakan-akan kok ikut senang ada orang digoblok-goblokin," ujar pengguna X dengan nama akun @NewYearWin26, dikutip pada Rabu, 4 Desember 2024.
Melalui akun X pribadinya, Gus Yusuf memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut.
Menurutnya, penjual es teh tersebut mengganggu konsentrasi jamaah karena berjalan di antara mereka saat hujan, sehingga Gus Miftah menegurnya.
"Kontek utuhnya penjual es muter-muter di antara jamaah padahal cuaca hujan, hingga mengganggu konsentrasi lalu ditegur GM agar minggir seperti penjual lainnya, maaf bila respon kita kurang pas waktu itu," tulis Gus Yusuf.
Namun, klarifikasi ini tidak sepenuhnya diterima oleh netizen. Banyak yang mengkritik respons para pendakwah dalam video tersebut karena dianggap kurang berempati terhadap perjuangan penjual es teh.
Netizen ramai mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap sikap yang ditunjukkan oleh para pendakwah dalam video itu.
"Sebagai so-called dai, harusnya bisa sih responsnya gini: ‘Nah itu, lihat bapak itu. Tipe orang yang yakin sama Gusti Allah, hujan-hujan lho masih jualan es. Ayo dilarisi, biar jadi hikmah bahwa rezeki akan selalu ada bagi yang mencari.’" komentar akun @ariomazda.
"Tapi kayaknya harapan saya ketinggian," pungkasnya.
Tidak hanya itu, kritik juga diarahkan pada pendidikan adab di pesantren. Beberapa netizen menyebut bahwa adab yang diajarkan hanya terbatas pada penghormatan kepada kiai, sementara adab terhadap masyarakat umum terabaikan.
"Di pesantrean ngajarin adab itu cuman adab terhadap kiai saja, adab terhadap masyarakat secara luas nol. Ya, inilah buktinya," timpal akun @phosphenol.
Peristiwa ini juga memunculkan kembali berbagai kontroversi yang pernah melibatkan Gus Miftah.
Dalam video lain yang juga sempat viral, Gus Miftah terlihat menoyor kepala istrinya, yang kemudian memicu reaksi negatif di media sosial.
Gus Miftah pernah menjadi sorotan karena berdakwah di kelab malam dan gereja. Tindakan ini menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.
Gus Miftah juga menjadi pembicaraan karena membagi-bagikan uang menjelang Pemilu 2024. Tindakannya ini dipandang sebagai langkah yang kontroversial.
Gus Miftah sempat menghina Ustaz Khalid Basalamah di sebuah acara wayang, yang kemudian berakhir dengan permintaan maaf. (*)

Posting Komentar
Posting Komentar