Kisah perseteruan antara dosen bernama Yai Mim dan tetangganya, Sahara, telah menjadi drama berjilid-jilid yang menyita perhatian publik.
Semula publik disuguhi narasi konflik biasa, namun kini, video dari kanal Radio Santuy mengungkap sisi lain Yaimin yang ternyata memiliki koneksi "kelas kakap" dan status yang jauh di atas perkiraan banyak orang.
Kontroversi Podcast Densu: Batal Tayang atau Taktik Media?
Kabar terbaru menyebutkan bahwa episode podcast Sahara di kanal Denny Sumargo (Densu) yang sangat dinantikan, dikabarkan batal tayang. Hal ini memicu pro dan kontra di kalangan netizen.
Densu sendiri menjelaskan bahwa sebagai media, ia wajib memberikan hak jawab kepada Sahara, sebagaimana ia telah memberi wadah kepada Yaimin sebelumnya. Bahkan, dalam rekaman di video, Densu sempat berupaya mempertemukan keduanya melalui sambungan telepon agar Yaimin dan Sahara bisa berbicara langsung dan meminta maaf.
Kanal Radio Santuy berpendapat bahwa sebaiknya podcast Sahara tetap ditayangkan. Tujuannya adalah untuk menjalankan prinsip media yang adil (cover both sides) dan memberi kesempatan kepada netizen untuk menguji konsistensi cerita Sahara dengan jejak digital yang sudah tersebar luas.
Momen yang paling menarik justru datang dari perbincangan Yai Mim dengan Dedi Mulyadi (KDM) yang mengungkap jati diri sang dosen. Kang Dedy, yang dikenal memiliki intuisi tajam, langsung menaruh respect tinggi kepada Yaimin. (*)

Posting Komentar
Posting Komentar