infoselebb.my.id: DEDDY Corbuzier Didesak Minta Maaf Pasca Heboh Keracunan MBG, Sempat Maki Anak-anak Berlebihan! - LESTI BILLAR

DEDDY Corbuzier Didesak Minta Maaf Pasca Heboh Keracunan MBG, Sempat Maki Anak-anak Berlebihan!

Posting Komentar

Pernyataan Deddy Corbuzier yang dinilai menghina anak-anak terkait rasa makanan MBG kini mendapat respon  dari pakar hukum tata negara dan aktivis, Feri Amsari.


Belakangan marak kasus keracunan akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memicu kritik  Feri Amsari.


Ia menyoroti komentar Deddy Corbuzier yang dinilai menghina anak-anak terkait rasa makanan MBG.


Baru-baru ini, Feri menyampaikan kritiknya melalui platform X (dulu Twitter), menyinggung komentar Deddy Corbuzier yang sebelumnya memaki anak-anak karena dianggap terlalu berlebihan menilai rasa makanan dari program MBG.


“Dulu Mas Letkol Deddy Corbuzier menghina respons anak-anak soal makan bergizi gratis. Sekarang setelah tahu selain tidak enak, MBG juga beracun dan berbelatung (ada juga yang berkaca),” tulis Feri.


Ia menegaskan Deddy seharusnya meminta maaf atas komentarnya.


Menurut Feri, kasus keracunan ini tidak hanya menimbulkan risiko kesehatan tetapi juga trauma bagi para pelajar yang menjadi korban.


"Mas Ded @mastercorbuzier harusnya minta maaf ketika dia dengan pede-nya memaki-maki anak-anak soal MBG yang tidak enak, sudah relate om?" katanya. 


Kritik yang dilontarkan Feri tersebut sebagai bentuk perhatiannya terhadap kasus keracunan yang terjadi terhadap sejumlah pelajar akhir-akhir ini.


 Bahkan, ia menilai kasus keracunan usai menyantap MBG tersebut bisa menimbulkan trauma tersendiri bagi korbannya.


Sebelumnya, Deddy Corbuzier pernah menyinggung sikap anak-anak yang terlalu berlebihan dalam menilai rasa dan kualitas MBG.


Dalam sebuah video pendek, Deddy menyindir anak-anak dengan kalimat yang kurang pantas.


"Kurang enak? Kurang enak kepala lo p*a," kata Deddy dalam video yang diunggah pada Jumat (17/1/2025). (*)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter